Abstract School

Indonesian Roleplay Forum based on Alice Academy story
 
HomePortalFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in

Share | 
 

 Save the Last Dance for Me

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : 1, 2  Next
AuthorMessage
Luke C Helios
Watcher
Watcher


Posts : 4313
Join date : 2008-09-09
Age : 27
Location : Aethernia, Fairy Lanv

Character Sheet
Alice: Flying Alice
Class: Watcher
Self Quote:

PostSubject: Save the Last Dance for Me   Tue Oct 21, 2008 4:09 pm

OOC :
* Thread khusus, hanya untuk Luke-Tokiya
* Theme : Sore menuju malam, atap High School
-------------------
Tubuh Luke terlentang di lantai atap High School. Sementara tubuhnya menghadap langsung ke langit yang sudah mulai menggelap. Tangannya terangkat ke arah langit, dan menggenggam sesuatu, seakan menggenggam langit. Ia melipat kedua tangannya ke belakang kepalanya, menjadikan kedua tangannya bantalan. Untuk beberapa saat, ia memejamkan matanya.

"Luke, tidak perlu memaksakan diri untuk memanggil kami 'Ayah-Ibu'."

"Aku tidak pernah terpaksa memanggil kalian dengan panggilan 'Ayah' dan 'Ibu'." batin Luke dalam hatinya. Sepertinya setelah berhari-hari menghabiskan waktunya untuk jalan-jalan dan menyendiri, tidak membuatnya baik. "Ayah.. Ibu... ya?"

Luke teringat akan gadis berambut ungu dengan penutup mata yang dikenalnya dengan nama Mitsuba, atau Luke diijinkan memanggil gadis itu dengan panggilan 'Mitsu'. Luke tidak ingin mengingat hal-hal yang tidak menyenangkan itu lagi. Tapi pikirannya tidak bisa fokus. Apa yang terjadi dengannya, ia sendiripun tidak mengerti.

_________________



Don't love me for fun, girl
Let me be the one, girl
Love Me For a Reason
Let the reason be love—
- Boyzone


—Countless thanks to Ichiya_Yuka-tan for the set—
Back to top Go down
View user profile http://iris-e.livejournal.com/
Itsuki Tokiya
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 1219
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Namimori Koukou

Character Sheet
Alice: Copycat Alice
Class: B Senior High
Self Quote: Give me your respect, and I'll respect you back.

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Tue Oct 21, 2008 4:32 pm

Saat ini langit sudah hampir gelap, namun Tokiya merasa malas untuk berada di kamarnya. Dia memutuskan untuk pergi ke atap dengan membawa sebuah MP3 Player yang berisi berbagai macam lagu. Jujur saja, dia tak tahu apa saja lagu yang ada didalamnya karena itu milik pamannya. Pamannya memberikan MP3 Player tersebut sebagai hadiahnya saat dia akan masuk ke Akademi ini. Dan siapa sangka itu adalah hadiah terakhir dari pamannya karena dia tak dapat pulang untuk bertemu pamannya lagi. Hmh. Sangkar emas memang cocok untuk menjadi satu sebutan alternatif untuk Akademi ini.

Tokiya belum pernah mendengarkan lagu-lagu yang ada didalamnya. Bahkan, baru kali ini dia membawanya keluar. Selama setahun ini MP3 Player tersebut tersimpan rapi dalam kotaknya tanpa pernah dibuka olehnya dengan alasan dia tak mau teringat akan pamannya lebih sering. Dan kenapa sekarang dia membawanya? Alasannya mudah, karena dia sedang merindukannya. Setahun lebih tanpa ada kontak, padahal pamannya itu adalah pengganti ayahnya. Dan Akademi ini tak mengizinkan murid-muridnya pulang selain Principal dan Murid Teladan.

...

Lebih baik dia segera ke atap dan menyendiri.

Tak lama kemudian, Tokiya membuka pintu atap dan melangkahkan kakinya disana. Dia segera menuju pagar kawat dan melihat halaman asrama dibawah, banyak anak yang pulang dari kegiatan mereka untuk beristirahat di kamar masing-masing. Tokiya tak menyadari ada orang lain disana, dia hanya melamun memikirkan pamannya.

Dan MP3 Player-nya? Hanya digenggam ditangannya tanpa dinyalakan.
Back to top Go down
View user profile http://tokiya-ensui.livejournal.com
Luke C Helios
Watcher
Watcher


Posts : 4313
Join date : 2008-09-09
Age : 27
Location : Aethernia, Fairy Lanv

Character Sheet
Alice: Flying Alice
Class: Watcher
Self Quote:

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Tue Oct 21, 2008 4:53 pm

Luke tidak menyadari ada yang datang ke atap sekolah. Matanya masih tetap terpejam. Entah mengapa ia teringat akan sebuah lagu yang sering diputar oleh adik perempuan tirinya. Sebuah lagu yang benar-benar menjelaskan keadaan hati Luke sekarang. Lagu itu mengalun dibenaknya. Bibir Luke terbuka, ia menyanyikan bait lagu itu sepenggal.

"Kami-sama ni koi o shiteta koro wa. Konna wakare ga kuru to wa omottenakatta yo. Mou nidoto furerarenai nara, semete saigo ni, mou ichido dakishimete hoshikatta yo." Lagu itu memang dalam bahasa Jepang, namun Luke mengerti akan arti lagu itu. Suaranya terdengar menggema di atap sekolah, pelan namun penuh kesedihan. "It's long long good-bye..." Luke kembali terdiam.

Tidak ada kesempatan kedua lagi. Ya, tidak akan ada lagi. Luke tidak menyangka kalau ia akan bertemu dengan Mitsu dan ia tidak akan bisa menangkap hati gadis itu lagi. Jika mereka bertemu lagi, mereka akan menjadi teman atau mungkin sahabat. Gadis yang tidak pernah ia dapatkan.

"It's long long good-bye..." bisik Luke.
----------------
OOC :
(c) Diamond Crevasse - May'n - Macross Frontier
Translate :
When I was in love with God
I didn't think that such a parting would come
If I couldn't ever touch you again
Then I'd want you to embrace me again for the last time at least

It's long long good-bye...

_________________



Don't love me for fun, girl
Let me be the one, girl
Love Me For a Reason
Let the reason be love—
- Boyzone


—Countless thanks to Ichiya_Yuka-tan for the set—
Back to top Go down
View user profile http://iris-e.livejournal.com/
Itsuki Tokiya
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 1219
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Namimori Koukou

Character Sheet
Alice: Copycat Alice
Class: B Senior High
Self Quote: Give me your respect, and I'll respect you back.

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Tue Oct 21, 2008 5:26 pm

Ya, pamannya. Bagaimana kabarnya sekarang? Jika dia bayangkan dari kabar yang dikatakan Isaki dulu, maka pamannya itu sangat khawatir padanya. Dan diapun merasakan kesedihan yang luar biasa jika dia memikirkan pamannya itu sekarang.

Tokiya masih berdiri disana, memandang kebawah sambil melamun ketika sebuah nyanyian terdengar ditelinganya. Tokiya menoleh ke sumber suara tersebut dan mendapati seorang Luke C Helios sedang bernyanyi sambil tiduran menghadap langit. Lagu yang dinyanyikannya mungkin melambangkan perasaan Helios saat ini.

Mungkin dia sebaiknya pergi karena dia tahu bahwa saat-saat seperti itu orang lebih ingin sendirian tanpa ada yang mengganggu. Seperti dirinya sekarang ini.

Tokiya segera melangkah menuju pintu atap dan membukanya, tapi sayangnya MP3 Playernya terjatuh karena terkena pegangan pintu dan menimbulkan bunyi 'prek' pelan di lantai atap. "--!!" Tokiya dengan agak panik dan cemas segera berlutut dan memungutnya, memeriksanya apakah MP3 Player penting pemberian pamannya itu rusak atau tidak.
Back to top Go down
View user profile http://tokiya-ensui.livejournal.com
Luke C Helios
Watcher
Watcher


Posts : 4313
Join date : 2008-09-09
Age : 27
Location : Aethernia, Fairy Lanv

Character Sheet
Alice: Flying Alice
Class: Watcher
Self Quote:

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Tue Oct 21, 2008 5:32 pm

'prek'

Suara sesuatu yang terjatuh. Mata Luke yang terpejam, terbuka. Dan saat itu juga ia merasakan ada orang lain selain dirinya. Ketika ia tengah bangun dan berbalik, ia mendapati sosok yang ia kenal, Tokiya. Gadis itu tengah memeriksa sesuatu benda yang sepertinya benda itulah yang terjatuh dan menimbulkan suara tadi. Luke heran dan sekaligus terkejut. Mengapa Tokiya tidak memanggilnya saat melihat Luke?

"Toki..ya..?" tanya Luke terkejut. Ia bangkit berdiri dan berjalan menghampiri gadis berambut hitam itu. "Sejak kapan anda ada disini?" tanya Luke ramah. Sepertinya gadis itu merasa ia telah menganggu Luke.

"Mengapa tidak memanggil saya tadi?" tanya Luke lagi kepada Tokiya.

_________________



Don't love me for fun, girl
Let me be the one, girl
Love Me For a Reason
Let the reason be love—
- Boyzone


—Countless thanks to Ichiya_Yuka-tan for the set—
Back to top Go down
View user profile http://iris-e.livejournal.com/
Itsuki Tokiya
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 1219
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Namimori Koukou

Character Sheet
Alice: Copycat Alice
Class: B Senior High
Self Quote: Give me your respect, and I'll respect you back.

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Tue Oct 21, 2008 5:48 pm

Baguslah MP3 Playernya sepertinya tak rusak. Dia lega karena pemberian dari pamannya itu tidak cacat. Tapi ternyata kejadian kecil itu membuat Helios sadar akan dirinya. Dia sekarang menghampiri Tokiya dan bertanya padanya sejak kapan ia sudah berada disana. Tokiya mendongak lalu berdiri segera sambil menjawab pertanyaannya, "Baru lima atau sepuluh menit lalu. Dan... Kurasa aku akan mengganggumu," dan aku pun tak punya niat untuk bicara pada siapapun sekarang, lanjutnya dalam hati.

Tapi tentunya Tokiya cukup sopan untuk melanjutkan pembicaraan. "...Kau suka kemari dikala senggang?"
Back to top Go down
View user profile http://tokiya-ensui.livejournal.com
Luke C Helios
Watcher
Watcher


Posts : 4313
Join date : 2008-09-09
Age : 27
Location : Aethernia, Fairy Lanv

Character Sheet
Alice: Flying Alice
Class: Watcher
Self Quote:

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Tue Oct 21, 2008 5:58 pm

"Baru lima atau sepuluh menit lalu. Dan... Kurasa aku akan mengganggumu,"

"Maaf kalau tidak menyadari kehadiran anda." sahut Luke meminta maaf. Sepertinya, gadis ini mungkin dalam kondisi tidak ingin diganggu. Luke bisa memahaminya. Nadanya entah mengapa terdengar ketus ditelinga Luke. Tapi Luke tau gadis yang bicaranya lebih ketus dari gadis dihadapannya ini. "Tidak menganggu sama sekali." Luke tersenyum lembut.

"...Kau suka kemari dikala senggang?"

"Begitulah, kalau sedang.." Kata-kata Luke terputus. Sedang apa? Kenapa Luke tidak menjawab ia disini sedang apa? Dan, bukannya ia sudah bisa? Tidur telentang menghadap langit, menikmati hembusan angin dan warna langit. "..Sedang bosan atau ada masalah." sambung Luke.

"Dan aku suka melihat langit." lanjutnya.

_________________



Don't love me for fun, girl
Let me be the one, girl
Love Me For a Reason
Let the reason be love—
- Boyzone


—Countless thanks to Ichiya_Yuka-tan for the set—
Back to top Go down
View user profile http://iris-e.livejournal.com/
Itsuki Tokiya
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 1219
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Namimori Koukou

Character Sheet
Alice: Copycat Alice
Class: B Senior High
Self Quote: Give me your respect, and I'll respect you back.

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Tue Oct 21, 2008 6:20 pm

Sedang bosan atau ada masalah. Memang, biasanya dia juga seperti itu. Jika sedang bosan atau ada masalah, biasanya dia akan membuang-buang waktunya di atap. Well, tak hanya dia saja tentunya. Atap adalah tempat favorit bagi banyak orang untuk bersantai-santai.

Dan langit. Helios barusan bilang bahwa dia sangat suka melihat langit. Dan ya, atap adalah tempat yang sangat sempurna untuk memandangi langit. Tapi itu membuatnya bertanya-tanya, apakah Helios sudah berada disini jauh sekali dari saat dirinya datang untuk menatapi langit?

"Langit?" Tokiya mendongak menatapi langit temaram yang mulai berubah menghitam di ufuk timur. "Kuasumsi kau sudah sejak siang berada disini?" tanyanya pada pemuda tersebut. Tokiya kemudian menatap MP3 Playernya, tapi tak menyalakannya.
Back to top Go down
View user profile http://tokiya-ensui.livejournal.com
Luke C Helios
Watcher
Watcher


Posts : 4313
Join date : 2008-09-09
Age : 27
Location : Aethernia, Fairy Lanv

Character Sheet
Alice: Flying Alice
Class: Watcher
Self Quote:

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Tue Oct 21, 2008 6:28 pm

"Langit?"

Luke mengangguk pelan. Ia menatap langit sore yang sudah gelap itu. Dan beberapa bintang juga sudah bermunculan begitu juga dengan bulan purnama yang begitu terang di langit malam. Meski warnanya gelap, entah mengapa warna itu bisa menenangkan hati Luke yang sedang gundah. Itulah alasan mengapa Luke sangat suka dengan langit.

"Kuasumsi kau sudah sejak siang berada disini?"

Luke tersentak karena terkejut tentunya. Entah mengapa ia merasa seperti tengah diinterogasi oleh guru atau orang tua. Bola mata Luke melirik ke arah lain, ia tidak berani menatap gadis dihadapannya ini. Ia terdiam sebentar. Luke tahu ia tidak pandai berbohong dan jujur itu lebih baik daripada berbohong.

"Ya, sejak siang." jawab Luke singkat. Apakah Tokiya akan memarahinya?

_________________



Don't love me for fun, girl
Let me be the one, girl
Love Me For a Reason
Let the reason be love—
- Boyzone


—Countless thanks to Ichiya_Yuka-tan for the set—
Back to top Go down
View user profile http://iris-e.livejournal.com/
Itsuki Tokiya
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 1219
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Namimori Koukou

Character Sheet
Alice: Copycat Alice
Class: B Senior High
Self Quote: Give me your respect, and I'll respect you back.

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Tue Oct 21, 2008 6:43 pm

"Jadi... Kau membolos pelajaran?" Tokiya langsung menutupi senyum kecilnya dengan sebuah telapak tangan. Kemudian dia langsung berjalan melewati Helios begitu saja dan duduk ditempat yang tadinya adalah tempat tiduran Helios.

"Aku tak akan heran. Tempat ini memang cocok untuk menatapi langit. Dan karena kau menyukai memandang langit, tentunya membolos pelajaran hanyalah masalah kecil," katanya sambil tersenyum kalem dan menatapi langit. Betul, langit memang indah. Kemudian Tokiya menyalakan MP3 Playernya dan memakai satu earphone-nya. Dia menoleh pada Helios dan menawarkan earphone-nya yang satu lagi. "Dengarkan bersama-sama?"
Back to top Go down
View user profile http://tokiya-ensui.livejournal.com
Luke C Helios
Watcher
Watcher


Posts : 4313
Join date : 2008-09-09
Age : 27
Location : Aethernia, Fairy Lanv

Character Sheet
Alice: Flying Alice
Class: Watcher
Self Quote:

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Tue Oct 21, 2008 6:55 pm

"Jadi... Kau membolos pelajaran?"

"Emm.. Seperti itulah.." sahut Luke tergagap. Ia melihat Tokiya segera menutup senyum kecilnya dengan telapak tangannya. Well, Luke ditertawakan karena membolos pelajaran? Gadis itu melewati Luke dan duduk di tempat dimana Luke tiduran tadi. Ia kelihatannya akan memutar Mp3 player yang dibawanya. "Ini kebiasaanku."

"Aku tak akan heran. Tempat ini memang cocok untuk menatapi langit. Dan karena kau menyukai memandang langit, tentunya membolos pelajaran hanyalah masalah kecil,"

Luke mengangguk pelan dan keduanya menatap langit malam yang hitam dengan taburan bintang-bintang yang menghiasi langit itu. Ditambah sebuah bulan purnama, sempurna sekali. Seperti sebuah mahakarya yang diberikan oleh alam kepada mereka. Bibir Luke tersenyum lembut. Ia tahu, langit tidak akan mengkhianatinya. Langit tetap akan jujur, mengatakan sesuatu apa adanya.

"Dengarkan bersama-sama?"

"Boleh." jawab Luke, ia duduk disamping Tokiya dan memasang earphone itu ke telinganya. Luke penasaran dengan lagu akan akan diputar oleh Tokiya. Apapun lagu itu, itu pasti lagu yang bagus.

_________________



Don't love me for fun, girl
Let me be the one, girl
Love Me For a Reason
Let the reason be love—
- Boyzone


—Countless thanks to Ichiya_Yuka-tan for the set—
Back to top Go down
View user profile http://iris-e.livejournal.com/
Itsuki Tokiya
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 1219
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Namimori Koukou

Character Sheet
Alice: Copycat Alice
Class: B Senior High
Self Quote: Give me your respect, and I'll respect you back.

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Tue Oct 21, 2008 7:18 pm

Helios menerima ajakannya untuk mendengarkan lagu dan memakai earphone yang ditawarkannya. Tokiya hanya tersenyum dan menyetel pilihan shuffle pada opsi yang ada. Kemudian sebuah lagu mulai berputar secara acak dan terdengar nada yang sering didengarnya ketika masih tinggal di rumah pamannya. Lirik lagu mulai mengalir dan Tokiya mulai menikmati lagu tersebut.

You can dance every dance with the guy
Who gives you the eye, let him hold you tight
You can smile every smile for the man
Who held your hand neath the pale moon light
But don't forget who's takin' you home
And in whose arms you're gonna be
So darlin' save the last dance for me


Ini adalah lagu yang sering diputar oleh pamannya. Tentu saja ia hapal dengan liriknya, walau begitu, dia tak mau menyanyikannya saat ini.
Back to top Go down
View user profile http://tokiya-ensui.livejournal.com
Luke C Helios
Watcher
Watcher


Posts : 4313
Join date : 2008-09-09
Age : 27
Location : Aethernia, Fairy Lanv

Character Sheet
Alice: Flying Alice
Class: Watcher
Self Quote:

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Tue Oct 21, 2008 7:36 pm

You can dance every dance with the guy
Who gives you the eye, let him hold you tight
You can smile every smile for the man
Who held your hand neath the pale moon light
But don't forget who's takin' you home
And in whose arms you're gonna be
So darlin' save the last dance for me


Lagu yang berasal dari Mp3 milik Tokiya mengalun. Sebuah lagu lama yang memiliki nada dan musik yang unik. Lagu tentang cinta kah? Luke memejamkan matanya, menikmati setiap lirik dan alunan lagu itu. Lirik lagunya benar-benar menceritakan isi hati Tokiya, sepertinya. Kepala Luke mendongak, menatap langit hitam yang bertaburan bintang.

"You can dance every dance with the guy.." Luke melantunkan salah satu baris lagu itu. Benar-benar lagu yang bagus dengan musik yang unik. Luke sedikit bersenandung mendengar lagu yang diputar oleh Mp3 milik Tokiya. "Lagu yang bagus.." bisik Luke.

Angin malam yang sejuk sekaligus sedikit dingin menerpa mereka. Dan suasana di atap sekolah sunyi sekali, hanya terdengar suara samar-samar lantunan lagu yang disenandungkan oleh Luke. Lampu penerangan juga sudah dinyalakan, membuat pencahayaan di atap tidak terlalu gelap lagi.

"Tokiya, pemuda yang kamu panggi 'Isaki' itu pacarmu?" tanya Luke tiba-tiba.

_________________



Don't love me for fun, girl
Let me be the one, girl
Love Me For a Reason
Let the reason be love—
- Boyzone


—Countless thanks to Ichiya_Yuka-tan for the set—
Back to top Go down
View user profile http://iris-e.livejournal.com/
Itsuki Tokiya
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 1219
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Namimori Koukou

Character Sheet
Alice: Copycat Alice
Class: B Senior High
Self Quote: Give me your respect, and I'll respect you back.

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Tue Oct 21, 2008 8:24 pm

Lagu yang bagus, tentu saja. Tokiya hanya ikut bersenandung pelan sambil menatap bulan yang kini bersinar terang di langit malam. Mendengar lagu ini membuatnya rileks. Pamannya suka memutar lagu ini karena katanya ini adalah lagu kenangannya bersama bibinya yang meninggal karena sakit sebelum mereka sempat mempunyai anak. Dan ini lagu yang mempunyai nada menyenangkan menurutnya.

Baby don't you know I love you so
Can't you feel it when we touch
I will never never let you go
I love you oh so much


Dia berencana untuk memutar lagu itu lagi jika nanti lagu tersebut habis. Maka dia memutuskan untuk menyalakan pilihan repeat, dan saat itulah Helios bertanya apakah Isaki adalah pacarnya. Tokiya menoleh padanya dengan pandangan agak heran, "Pacar? Tentu saja bukan," katanya kemudian dengan datar-datar saja. "Dia temanku sejak kecil. Rumah kami bersebelahan," ujarnya menjelaskan. Dia heran darimana Helios mengambil kesimpulan seperti itu. Dia menyukai Isaki, tentu. Tapi rasanya bukan perasaan macam itu.


===========

((Song credit: Save The Last Dance for Me - Michael Bublé))
Back to top Go down
View user profile http://tokiya-ensui.livejournal.com
Luke C Helios
Watcher
Watcher


Posts : 4313
Join date : 2008-09-09
Age : 27
Location : Aethernia, Fairy Lanv

Character Sheet
Alice: Flying Alice
Class: Watcher
Self Quote:

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Tue Oct 21, 2008 8:59 pm

"Pacar? Tentu saja bukan,"
"Dia temanku sejak kecil. Rumah kami bersebelahan,"

"Benarkah?" tanya Luke heran. Lalu apa yang Luke lihat dari keduanya itu? Apakah Luke salah melihat. Rasanya tidak. Luke terdiam sejenak sementara lagu masih mengalun. Tapi jelas-jelas kalau Tokiya dan pemuda bernama Isaki memang memiliki hubungan yang khusus tapi bukan hanya sebatas teman sejak kecil. "Pandangan kalian berdua ketika melihat satu sama lain, berbeda." sahut Luke. Sepertinya Tokiya akan memarahinya kalau ia berkata begitu.

Luke bangkit berdiri seraya melepaskan earphone yang dipakainya. Ia berlutut tepat dihadapan Tokiya yang mungkin akan terkejut dengan tindakan Luke. Luke berlutut layaknya seorang pangeran yang meminta putri untuk berdansa. Tangan Luke mengenggam tangan Tokiya, setelah sebelumnya melepaskan earphone milik Tokiya dan meletakkannya di tempat yang aman. Luke membantu gadis itu untuk berdiri.

"Bagaimana kalau kita berdansa, tuan Putri?" tanya Luke kepada Tokiya sambil tersenyum lembut. Membantu Tokiya yang sepertinya masih kagok dengan kejadian yang tiba-tiba terjadi itu. "Ikuti saja langkah kakiku, Putri."

_________________



Don't love me for fun, girl
Let me be the one, girl
Love Me For a Reason
Let the reason be love—
- Boyzone


—Countless thanks to Ichiya_Yuka-tan for the set—
Back to top Go down
View user profile http://iris-e.livejournal.com/
Itsuki Tokiya
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 1219
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Namimori Koukou

Character Sheet
Alice: Copycat Alice
Class: B Senior High
Self Quote: Give me your respect, and I'll respect you back.

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Tue Oct 21, 2008 10:44 pm

((OOC: GPRS error. Begitu bisa nyambung, Y!M di eBuddy ga mau konek. Sori))


"Itu benar," jawabnya singkat. Mereka memang sudah seperti saudara sendiri dan memang sejak dulu Tokiya dan Isaki selalu kemana-mana berdua. Ditambah wajah dan penampilan mereka begitu mirip satu sama lain, banyak orang asing yang menganggap mereka sebagai anak kembar. Tokiya lalu kembali mendengarkan lagu tersebut dan itu membuatnya tak mendengar perkataan Helios yang berikutnya.

Bulan dan bintang yang bertaburan dilangit malam membuat suasana menjadi lebih indah.

Tiba-tiba saja Helios bangkit berdiri. Tokiya hanya mendongak memandanginya dan ingin menanyakan apakah dia mau kembali ke kamarnya, namun Helios kemudian berlutut dihadapannya dan melepaskan earphone yang Tokiya pakai, lalu menggenggam tangan Tokiya dan menariknya berdiri. Tokiya terkejut atas kejadian tersebut namun tak berkomentar apapun melainkan menatap Helios dengan pandangan terkejut dan heran serta bertanya-tanya dalam hati.

"Bagaimana kalau kita berdansa, tuan Putri? Ikuti saja langkah kakiku, Putri."

Langsung saja Tokiya meregister perkataan Helios kedalam kepalanya. "Hei--tung--aku tidak--" Tokiya berusaha memprotes, namun Helios tidak mendengarkannya dan terus saja. Dia tak dapat berdansa, belum lagi ditambah berdekapan dengan laki-laki yang belum lama dikenalnya. Dan sebutan Putri itu membuatnya malu. Tokiya menutupi wajahnya yang panas dan merona dengan satu tangannya yang bebas. Dia gugup dan tak tahu harus bagaimana. Dia belum pernah sedekat itu dengan laki-laki lain selain Isaki.
Back to top Go down
View user profile http://tokiya-ensui.livejournal.com
Luke C Helios
Watcher
Watcher


Posts : 4313
Join date : 2008-09-09
Age : 27
Location : Aethernia, Fairy Lanv

Character Sheet
Alice: Flying Alice
Class: Watcher
Self Quote:

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Tue Oct 21, 2008 10:59 pm

"Itu benar,"

Gadis berambut hitam itu menjawabnya dengan mantap. Mungkin ia tidak menangkap apa yang Luke maksudkan. Tidak apa. Tidak perlu terburu-buru. Mungkin Tokiya memang memiliki pemikiran yang sulit dikatakan. Tapi perlahan, gadis berambut hitam ini pasti mengerti kalau perasaannya terhadap Isaki bukan hanya perasaan biasa yang dikatakannya. Luke tersenyum kecil.

"Hei--tung--aku tidak--"

Luke bisa melihat jelas perubahan warna wajah Tokiya dari normal menjadi memerah. Benar-benar sebuah kejadian yang patut Luke rekam. Wajah Tokiya terlihat merah sekali, sepertinya ia merasa malu mungkin dipanggil dengan sebutan 'Tuan Putri'. Apalagi diajak berdansa layaknya Luke adalah pangeran dan Tokiya adalah putri. Tangan Luke menyingkirkan tangan Tokiya yang menutup wajahnya yang merah itu dengan lembut.

"Tidak apa, tidak perlu malu, tuan putri." sahut Luke tersenyum lembut kepada gadis itu. Hari itu, bulan dan bintang seakan menjadi penonton keduanya yang tengah berdansa. Meski Tokiya tidak bisa berdansa, tapi Luke mengajari Tokiya pelan-pelan. "Sungguh suatu kehormatan, saya bisa berdansa dengan tuan putri."

Seakan lagu yang mereka dengar tadi, berputar dibenak mereka. Lagu itu menuntun mereka, menjadi pengiring mereka untuk berdansa. Suasana malam itu terlihat berbeda untuk Luke. Wajah Luke terlihat senang entah mengapa. Ia tahu gadis itu mungkin akan bingung atau bagaimana, tapi Luke ingin gadis yang sudah seperti adiknya ini sedikit tersenyum.

_________________



Don't love me for fun, girl
Let me be the one, girl
Love Me For a Reason
Let the reason be love—
- Boyzone


—Countless thanks to Ichiya_Yuka-tan for the set—


Last edited by Luke C Helios on Wed Oct 22, 2008 1:58 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile http://iris-e.livejournal.com/
Itsuki Tokiya
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 1219
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Namimori Koukou

Character Sheet
Alice: Copycat Alice
Class: B Senior High
Self Quote: Give me your respect, and I'll respect you back.

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Tue Oct 21, 2008 11:51 pm

Tangannya yang dibuat untuk menutupi wajahnya diturunkan dengan lembut oleh Helios. Dan walaupun Helios berkata bahwa ia tak usah malu, namun tetap saja detak jantungnya berdetak kelewat kencang saking gugupnya. Bagaimana mungkin dalam situasi ini dia tidak merasa malu? Oh, bukan. Pertanyaan yang sebenarnya adalah: mengapa dia tak bisa menolak tegas pemuda itu? Ya, kenapa dia tak dapat menolaknya dan sekarang dirinya malah mulai melangkah dalam gerakan dansa bersama dengannya.

Dan bukannya semakin rileks, dirinya semakin tegang karena satu tangan pemuda itu merangkul pinggangnya juga keharusannya untuk meletakkan tangannya sendiri di pundak Helios sementara tangan mereka yang lain saling bertautan. Helios mulai membimbingnya melangkah, mengajarinya sedikit demi sedikit. Dan dengan cepat Tokiya dapat menghapalnya. Gerakan-gerakannya simpel, kanan, kanan, putar, kiri.

Tapi itu tak mengubah kenyataan bahwa ia masih gugup dan merona.

Tokiya tak tahu harus merespon bagaimana saat Helios berkata bahwa suatu kehormatan pemuda itu dapat berdansa dengan dirinya. Dia hanya menunduk dalam diam sambil berdansa, menutupi rona di wajahnya. Entah apa yang akan dikatakan Isaki seandainya dia melihat hal ini. Dia pasti akan menertawakan Tokiya. Kemudian dia tiba-tiba bertanya dengan agak gugup pada Helios, "Kenapa tiba-tiba kau mau melakukan hal ini?"
Back to top Go down
View user profile http://tokiya-ensui.livejournal.com
Luke C Helios
Watcher
Watcher


Posts : 4313
Join date : 2008-09-09
Age : 27
Location : Aethernia, Fairy Lanv

Character Sheet
Alice: Flying Alice
Class: Watcher
Self Quote:

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Wed Oct 22, 2008 12:12 am

Benar-benar suatu kelangkaan di dalam ingatan sejarah Luke. Wajah Tokiya masih belum berubah sama sekali, bahkan gadis ini semakin gugup meski Luke sudah membantu Tokiya untuk mengikuti langkah dansa waltz. Namun Luke tidak menganggap gadis ini sebagai sesuatu yang memalukan. Luke malahan senang, bukan berarti ia senang membuat Tokiya menjadi memerah dan gugup seperti ini. Mungkin ia belum pernah berdansa dengan seorang pemuda, sehingga reaksinya bisa ditebak oleh Luke.

Tentu saja gadis ini dalam posisi serba salah menurut pandangan Luke. Tokiya hanya terdiam dengan wajah gugup bercampur malu. Reaksi yang wajar dari seorang gadis. Tokiya menunduk, menutupi wajahnya yang sudah merona merah itu. Luke sebenarnya ingin tertawa, karena wajah Tokiya yang merona merah itu lucu sekali. Namun Luke hanya tersenyum kepada gadis itu.

"Kenapa tiba-tiba kau mau melakukan hal ini?"

"Untuk membuat putri tersenyum lagi." sahut Luke singkat dan jelas kepada Tokiya. Ia tahu kalau ucapan itu terdengar sangat klise atau bagaimana, tapi Luke ingin gadis di depannya ini lebih banyak tersenyum daripada cemberut. Lagipula, berdansa itu sesuatu yang menyenangkan, apalagi ada patner. "Tuan putri, ikuti saja langkahku. Jangan gugup dan terburu-buru." ujar Luke lembut.

_________________



Don't love me for fun, girl
Let me be the one, girl
Love Me For a Reason
Let the reason be love—
- Boyzone


—Countless thanks to Ichiya_Yuka-tan for the set—
Back to top Go down
View user profile http://iris-e.livejournal.com/
Itsuki Tokiya
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 1219
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Namimori Koukou

Character Sheet
Alice: Copycat Alice
Class: B Senior High
Self Quote: Give me your respect, and I'll respect you back.

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Wed Oct 22, 2008 12:39 am

"Untuk membuat putri tersenyum lagi."

Oooke. Ini tak membuat keadaannya menjadi lebih rileks. Ini malah membuatnya semakin merasa tegang, gugup, dan malu. Jelas tidak mungkin baginya untuk bersikap rileks jika kau diperlakukan seperti ini oleh lawan jenis, khususnya pada kasus Tokiya. Tokiya tak terbiasa diperlakukan lembut seperti ini oleh lawan jenis, atau lebih tepatnya tak suka disentuh oleh lawan jenis kecuali orang-orang yang memang dekat dengannya. Tentunya sudah ada contoh real di Akademi ini siapa saja orang yang tak disukainya. Si Cowok-Ekstrim, si Pengajar-Pirang, dan terakhir, Rakuto Leon (untuk Rakuto khusus bukan dalam hal disentuh, btw).

"Tuan putri, ikuti saja langkahku. Jangan gugup dan terburu-buru."

Ya, benar, Tokiya. Jangan gugup dan terburu-buru
, pikirnya sinis pada dirinya sendiri. Bagaimana mungkin dia tak gugup? Tapi Tokiya hanya menurut (dan ini tumben sekali) dan membiarkan Helios membimbingnya. Masalahnya adalah ketika dia memikirkan bagaimana caranya supaya dia tak gugup dan kelepasan dengan nada panik, "Bagaimana mungkin aku rileks dalam situasi ini, Helios?"

Sepertinya dia lupa samasekali untuk memanggil Helios dengan nama depannya.
Back to top Go down
View user profile http://tokiya-ensui.livejournal.com
Luke C Helios
Watcher
Watcher


Posts : 4313
Join date : 2008-09-09
Age : 27
Location : Aethernia, Fairy Lanv

Character Sheet
Alice: Flying Alice
Class: Watcher
Self Quote:

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Wed Oct 22, 2008 2:20 pm

Tokiya bukannya semakin rileks, malahan ia semakin gugup. Ternyata ia benar-benar akan semakin gugup kalau Luke berbicara dan memperlakukannya dengan khusus. Well, tidak ada masalah untuk Luke. Tapi, bagaimana menenangkan hati Tokiya sementara ia semakin gugup, tegang dan semakin malu. Sebenarnya, apa yang Tokiya harus malu-kan? Luke sendiri kebingungan menanggapi gadis ini.

Luke bisa merasakan tangan Tokiya yang gemetaran karena gugup. Ini benar-benar tidak baik kalau dipaksa lanjut. Luke menghentikan langkahnya, sepertinya gadis ini harus diberikan kesempatan untuk menarik nafas dan menenangkan dirinya terlebih dahulu. Jika dilanjutkan, gadis ini akan semakin gugup dan tegang. Berdansa itu tidak boleh dengan hati yang gugup dan tenang.

"Bagaimana mungkin aku rileks dalam situasi ini, Helios?"

"Tokiya tidak perlu gugup, ataupun tegang. Anda boleh menarik nafas dan memejamkan mata anda untuk menenangkan diri." sahut Luke memberi arahan kepada Tokiya. Luke melepaskan tangannya, membiarkan gadis ini menenangkan dirinya terlebih dahulu. "Anda ingat dengan lagu yang kita dengar tadi?"

"Oh I know that the music's fine
Like sparklin' wine, go and have your fun
Laugh and sing, but while we're apart
Don't give your heart to anyone
But don't forget who's takin' you home
And in whose arms you're gonna be
So darlin' save the last dance for me
"

Luke bersenandungkan bait kedua lagu itu dengan lembut. Lagu yang menceritakan tentang dansa, seperti mereka ini, dan tentu saja lagu tentang cinta. Kepala Luke mendongak ke atas, menatap langit berbulan purnama yang menyinari mereka dengan cahaya kebiruan yang menenangkan.

"Shall we begin, my lady?" tanya Luke membungkukkan tubuhnya, mengambil tangan kanan Tokiya dengan elegan. Senyum lembut Luke merekah, bukan untuk membuat gadis ini semakin tegang, tapi untuk menenangkannya. "Or, should i call you Princess?"

_________________



Don't love me for fun, girl
Let me be the one, girl
Love Me For a Reason
Let the reason be love—
- Boyzone


—Countless thanks to Ichiya_Yuka-tan for the set—
Back to top Go down
View user profile http://iris-e.livejournal.com/
Itsuki Tokiya
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 1219
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Namimori Koukou

Character Sheet
Alice: Copycat Alice
Class: B Senior High
Self Quote: Give me your respect, and I'll respect you back.

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Wed Oct 22, 2008 2:56 pm

Langkah mereka berhenti dan Helios melepaskan pegangan tangannya dari dirinya. Tokiya sedikit terhuyung karena ketegangannya dan hanya menurut saja ketika Helios memberinya saran untuk menarik napas dan memejamkan matanya. Kemudian pemuda itu bertanya padanya apakah ia ingat dengan lagu tadi. Well, tentu saja. Lagu itu sudah sejak dulu terekam dalam ingatannya, mana mungkin ia melupakannya.

Kemudian Helios mulai menyanyikan bait kedua dari lagu tersebut. Tokiya yang masih memejamkan mata dan mengatur napas hanya mendengarkan. Dalam hati ia berpikir bahwa suara pemuda itu bagus. "Shall we begin, my lady?" Mata Tokiya langsung terbuka ketika mendengarnya. Pemuda itu sekarang tengah membungkuk dan menggenggam tangan kanannya. "Or, should i call you Princess?"

Tokiya memang sudah jauh merasa lebih tenang daripada beberapa menit lalu. Walau masih ada rasa gugup dan sedikit merona, dia mengiyakan ajakan Helios untuk kembali berdansa. "...Aku tak pantas disebut dengan sebutan Lady ataupun Princess," katanya pelan sambil mendekat pada Helios untuk lanjut berdansa.
Back to top Go down
View user profile http://tokiya-ensui.livejournal.com
Luke C Helios
Watcher
Watcher


Posts : 4313
Join date : 2008-09-09
Age : 27
Location : Aethernia, Fairy Lanv

Character Sheet
Alice: Flying Alice
Class: Watcher
Self Quote:

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Wed Oct 22, 2008 4:34 pm

Tokiya mengikuti saran Luke untuk menenangkan dirinya, menarik nafas dan memejamkan matanya. Dari yang Luke lihat, Tokiya sudah lebih tenang dibandingkan dengan yang tadi. Setidaknya itu sudah cukup untuk Luke, daripada ia harus memaksa Tokiya berdansa dengannya dengan keadaan tegang dan gugup. Gadis itu menerima ajakan Luke untuk kembali berdansa.

"...Aku tak pantas disebut dengan sebutan Lady ataupun Princess,"


"Semua gadis adalah seorang putri bagi orang yang menyayanginya." sahut Luke kepada Tokiya. Dan yang Luke katakan itu bukanlah suatu kebohongan atau apa, Luke hanya ingin memberi tahu kalau Tokiya adalah seorang putri, dimata Isaki mungkin? Karena orang yang menyayanginya pasti menganggap Tokiya sesosok yang berharga, layaknya tuan putri. "Saya tidak sedang bercanda atau berbohong. Anda tetap seorang tuan putri."

Sinar rembulan yang lembut dan tenang seakan menjadi lampu yang menyinari mereka yang tengah berdansa. Dimana bintang-bintang menjadi penonton, dan atap sekolah menjadi ballroom. Tokiya sendiri sepertinya cepat untuk mengerti langkah-langkah dalam berdansa. Lagu itu kembali mengalun di pikiran Luke.

_________________



Don't love me for fun, girl
Let me be the one, girl
Love Me For a Reason
Let the reason be love—
- Boyzone


—Countless thanks to Ichiya_Yuka-tan for the set—
Back to top Go down
View user profile http://iris-e.livejournal.com/
Itsuki Tokiya
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 1219
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Namimori Koukou

Character Sheet
Alice: Copycat Alice
Class: B Senior High
Self Quote: Give me your respect, and I'll respect you back.

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Wed Oct 22, 2008 6:11 pm

"Semua gadis adalah seorang putri bagi orang yang menyayanginya. Saya sedang tidak bercanda atau berbohong. Anda tetap seorang tuan putri," balas pemuda itu padanya. Tokiya hanya tersenyum agak sinis, memangnya siapa yang mau menganggapnya putri? Sekalipun Isaki menyayanginya, dia tak memperlakukannya bagai putri. Tak mungkin gadis sepertinya yang berkelakuan jauh dari putri dianggap sebagai putri. Dan bicara soal putri...

Isaki. Kenapa barusan dia muncul dalam kepalanya?

Dan, oh, coret bagian bahwa Isaki tak memperlakukannya seperti seorang putri. Baru sekarang dia menyadari bahwa perlakuan Isaki padanya sampai sekarang seperti seorang pangeran yang sedang menjaga putrinya. Dan itu membuat Tokiya agak merasa tak enak. Mengapa? Karena bagaimanapun, dari dulu ia selalu bersikap bossy padanya. Dan memang semuanya hanya bisa ia lakukan pada Isaki. Satu-satunya orang yang akan dia tunjukkan perasaan dan emosinya, serta senyumnya yang sangat tulus tanpa ada perasaan hati-hati. Tapi semua itu tentunya hanyalah perasaan sayang terhadap keluarga karena mereka sudah seperti saudara.

You can dance-every dance with the guy
Who gives you the eye, let him hold you tight
You can smile-every smile for the man
Who held your hand neath the pale moon light
But don't forget who's takin' you home
And in whose arms you're gonna be
So darlin' save the last dance for me

Oh I know that the music's fine
Like sparklin' wine, go and have your fun
Laugh and sing, but while we're apart
Don't give your heart to anyone
But don't forget who's takin' you home
And in whose arms you're gonna be
So darlin' save the last dance for me

Baby don't you know I love you so
Can't you feel it when we touch
I will never never let you go
I love you oh so much


"Kurasa kau terlalu berlebihan, Hel--Luke. Tapi terima kasih," katanya kemudian menanggapi kata-kata pemuda tersebut. Sebenarnya ia sendiri tak tahu untuk apa terima kasih itu ia tujukan, namun Tokiya merasa perlu untuk mengucapkannya. Selama berdansa ia tak memikirkan apapun lagi. Tokiya hanya melangkah mengikuti gerakan-gerakan yang telah ditunjukkan oleh Helios dan dengan cepat dapat menguasainya. Sekarang ia hanya tinggal berdansa sambil menatapi langit beserta bulan dan hamburan bintang yang menghiasinya.

You can dance, go and carry on
Till the night is gone
And it's time to go
If he asks if you're all alone
Can he walk you home, you must tell him no
'Cause don't forget who's taking you home
And in whose arms you're gonna be
Save the last dance for me


Tokiya mulai sadar bahwa sekarang sudah mendekati jam malam asrama. Sambil berdansa, dengan lantunan lagu yang masih mengalir dalam pikiran, Tokiya berkata pada Helios, "Sudah hampir jam malam. Kurasa sebaiknya cukup sampai disini saja?" Tokiya masih dan Helios masih melangkahkan kakinya dalam gerakan-gerakan dansa. Tokiya hanya menunggu respon dari pemuda tersebut.

Oh I know that the music's fine
Like sparklin' wine, go and have your fun
Laugh and sing, but while we're apart
Don't give your heart to anyone
But don't forget who's takin' you home
And in whose arms you're gonna be
So darlin' save the last dance for me


Entah mengapa dirinya ingin segera bertemu dengan Isaki.

'Cause don't forget who's taking you home
And in whose arms you're gonna be
So darling, save the last dance for me
Save the last dance for me
Save the last dance for me.
Back to top Go down
View user profile http://tokiya-ensui.livejournal.com
Luke C Helios
Watcher
Watcher


Posts : 4313
Join date : 2008-09-09
Age : 27
Location : Aethernia, Fairy Lanv

Character Sheet
Alice: Flying Alice
Class: Watcher
Self Quote:

PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Wed Oct 22, 2008 6:46 pm

"Kurasa kau terlalu berlebihan, Hel--Luke. Tapi terima kasih,"

Sepertinya gadis ini masih belum begitu mengerti arti dari kata-kata Luke. Tidak apa, mungkin Tokiya merasa rendah diri atau bagaimana. Tapi, Luke tahu kalau gadis ini bagi keluarga atau mungkin sahabat dan mungkin Isaki, adalah gadis yang spesial, seperti seorang tuan puteri. Merasa rendah diri boleh-boleh saja, tapi yang Luke katakan adalah benar.

"Sama-sama, Tokiya. Dan saya tidak berlebihan sama sekali." sahut Luke tersenyum lembut kepada gadis yang tengah berdansa bersamanya ini.

Udara malam semakin dingin, dan suasana juga sudah sangat sepi sekali. Sepertinya mereka sudah terlalu lama berdansa sehingga melupakan waktu. Angin malam juga sudah semakin kencang, dan semakin dingin tentunya. Mungkin ini saatnya mereka untuk berhenti berdansa dan kembali ke asrama. Mereka tidak mungkin berdansa terus sampai pagi atau berada di atap sekolah sampai pagi.

"Sudah hampir jam malam. Kurasa sebaiknya cukup sampai disini saja?"


"Yes, my lady." balas Luke. Keduanya berhenti berdansa. Luke dengan lembut mengecup punggung tangan kanan Tokiya, menundukkan tubuhnya. "Good night, Princess."


[Out]

_________________



Don't love me for fun, girl
Let me be the one, girl
Love Me For a Reason
Let the reason be love—
- Boyzone


—Countless thanks to Ichiya_Yuka-tan for the set—
Back to top Go down
View user profile http://iris-e.livejournal.com/
Sponsored content




PostSubject: Re: Save the Last Dance for Me   Today at 3:04 pm

Back to top Go down
 
Save the Last Dance for Me
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 2Go to page : 1, 2  Next
 Similar topics
-
» Help me with a custom Save File, anyone?
» SAVE THE SERVERS!!!
» 3+ cover save for vehicles?
» Super Strong Book!!! (God Save The King ctg)
» Save Cleaner by Kuree [Updating for new travel engine in university]

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Abstract School :: Away Away Away :: Finished Thread-
Jump to: