Abstract School

Indonesian Roleplay Forum based on Alice Academy story
 
HomePortalFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in

Share | 
 

 the lake

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1, 2
AuthorMessage
Guest
Guest



PostSubject: Re: the lake   Thu Oct 09, 2008 3:52 pm

Quote :
Sayumi diam sejenak, dia teringat akan keluarga yang ia tinggalkan, tapi sudahlah pada akhirnya aku juga memiliki keluarga disini. " oh ya benar tempat ini begitu menyenangkan semuanya lengkap dan tidak ada dimana-mana" jawab Sayumi.

Arara~ Sayumi-chan lagi ada masalah.. Lebih baik didiamkan dulu saja, yah..,kata Liz dalam hati, sambil tersenyum ramah pada Sayumi.

"Ya, memang. Tetapi konsekuensinya, agak susah juga ya, kalau mau pulang kampung...," kata Liz ramah, dengan tetap tersenyum. "Yah~ jadi ingat orang tua, jadi ingin membuk.. Uups~!", dan hampir saja Liz mengucap kata kode limiter Alice-nya, yang mungkin saja akan membuat rencana perkenalannya kacau.


Quote :
"Er—salam kenal juga. Aku Kimiko Yui, A Senior High School, Technical Ability. Er—dipanggilnya apa ya?" tanya Yui kepada perempuan itu.

"Ya~! Salam kenal juga. Panggil saja Liz, cukup singkat saja," kata Liz singkat tapi tetap ramah. "Ano~ satu asrama rupanya ya.. Dan, kalau boleh jujur, saya tidak sesupel seperti yang kamu kira, kok. Justru saya err.. agak menakutkan, jika Alice saya aktif. Juga.. tampaknya kamu ada masalah, dari raut mukamu. Apa.. ada yang bisa saya bantu, jika kamu tidak keberatan, sih,"
Back to top Go down
sayumi michishige
Single Star
Single Star


Posts : 1126
Join date : 2008-09-02
Age : 22
Location : negri khayalan saya sendiri

Character Sheet
Alice: Escapism Alice
Class: B-junior high school
Self Quote: friends ask why you're crying....Best friends already have the shovel ready to bury the loser that make you cry

PostSubject: Re: the lake   Thu Oct 09, 2008 4:04 pm

Quote :
"—kalian mau 'kan menerimaku apa adanya?" tanya Yui

Sayumi tersenyum pada yui, " hem yui tentu saja, memangnya kalau berteman harus melihat orang dari segi postur tubuh ang pentingkan orang itu baik dan tidak sombong" lalu menepuk pundak yui.

Quote :
"Ya, memang. Tetapi konsekuensinya, agak susah juga ya, kalau mau pulang kampung...," kata Liz ramah, dengan tetap tersenyum. "Yah~ jadi ingat orang tua, jadi ingin membuk.. Uups~!", dan hampir saja Liz mengucap kata kode limiter Alice-nya, yang mungkin saja akan membuat rencana perkenalannya kacau.

"ya benar klo mau pulang kampung sulit, tapi seyidaknya kita disini juga memiliki keluargakan" sambil terseyum membalas senyum lizz. Tiba-tiba saja kata-kata liz terhenti " loh kau tadi mau ngomong apa?" tanyanya karena mendengar kata-kata liz yang terpotong.
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: the lake   Thu Oct 09, 2008 4:20 pm

Quote :
" loh kau tadi mau ngomong apa?" tanyanya karena mendengar kata-kata liz yang terpotong.

Liz tersenyum, dan menjawab pelan. Nada suaranya mulai berubah, tidak lagi seramah tadi. "Kode pembuka limiter Alice saya. Sengaja tidak saya lanjutkan, karena... saya takut kalian semua menjauhi saya. Saya takut saya terkucil lagi. Saya.. saya tidak mau Alice saya kelewat batas membuat saya menderita..,"

Liz pun duduk diam, dan mulai bercerita lagi. "Setidaknya, kalian punya Alice yang berguna bagi setiap orang. Tidak seperti saya yang bisanya menyusahkan saja,".

"Di balik perban ini," lanjut Liz sambil menunjukkan perban tebal yang menyelimuti tubuhnya," ..kulit saya yang buruk akibat tergores, luka-luka karena sentuhan sedikit saja, jika saya mengaktifkan Alice saya. Saya.. merasa sedikit terkucil karena Alice ini, sungguh - Alice ini membuat sifat buruk saya keluar, meluap-luap, melukai tubuh dan jiwa saya...,"


Quote :
"Sebenarnya—aku masih baru di sini. Dan aku takut, orang-orang di sekitarku masih belum bisa menerima kehadiranku," ucap Yui.

Quote :
"—kalian mau 'kan menerimaku apa adanya?" tanya Yui.

"Maaf Yui-san, jika perkataan saya ini melukai Anda..,"kata Liz, tampaknya dia mulai meracau," - Sebenarnya, yang harusnya berkata seperti itu, adalah saya. Saya psikopat, saya maniak, dan saya.. makhluk buangan. Seperti kata orang-orang di dekat saya dulu sewaktu belum pindah ke akademi, Saya seharusnya mati."

Liz pun menekuk kakinya, mulai duduk seperti oarng buangan. Kepalanya dia sembunyikan di dalam lipatan paha dan tubuhnya, dan tubuhnya.. mulai bergetar. Menangis lagi.
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: the lake   Thu Oct 09, 2008 4:34 pm

Ya, salam kenal juga~! Panggil Liz saja ya, biar lebih akrab,"

"Tidak sopan kalau Shura berkata begitu, Liz--san." Jawabnya tersipu, susah untuk menyetujui ajakan orang untuk memanggilnya hanya dengan nama. Lalu Shura mendelik lagi, menatap Yui yang sepertinya ingin mengucapkan sesuatu.

"Sebenarnya—aku masih baru di sini. Dan aku takut, orang-orang di sekitarku masih belum bisa menerima kehadiranku,—kalian mau 'kan menerimaku apa adanya?"

Yeah, akhirnya itu yang keluar dari mulut seorang senior yang sepertinya minder.
"Shura menerima siapa saja dengan senang hati.." Jawabnya jujur, sambil masih tersenyum riang.
Back to top Go down
sayumi michishige
Single Star
Single Star


Posts : 1126
Join date : 2008-09-02
Age : 22
Location : negri khayalan saya sendiri

Character Sheet
Alice: Escapism Alice
Class: B-junior high school
Self Quote: friends ask why you're crying....Best friends already have the shovel ready to bury the loser that make you cry

PostSubject: Re: the lake   Thu Oct 09, 2008 4:39 pm

Quote :
Liz pun menekuk kakinya, mulai duduk seperti oarng buangan. Kepalanya dia sembunyikan di dalam lipatan paha dan tubuhnya, dan tubuhnya.. mulai bergetar. Menangis lagi.

Sayumi amat kaget ternyata alice milik liz itu berbahaya,sayumi menepuk pundak lizz" sudahlah dibalik itu semua pasti ada gunanya yang belum kamu ketahui " sambil terseyum sama lizz.Suasana menjadi hening..........." Yah....ada yang bawa makanan" tanya sayumi mengalihkan perhatian.

Ternyata semua teman sayumi yang dikenalnya pada memiliki masalah semuanya dan masalah yang mereka hadapi lebih berat dari yang ia hadapi. Ia teringat kembali dengan wanita yang ia temui di CT " hem mungkin wanita itu memang tidak ingin berteman dengan orang bnyak" pikir sayumi. " hem..ya sudahlah kita ambil sisi positifnya saja" lanjut sayumi kepada orang-orang disekitarnya itu yang mulai menghening.
Back to top Go down
View user profile
Kimiko Yui
Single Star
Single Star


Posts : 184
Join date : 2008-10-07

Character Sheet
Alice: Bird Origami Maker Alice
Class: Senior High A
Self Quote: "K—keep away from me!"

PostSubject: Re: the lake   Thu Oct 09, 2008 4:50 pm

"Ya~! Salam kenal juga. Panggil saja Liz, cukup singkat saja,"

"Ano~ satu asrama rupanya ya.. Dan, kalau boleh jujur, saya tidak sesupel seperti yang kamu kira, kok. Justru saya err.. agak menakutkan, jika Alice saya aktif. Juga.. tampaknya kamu ada masalah, dari raut mukamu. Apa.. ada yang bisa saya bantu, jika kamu tidak keberatan, sih,"


Liz? Nama yang unik untuk seorang perempuan sepertinya. Dan, rupanya dia tipe perempuan yang rendah hati juga. Ah, baguslah Yui bisa satu angkatan dengan perempuan sepertinya. Yui hanya tersenyum kecil ketika pertanyaan yang sama seperti yang Shura tanyakan terlontar dari mulut Liz. Apa kau akan berusaha mengelak lagi, Yui? Tidak, Yui tidak ingin kabur dari apapun sekarang. Tetapi, dia juga tidak ingin membuat repot orang lain seperti ini. Bahkan sudah membuat Shura dan Liz sampai khawatir seperti ini. Kau memang bodoh, Yui—

" hem yui tentu saja, memangnya kalau berteman harus melihat orang dari segi postur tubuh ang pentingkan orang itu baik dan tidak sombong"

"Shura menerima siapa saja dengan senang hati.."


Rupanya di dengar. Ucapannya tadi di dengar oleh Sayumi dan Shura. Bahkan, Sayumi dan Shura juga memberikan jawaban yang membuat perasaan Yui terasa lebih lega sekarang. Beginikah rasanya mempunyai dan dikelilingi oleh teman perempuan yang baik hati dan perhatian dengan Yui? Yeah, Yui masih belum bisa berani dekat dengan anak laki-laki. Fobia aneh darimanakah ini? Dasar, Yui— "Terima kasih banyak sekali lagi, Sayumi dan Shura. Baiklah, aku juga akan berusaha untuk menjadi orang baik dan tidak sombong!" ucapnya sedikit bersemangat. Yui berusaha untuk berubah. Berubah dari sifatnya yang dulu.

" - Sebenarnya, yang harusnya berkata seperti itu, adalah saya. Saya psikopat, saya maniak, dan saya.. makhluk buangan. Seperti kata orang-orang di dekat saya dulu sewaktu belum pindah ke akademi, Saya seharusnya mati."

Mati—? Itu juga dulu adalah satu-satunya pikiran yang terlintas dalam benak Yui ketika merasa dirinya tidak diterima di masyarakat luar. Mati. Kematian adalah akhir dari penderitaan. Ya, akhir dari penderitaan yang selama ini selalu diterima Yui. Lagipula, tidak akan ada yang sedih jika Yui mati. Bahkan ayahnya yang sudah menelantarkannya. Tetapi, berkat bimbingan dari seseorang dulu, Yui bisa sedikit berubah dan mengerti apa artinya dari sebuah hidup. Jadi, Yui tidak ingin mati sekarang. Dia masih ingin hidup dan melihat dunia luar dengan matanya sendiri. Terbang bebas, seperti burung, dan melihat dunia luar dengan matanya sendiri dari atas langit. Itulah yang menjadi penyemangat hidupnya selama ini.

Liz menangis. Merungkuk dan menangis. Apa Yui salah? Lagi-lagi Yui berbuat sesuatu yang salah kah? Tidak, tidak lagi— Kumohon, Yui tidak ingin melihat ada air mata yang mengalir dari kelopak mata dirinya sendiri dan orang lain lagi. "Jangan menangis, Liz— Tidak ada manusia yang tidak pantas hidup di dunia. Maka dari itu, kita berjuang bersama-sama ya. Berjuang agar orang-orang di sekitar kita tidak memandang rendah kita lagi," ucap Yui, berusaha menyemangati Liz.
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: the lake   Thu Oct 09, 2008 5:24 pm

Yui kembali ceria, rasa mindernya berkurang karena pernyataan Shura dan Sayumi. Sedangkan, Liz bersikap terbalik. Ia menangis menyesali sesuatu, bahkan menyebut nyebut kata 'mati' yang sungguh membuat Shura ketakutan. Terngiang dalam pikirannya ; Kenapa para orang dewasa selalu berpikir untuk mati bila menemui jalan buntu dalam hidupnya? Tidakkah mereka mensyukuri jangka hidup yang amat sangat sebentar ini?

Well, permasalahan sosial ini adalah hal yang cukup ditakuti Shura. Pikiran anak-kecilnya tidak dapat melampaui lebih dari itu. Ia tidak mengerti, bingung, tidak tahu.

Shura mundur menjauh dari mereka, menghindar dari 'hal itu'. Ingin rasanya ia berteriak supaya mereka berhenti bicara soal hidup-mati-sengsara seperti itu.

"Ja... Jangan lagi, Yui--san, Liz--san...."
Kata kata itu terlontar saja dari mulutnya. Pelan, penuh ketakutan.
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: the lake   Thu Oct 09, 2008 8:46 pm

Liz masih menekuk kepalanya. Tampaknya dia benar-benar terlarut dalam kesedihan dan kenangan masa lalunya yang buruk. Badannya juga masih tampak sedikit bergetar, dia benar-benar menangis.


Quote :
" sudahlah dibalik itu semua pasti ada gunanya yang belum kamu ketahui " sambil terseyum sama lizz.

"Aku.. aku tidak melihat suatu manfaat dari Alice ini. Bisanya apa? Cuma bisa melukai badan saja, membuat orang lain mundur, karena dengan melukai badan.. aku merasa gembira dan lepas, dan lalu, kesenangan terbalik, tak ada teman buatku," kata Liz, atas pernyataan Sayumi.

Sejenak kemudian, Liz mengangkat mukanya. Genangan air mata meleleh ke pipinya, yang lalu segera hilang karena Liz menghapusnya dengan tangan.

Oh yeah~ tampaknya, pengamatanku yang dahulu, harus berlanjut lagi.. Terimakasih, Sayumi-chan.., kata Liz dalam hati, saat ar matanya habis dihapus.


Quote :
"Jangan menangis, Liz— Tidak ada manusia yang tidak pantas hidup di dunia. Maka dari itu, kita berjuang bersama-sama ya. Berjuang agar orang-orang di sekitar kita tidak memandang rendah kita lagi," ucap Yui, berusaha menyemangati Liz.

Liz tersenyum singkat.. dan sinis. Dia memandang Yui sekejap, lalu membenahi posisi duduknya. Dan dia kemudian menghela napas, dan mulai berujar lagi.

"Dulunya aku juga berpikir begitu, semua manusia pantas untuk hidup.. dengan layak, tiap kali manusia itu lahir di dunia. Aku dulu juga sempat berpikir, aku harus mengubah hidupku. Dari yang buruk ini, jadi kebalikannya. Ya- aku akan membuat orang tuaku bangga, mereka akan mengakuiku sebagai seorang manusia, bukan benda, apalagi sampah seperti sekarang," kata Liz sedikit berapi-api. Kenangan buruknya tentang orang tuanya yang telah menelantarkan dia membuatnya berkata seperti itu. Perasaannya bergolak, antara kenangan buruknya dan keinginannya untuk berubah.

Liz kemudian tersenyum kembali. Kali ini tidak sinis, well, tidak begitu sinis. Kelihatannya emosinya sudah tenang kembali, tidak penuh amarah dan berapi-api seperti tadi. "Tapi, saat itu.. hingga sekarang, yang masih menjadi ganjalan di benakku, adalah Alice ini. Sebuah Alice yang entah kenapa, dengan begitu tidak berdosanya menempel padaku, dan membuat aku menderita,". Sejujurnya, dalam hati Liz ingin sekali bisa tahu, dan mengerti apa sebenarnya manfaat dari Alice ini. Namun dia tidak bisa, bukan.. tidak tahu apa itu. Dia masih dibingungkan akan dogma, serta stigma masyarakat tentang setan, jin atau hal-hal okultis lain pada seorang dengan kemampuan khusus seperti dirinya dan kawan-kawan yang saat ini duduk di depannya.

"Ya.. dan, akhirnya, aku masih bingung. Bisakah aku berguna, atau setidaknya, bisa sedikit meringankan beban orang lain dengan kemampuan lebih ini? Huff..," lanjutnya lagi.


Quote :
Ia menangis menyesali sesuatu, bahkan menyebut nyebut kata 'mati' yang sungguh membuat Shura ketakutan. Terngiang dalam pikirannya ; Kenapa para orang dewasa selalu berpikir untuk mati bila menemui jalan buntu dalam hidupnya? Tidakkah mereka mensyukuri jangka hidup yang amat sangat sebentar ini?

"Bukan.. bukannya aku menyelesaikan dengan mati, tetapi.. kadang-kadang, sempat terlintas di benakku, kenapa Tuhan menciptakan makhluk seperti aku, yang jelek, buruk rupa, dan tanpa guna ini? Apa Tuhan tidak salah? Tidakkah Tuhan dengar yang dibilang orang-orang, aku itu sebaiknya lenyap saja? Mengapa Tuhan tidak segera melenyapkan aku?" jawab Liz atas ekspresi Shura, yang nampaknya ketakutan akan pernyataannya tadi. "Sejujurnya, mati itu memang bukan penyelesaian. Namun, kadang, dengan mati, masalah itu tampak selesai di permukaannya saja. Bahwa si A telah mati, putuslah hubungannya dengan dunia fana. Bukan~! Mati itu.. terkadang, bisa membawa dampak bagi orang-orang terdekatmu. Dan juga, masih ada tanggung jawab, di akhirat sana. tempat kamu akan diberi ganjaran sesuai perbuatanmu selama hidup,"

Liz kemudian mengakhiri bicaranya. Dan tersenyum kembali, kali ini sama sekali tidak sinis. Dalam hati, dia bersyukur, setidaknya ada yang mau mendengar jeritan hatinya yang selama ini benar-benar mengganjalnya.

Minna.. terimakasih sekali lagi..,
Back to top Go down
sayumi michishige
Single Star
Single Star


Posts : 1126
Join date : 2008-09-02
Age : 22
Location : negri khayalan saya sendiri

Character Sheet
Alice: Escapism Alice
Class: B-junior high school
Self Quote: friends ask why you're crying....Best friends already have the shovel ready to bury the loser that make you cry

PostSubject: Re: the lake   Thu Oct 09, 2008 10:20 pm

Sayumi menghelakan nafasnya " huh sudahlah jangan bahas hal-hal seperti itu, lihat disini ada anak kecil, lihatlah Shura dia tampak ketakutan" sambil menujuk kearah Shura. Sayumi terdiam sejenak, Sayumi yang tadinya lemah lembut penuh dengan seyuman tiba-tiba saja berubah dia berbicara dengan nada tinggi " apa kalian mau Shura yang masih kecil berpikir buruk tentang memiliki alice dan academy ini, apa kalian mau Shura tidak memiliki masa depan " nafas sayumi agak ngos-ngosan.

Suara sayumi berubah kembali seperti awal " Maaf tadi aku lancang karena aku tidak ingin kalian ini bersedih, kuharap kita bisa saling membantu" sayumi menundukan kepalanya karena merasa bersalah. "maafkan aku tadi sudah lancang padahal kaliankan seniorku" dengan nada yang amat kecil. Suasana menjadi amat hening.

Sayumi merasa dia sudah membuat suasana menjadi tidak enak, "maafkan aku gara-gara aku bicara lancang kita yang tadi sedang asyik ngobrol jadi hening begini dan penuh air mata, sekali lagi maafkan aku, bisakah kita mulai dari awal lagi" lanjut sayumi.
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: the lake   Thu Oct 09, 2008 11:29 pm

Liz melanjutkan opini--nya panjang lebar. Ia mulai menyalahkan dirinya sendiri dan---- err..-- Shura menutup kedua telinganya dengan tangan mungilnya sehingga ia tak mendengar lanjutannya. Ini terlalu berat, meskipun Shura sudah genap berusia 9 tahun-- sedang mendaki menuju fase remaja.
Shura kembali mendorong dirinya sendiri mundur dan menjauh.
Entah kenapa akhirnya ia mulai merasa bersalah. Suasananya jadi buruk begini, dan perbuatan Shura tadi seakan menyulut rasa ketidak--enakkan di sini. Bahkan ia membuat Sayumi angkat bicara juga, alias membuatnya --err... Kesal.

Rambut birunya yang panjang menjuntai-- tersibak ketika tiba-tiba ia menggelengkan kepalanya pelan-pelan. Sambil menggigit bibir bawahnya kuat-kuat untuk menghindari jatuhnya air-mata, ia berkata...

"Semuanya, ma--maaf.. Shura tidak bisa mengikuti pembicaraan ini."
Ujarnya dengan senyum pilu, dan berbalik membelakangi mereka. Lalu gadis itu berlari menjauh, dengan mengusap matanya.

[OUT]

((OOC: Shura ga kabur, loh nekomouthsmile))
Back to top Go down
makino hayase
Single Star
Single Star


Posts : 326
Join date : 2008-09-19
Age : 23
Location : nyong~

Character Sheet
Alice: Animal Talking Alice
Class: B - Junior High School
Self Quote:

PostSubject: Re: the lake   Fri Oct 10, 2008 9:49 am

Makino yang daritadi hanya diam saja dan menonton, merasa tidak enak karena dari tadi dia diam saja. Dia juga merasa bahawa susasana saat itu sedang tidak enak, dan berusaha untuk mencerahkan suasana.

"A...aku Makino Hayase, dari kelas B Junior High... maaf memotong..."

katanya kepada Sayumi, Yui, Shura & Liz, sambil menunduk malu"
Back to top Go down
View user profile http://thebrokenplaceno209.blogspot.com
sayumi michishige
Single Star
Single Star


Posts : 1126
Join date : 2008-09-02
Age : 22
Location : negri khayalan saya sendiri

Character Sheet
Alice: Escapism Alice
Class: B-junior high school
Self Quote: friends ask why you're crying....Best friends already have the shovel ready to bury the loser that make you cry

PostSubject: Re: the lake   Sat Oct 11, 2008 10:35 am

Quote :
"A...aku Makino Hayase, dari kelas B Junior High... maaf memotong..."

katanya kepada Sayumi, Yui, Shura & Liz, sambil menunduk malu

sayumi terhenti karena ada salah satu dari mereka yangd ari tadi hanya diam tiba-tiba saja memperkenalkan diri. Sayumi mau menanggapi biar mengubah suasana itulah yang dipikirkan sayumi. "Salam kenal juga hayase " sambil membungkukkan badannya. " wah ternyata kita sekelas ya sama-asma b-junior high..." lanjut sayumi. perlahan-lahan suasana semakin berubah, sudah lumayan tenang. Kurasa hayase sudah membuat susana mulai membaik " sayumi pun tersenyum pada hayase " terima kasih " sahut sayumi.
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: the lake   Mon Oct 13, 2008 12:24 pm

Quote :
"A...aku Makino Hayase, dari kelas B Junior High... maaf memotong..."

"Ara~.. nampaknya ada seorang yang terlewat. Ya~ nama saya, Lizzy. Cukup Liz saja, tidak usah diberi imbuhan apa-apa. Ahaha~" jawab Liz atas perkenalan diri seorang gadis yang bernama Makino. Well, tampaknya penyakit 'kontrol diri' Liz sudah hilang. *perhatikan gaya dia berbicara, beda sekali kan?nekomouthsmile*


Quote :
"Semuanya, ma--maaf.. Shura tidak bisa mengikuti pembicaraan ini."
Ujarnya dengan senyum pilu, dan berbalik membelakangi mereka. Lalu gadis itu berlari menjauh, dengan mengusap matanya.

Ah.. satu lagi, seorang gadis sekitar 9 tahun-an, kabur setelah melihat ceritaku. Fuu~ sulitnya jika 'kontrol diri' ngga bagus.., ujar Liz dalam hati, lalu tersenyum singkat. Tampaknya dia sudah benar-benar berhenti dari mode gila-nya tadi.

"Uhmm... Well, saya amsih ada tugas, Bahasa Ingris dari guru saya. Waktu bersantai tampaknya sudah usai.. Ya~ Sampai jumpa lain waktu~!" kata Liz kemudian. Dia akhirnya memutuskan untuk pergi dari danau itu, karena dia takut sekali lagi membuat orang-orang menyingkir darinya, takut akan dirinya yang sedikit terganggu itu.

"Oh ya~"
Liz pun mengeluarkan sesuatu dari dalam sakunya, beberapa batang coklat. Hmm.. hadiah perpisahan yang manis, walau nilainya tidak seberapa. Begitu pikirnya sebelum akhirnya dia memberikan batang coklat itu pada Sayumi.

"Ano.. coklatnya, silahkan dimakan. Kalau mau sih, sayang kalau tidak dimakan. Hee~ saya terlanjur beli banyak, padahal saya sedang diet. Ahaha~" kata Liz setelah mengulurkan coklatnya pada Sayumi.


Quote :
Sayumi menghelakan nafasnya " huh sudahlah jangan bahas hal-hal seperti itu, lihat disini ada anak kecil, lihatlah Shura dia tampak ketakutan" sambil menujuk kearah Shura. Sayumi terdiam sejenak, Sayumi yang tadinya lemah lembut penuh dengan seyuman tiba-tiba saja berubah dia berbicara dengan nada tinggi " apa kalian mau Shura yang masih kecil berpikir buruk tentang memiliki alice dan academy ini, apa kalian mau Shura tidak memiliki masa depan " nafas sayumi agak ngos-ngosan.

Quote :
Suara sayumi berubah kembali seperti awal " Maaf tadi aku lancang karena aku tidak ingin kalian ini bersedih, kuharap kita bisa saling membantu" sayumi menundukan kepalanya karena merasa bersalah. "maafkan aku tadi sudah lancang padahal kaliankan seniorku" dengan nada yang amat kecil. Suasana menjadi amat hening.

Sekali lagi Liz tersenyum penuh makna, sambil memandang Sayumi. "Sayumi-chan, terimakasih banyak, ya.. Saya.. ternyata belum mengerti apa-apa tentang hidup. Dan baru sadar setelah kamu mengatakan beberapa hal tadi. Terimakasih ya..," kata Liz.

"Ya.. saya harap, saya bisa bertemu kalian lagi. Kalian.. emm.. teman-teman yang baik sekali," kata Liz, setelah memalingkan mukanya dari menatap Sayumi tadi. "Yaa.. sayounara~!"

Lalu Liz pun melangkah pergi dari tepi danau itu, kembali ke kamar asramanya untuk menyelesaikan tugasnya yang menumpuk.

[OUT]
Back to top Go down
sayumi michishige
Single Star
Single Star


Posts : 1126
Join date : 2008-09-02
Age : 22
Location : negri khayalan saya sendiri

Character Sheet
Alice: Escapism Alice
Class: B-junior high school
Self Quote: friends ask why you're crying....Best friends already have the shovel ready to bury the loser that make you cry

PostSubject: Re: the lake   Mon Oct 13, 2008 1:46 pm

Quote :
"Ano.. coklatnya, silahkan dimakan. Kalau mau sih, sayang kalau tidak dimakan. Hee~ saya terlanjur beli banyak, padahal saya sedang diet. Ahaha~" kata Liz setelah mengulurkan coklatnya pada Sayumi.

sayumi menoleh ke lizz, lizz menawari sayumi dengan sebatang coklat " hem,...oh ya terima kasih!" sahut sayumi sambil menngambil coklat dari lizz.

Quote :
Sekali lagi Liz tersenyum penuh makna, sambil memandang Sayumi. "Sayumi-chan, terimakasih banyak, ya.. Saya.. ternyata belum mengerti apa-apa tentang hidup. Dan baru sadar setelah kamu mengatakan beberapa hal tadi. Terimakasih ya..," kata Liz.

Sayumi agak tidak mengerti apa yang diucapkan lizz tapi dia merasa mungkin kata-katanya telah membantu lizz " ----- ya sama-sama " sahut sayumi dengan tersenyum lebar.

Quote :
"Ya.. saya harap, saya bisa bertemu kalian lagi. Kalian.. emm.. teman-teman yang baik sekali," kata Liz, setelah memalingkan mukanya dari menatap Sayumi tadi. "Yaa.. sayounara~!"

Tiba-tiba saja lizz pergi katanya sih dia mau mengerjakan tugasnya, sayumi senang bisa bertemu dgn mereka semua, " sampai berjumpa lagi " sahut sayumi membalas kata-kata lizz.
Back to top Go down
View user profile
makino hayase
Single Star
Single Star


Posts : 326
Join date : 2008-09-19
Age : 23
Location : nyong~

Character Sheet
Alice: Animal Talking Alice
Class: B - Junior High School
Self Quote:

PostSubject: Re: the lake   Mon Oct 13, 2008 7:04 pm

"sa... sampai jumpa lizz..." katanya sambil melambaikan tangannya pada Liz. Akhirnya hanya tinggal bertiga, dirinya, Sayumi, dan Yui. Dia pun menunduk, karena ntah mengapa merasa tidak enak setelah mendengar cerita dari mereka semuanya. Dan dia pun terdiam karena bingung mau memulai pembicaraan apa. Dalam hati ia berfikir, muncul lagi sifat introvert-nya, sifat sulit untuk beradaptasi dengan lingkungannya yang baru. Dan sifatnya yang sulit untuk menghibur orang lain. Dia bingung apa yang harus dilakukannya untuk mencerahkan suasana.

Tanpa sengaja, dia melihat seekor kucing yang lewat di dekat danau. Dia pun memanggilnya untuk mengajaknya bicara. Ditanyakannya ke kucing itu, apakah dia lapar atau tidak. Kemudian ia menoleh pada Sayumi, "apakah aku boleh minta coklatnya? Aku ingin memberi kucing ini makan, tapi apakah dia mau makan coklat ya?"
Back to top Go down
View user profile http://thebrokenplaceno209.blogspot.com
Kimiko Yui
Single Star
Single Star


Posts : 184
Join date : 2008-10-07

Character Sheet
Alice: Bird Origami Maker Alice
Class: Senior High A
Self Quote: "K—keep away from me!"

PostSubject: Re: the lake   Wed Oct 15, 2008 2:28 pm

Yui terdiam. Dia sudah berbicara yang tidak-tidak rupanya. Bahkan kepada gadis yang lebih kecil darinya seperti Shura dan Sayumi. Sebagai seorang 'senior', dia tidak bisa menunjukkan jiwa 'senior'-nya. Yui. Bodoh.

Melihat seorang perempuan lain yang datang, Yui kembali memasang senyumnya. Fake smile, eh? Yah, ini untuk menutupi hatinya yang kacau balau, mungkin. "Salam kenal, Makino. Aku Yui, panggil saja begitu," ucapnya.

Merasa tidak enak atas semua yang terjadi tadi, Yui segera beranjak dari tempatnya. Dia tidak bisa memandang muka siapa-siapa lagi disana. "Aku... Aku harus pergi," ucapnya. "...maaf," Tanpa mengucapkan banyak kata lagi, dia segera berlari meninggalkan danau. Pergi, ke tempat lain, sepertinya.

[Out]
Back to top Go down
View user profile
makino hayase
Single Star
Single Star


Posts : 326
Join date : 2008-09-19
Age : 23
Location : nyong~

Character Sheet
Alice: Animal Talking Alice
Class: B - Junior High School
Self Quote:

PostSubject: Re: the lake   Fri Oct 17, 2008 2:20 pm

"Aku... Aku harus pergi," ucapnya. "...maaf,"

"Ya, sampai jumpa kak..." kata Makino, sambil melambaikan tangannya kepada Yui.
Kemudian, Maki pun melihat ke arah jam tangannya. Ah, sebentar lagi harus kembali ke kelas. Dia pun memandang ke arah Sayumi, kemudian memegang tangan Sayumi "Ah, kita kembali ke kelas bersama yuk?" ajaknya
Back to top Go down
View user profile http://thebrokenplaceno209.blogspot.com
sayumi michishige
Single Star
Single Star


Posts : 1126
Join date : 2008-09-02
Age : 22
Location : negri khayalan saya sendiri

Character Sheet
Alice: Escapism Alice
Class: B-junior high school
Self Quote: friends ask why you're crying....Best friends already have the shovel ready to bury the loser that make you cry

PostSubject: Re: the lake   Fri Oct 17, 2008 7:57 pm

Quote :
"Aku... Aku harus pergi," ucapnya. "...maaf,"

"bye..bye...yui senpai!" sambil melambaikan tangannya..

Quote :
"Ah, kita kembali ke kelas bersama yuk?" ajaknya

tiba-tiba saja disana jadi sepi tidak ada siapa-siapa, tinggal sayumi dan makino. makino mengajaknya pergi ke kelas. sayumi terseyum pada makino " yuk, disini sudah mulai bosen" sahut sayumi. kemudian pergi bersama makino kekelas.

OOT: mau bkn topik baru di kelas g??

[out]
Back to top Go down
View user profile
makino hayase
Single Star
Single Star


Posts : 326
Join date : 2008-09-19
Age : 23
Location : nyong~

Character Sheet
Alice: Animal Talking Alice
Class: B - Junior High School
Self Quote:

PostSubject: Re: the lake   Sat Oct 18, 2008 12:13 pm

Makino tersenyum dan menunduk, kemudian mereka pun pergi ke kelas

[OUT]

OOT : ayo bikin x3
Back to top Go down
View user profile http://thebrokenplaceno209.blogspot.com
Sponsored content




PostSubject: Re: the lake   Today at 3:06 pm

Back to top Go down
 
the lake
View previous topic View next topic Back to top 
Page 2 of 2Go to page : Previous  1, 2
 Similar topics
-
» Kayaking Lessons Weekly - Clear Lake Shores Texas
» Lake Pontchartrain Crab Cakes
» The duck may swim in the lake.....
» Tau army
» Hangin at the lake

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Abstract School :: Away Away Away :: Finished Thread-
Jump to: