Abstract School

Indonesian Roleplay Forum based on Alice Academy story
 
HomePortalFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in

Share | 
 

 Akahana Momiji

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
Guest
Guest



PostSubject: Akahana Momiji   Thu Oct 23, 2008 10:45 am

Student Profile

ID Card of Akahana Momiji

Nama : Akahana Momiji
Jenis Kelamin : Female
Usia : 14 tahun
Kelas : A Junior High


About The Alice

Nama Alice : Pain-absorb Alice
Penjelasan
Seperti namanya, Alice yang bisa mentransfer penyakit dari target ke diri Momiji sendiri, sehingga pada akhirnya target akan sembuh dan Momiji yang akan menanggung penyakit yang telah diserapnya. Penyakit yang bisa ditransfer hanya penyakit-penyakit ringan, seperti :
• Pilek/Flu
• Demam
• Batuk
• Diare
• Pusing/Sakit Kepala/Migrain

Cara Memakai :
Melepas limiternya, kemudian memeluk target sambil mengucapkan “Sembuhlah.”

Kekurangan
Tidak bisa menyerap penyakit-penyakit berat seperti tipus, demam berdarah, kanker, dll. Penyakit yang bisa diserap oleh Momiji hanya seperti yang disebutkan di list di atas. Dalam satu episode, hanya bisa memakai alicenya dua kali saja.

Limiter Item : Jepit rambut berbentuk bunga momiji.

Tipe Alice : Laten

Bentuk Alice : #2 hanya bisa menggunakannya sedikit demi sedikit

About The Character

Tinggi/Berat badan : 149 cm / 37 kg

Penampilan :
Berambut hitam pekat, panjangnya sampai lebih dari pinggangnya. Matanya merah kelam. Kulitnya putih pucat, karena sering sakit-sakitan dan jarang keluar rumah. Selalu membawa payung merahnya kemanapun ia pergi, karena ia tidak bisa berlama-lama berada di bawah sinar matahari. Untuk lebih jelasnya lihat ava.

Sifat :
Terlihat dingin dari luar, tetapi sebenarnya ia pribadi yang hangat. Ia lebih suka berdiam diri, terlarut dalam pikirannya sendiri. Suka membuat puisi, sehingga hal itu berpengaruh juga ke kata-katanya yang seringkali puitis. Ekspresinya selalu terlihat sendu. Ia adalah tipe gadis yang mandiri, selalu berusaha melakukan segalanya sendiri. Sebenarnya Momiji cukup mudah bergaul, hanya saja ia lebih suka sendirian.

Kelemahan :
Cahaya matahari (apabila terkena cahaya matahari terlalu lama, ia seringkali pusing kepala)

Story before coming to the academy :

Momiji adalah anak keluarga berada di kota tempat tinggalnya. Karena sejak kecil ia sudah sakit-sakitan, ia jarang keluar rumah dan lebih sering berada di dalam kamarnya, membuat puisi ataupun sekadar membaca buku. Suatu saat, ia baru menyadari Alicenya saat menjenguk temannya yang demam. Saat itu ia memeluk temannya dan berkata “Sembuhlah…” . Tiba-tiba saja Momiji merasa tidak enak badan dan suhu tubuhnya meninggi, sedangkan temannya langsung sembuh sesaat setelah dipeluk olehnya. Setelah dua tahun menyembunyikan alicenya tersebut, akhirnya Momiji mengaku kepada orang tuanya, dan meminta agar dirinya disekolahkan di Alice Academy.

Tambahan
Apakah kamu sudah pernah RP sebelumnya? : YA, ini chara ketiga Ayumu x3

Tolong berikan satu paragraf contoh RP berserta penggunaan alicemu

Quote :
Musim panas, saat ia berusia 12…

“Selamat jalan.”

Momiji tersenyum kecil pada sahabat sejak kecilnya , gadis berambut cokelat yang kini berada di hadapannya. Momiji, seperti biasa, memakai payung merahnya, membuat dirinya terlindung dari sinar matahari musim panas -- yang kali ini bersinar lebih terik dari biasanya.

“Yah… Terima kasih telah mengantarku.” ujar gadis berambut cokelat tersebut, tersenyum pada Momiji sambil menenteng koper besarnya, sementara koper yang satu lagi ditenteng oleh Momiji. “Perjalanan yang panjang, sepertinya.”

Momiji memutar payungnya sedikit, menatap Ayumu sambil tersenyum sendu. Yah, sudah sangat berat baginya melepas kepergian sahabatnya tersebut. Butuh waktu lama untuk menerima semua kenyataan ini, apalagi bagi Momiji. Tak dapat dipungkiri, keberadaan sahabat-sahabatnya di kota kecil ini sudah menjadi penyokong baginya.

“Perjalanan yang panjang, pasti akan mempunyai akhir juga.”

Gadis berambut hitam pekat itu menutur pelan, suaranya sedikit tertahan. Tetapi toh, ia tersenyum juga. Tangan kanannya terulur, menyodorkan koper milik Ayumu yang sejak tadi ditentengnya.

“Mungkin…” Ayumu menyambut koper tersebut dengan tangannya yang bebas. “Dan, sudah kuduga… Kata-katamu memang selalu indah.”

Momiji menggeleng perlahan dan menundukkan kepalanya. Indah? Ia bahkan tidak tahu kata-kata apalagi yang akan ia ucapkan pada Ayumu untuk terakhir kalinya. Tenggorokannya sudah tercekat, matanya terasa memanas. Menahan tangis itu memang tidak mudah.

“Sudah, ya… Aku pergi.” Ayumu kini menjinjing kedua kopernya yang cukup berat. Mobil hitam sudah menunggu di belakangnya, dengan lambang Alice Academy. Gadis berambut cokelat itu tiba-tiba terbatuk sedikit, dan meletakkan kopernya kembali di atas tanah. Tangan kanannya menutupi mulutnya yang masih batuk-batuk tersebut.

“Ah… Momiji, sepertinya aku akan kena flu.” ujar Ayumu dengan suara yang sedikit parau, sambil menggosok-gosok ujung hidungnya sesaat setelah batuknya mereda. Gadis itu tersenyum tenang seperti biasa, tidak ingin membuat Momiji semakin khawatir. “Ternyata di musim panas, wabah flu tetap merajalela, ya…”

“…Eh?”

Momiji yang sejak tadi menundukkan kepalanya menatap Ayumu kembali. “Kau sakit?”

“Iya… Tidak parah kok, paling hanya flu musim panas biasa.” Ayumu berusaha meyakinkan Momiji dengan suaranya yang kalem. Gadis berambut cokelat itu kemudian mengangkat kembali kedua kopernya, bersiap-siap untuk berbalik menuju mobil hitam yang telah menunggunya sedari tadi. Sepertinya mereka berbincang terlalu lama, sudah waktunya pergi.

“Momiji, aku pergi sekarang, ya? Sepertinya mereka sudah terlalu lama menungguku.” ujar Ayumu sambil menunjuk ke arah mobil di belakangnya. “Dan, hei… Tidak usah terlalu mengkhawatirkanku. Kenapa ekspresimu seperti begitu?”

Ah, Ayumu memang tidak pernah membiarkan orang mengkhawatirkannya. Tapi Momiji tahu, gadis berambut cokelat yang berada di hadapannya itu tidak sekuat yang ia tampilkan. Toh, mereka sama-sama manusia juga. Dan bukan setahun dua tahun mereka menjalin persahabatan. Jauh, jauh lebih lama dari itu.

Tanpa berkata apa-apa, Momiji menarik Ayumu, dan memeluk sahabatnya tersebut. Payungnya terjatuh, lepas dari tangannya yang mungil. Setetes air mata mengalir di pipi gadis berkulit pucat tersebut. Ayumu sudah memilih untuk pergi, meninggalkan semuanya. Dan Momiji yakin, pilihan sahabatnya tidak akan salah.

“Sembuhlah.” bisik Momiji pelan di samping telinga Ayumu. Seperti yang sudah ia duga, sedikit rasa pusing mulai merangsek masuk ke dalam kepalanya. Tenggorokannya mulai terasa sedikit gatal. Alicenya berhasil. Tapi semua rasa sakit yang merasuk ke dalam diri Momiji itu bukan apa-apa. Gadis berambut hitam tersebut tidak peduli, ia hanya ingin melakukan sesuatu yang berguna untuk Ayumu, selama mereka masih bisa bertemu. Karena yang terpenting, adalah saat ini. Momiji tidak tahu, kapan ia akan bertemu lagi dengan gadis yang sedang dipeluknya tersebut. Bisa saja ia berteriak sekarang, mengaku kalau ia mempunyai Alice agar ia bisa ikut dengan Ayumu. Tapi bukan sekarang waktunya, masih belum. Masih terdapat riak-riak kebimbangan dalam diri Momiji. Ia tidak seberani Ayumu, yang berani mengambil keputusan untuk meninggalkan segalanya, baik keluarganya maupun sahabat-sahabatnya tercinta. Momiji tidak ingin menyusahkan Ayumu. Ia masih harus banyak belajar, terus belajar sampai tiba waktunya ia menyusul Ayumu.

Suatu saat nanti, pasti akan tiba waktunya. Pasti. Saat-saat mereka semua akan berkumpul kembali.

sori contoh rpnya kepanjangan ngakak guling2
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Akahana Momiji   Thu Oct 23, 2008 10:54 am

Kayaknya udah Oke semua deh ngakak guling2


betewe, kalo memar bisa disembuhkan ga? ngakak guling2
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Akahana Momiji   Thu Oct 23, 2008 10:55 am

yay x3

memar?? ga bisa lah... kan ditulisnya penyakit, jadi yang bisa diserap tuh cuma penyakit yang ada di list ajah~

ayo2 approve charanya *ditabog* ngakak guling2
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Akahana Momiji   Thu Oct 23, 2008 10:59 am

kayaknya udah bisa diapprove, meskipun healing, tapi ini lebih sempit cakupannya ke penyakit...ngakak guling2

OK2 aja sih ngakak guling2

satu APP ngakak guling2
Back to top Go down
Osaki Hime
Teacher
Teacher


Posts : 1133
Join date : 2008-09-01
Age : 25

Character Sheet
Alice: Healing Alice
Class: Guru Kesehatan, Laten Homeroom Teacher
Self Quote: I want to be remembered as the girl who always smiles even when her heart is broken, and the one that could brighten up your day even if she couldn't brighten her own.

PostSubject: Re: Akahana Momiji   Thu Oct 23, 2008 11:04 am

ah, anak laten lagi x3

well, memang sih cakupannya lebih sempit dari alice shura yang juga dari laten karena cuma beberapa penyakit aja ^^ dan, ngga ada yg mau kutanyain lg si =3

APP ^^

_________________
~Tsubame no Shimuka
"Only when a bird is flying through the sky, it is truly itself.
Flapping their wings trying to go 'higher with everything they have...
I love that moment."

(kisu) Meka utk siggnya (.////.)

~Proudly member of:

Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




PostSubject: Re: Akahana Momiji   Today at 9:43 pm

Back to top Go down
 
Akahana Momiji
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Abstract School :: Away Away Away :: Trash Trash Trash-
Jump to: