Abstract School

Indonesian Roleplay Forum based on Alice Academy story
 
HomePortalFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in

Share | 
 

 Study for Dummies

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : 1, 2, 3  Next
AuthorMessage
Yamazakura Ayumu
Double Star
Double Star


Posts : 352
Join date : 2008-09-01
Age : 23

Character Sheet
Alice: Hair Clone Alice
Class: A Senior High
Self Quote: Happiness is.. Hot cocoa on a cold day.

PostSubject: Study for Dummies   Mon Oct 06, 2008 3:57 pm

OOC : ayo2 semua yang nganggur ikutan ajah x3 lokasi di perpustakaan SMA yang sepi, siang hari~
---------------------------------------------------------------------------------

Ayumu yang baru saja bertandang ke Special Room sekadar untuk mengeringkan bajunya kini menuju ke perpustakaan SMA. Apa yang ingin gadis itu lakukan di perpustakaan sana? Entahlah... Pikiran Ayumu memang sangat sulit untuk ditebak.

Ia melangkah masuk ke dalam ruangan perpustakaan yang sepi tersebut. Gadis itu duduk di kursi yang kosong -- dengan meja besar di hadapannya dan membuka tas ranselnya... Mengeluarkan buku pelajaran tebal berjudul 'Fisika untuk SMA' --buku yang bagi kebanyakan orang cukup nista untuk dibaca di waktu luang.

Wait... Apa yang gadis itu lakukan?! Apa dia tidak punya kerjaan lain selain memelototi buku yang setebal dosa itu? Ah, usut punya usut, dia mempunyai maksud di balik tindakannya itu. Dia ingin naik menjadi triple star! Dia ingin kenaikan uang jajan untuk membeli banyak makanan!

Yah, itulah Ayumu. Dia memang gadis yang aneh. Kalau melakukan sesuatu, pasti ada maunya.

Perlahan tapi pasti, ia membuka halaman pertama dari buku seberat kira-kira dua kilogram itu *lebay* dan mulai memelototi tulisan-tulisan kecil yang berderet di halaman tersebut. Ia terlihat sangat serius sekali, sampai-sampai menimbulkan kesan bahwa ia akan menerkam tiap-tiap orang yang mengganggunya.

_________________


Ayumu -- Dora Versionngakak guling2

Spoiler:
 
Back to top Go down
View user profile
Hanazono
Single Star
Single Star


Posts : 311
Join date : 2008-09-24
Age : 25

Character Sheet
Alice: Dracaena
Class: A - Senior High
Self Quote: "Oh?"

PostSubject: Re: Study for Dummies   Mon Oct 06, 2008 9:32 pm

Langkah kakinya pelan, sangat pelan dan bahkan tidak terdengar suaranya; kebiasaan Hana yang berjalan tanpa suara. Setelah mengunjungi gedung Junior High—yang entah untuk apa Ia kesana, akhirnya setelah beberapa kali berputar-putar di halaman Senior High—yang tak dapat ia hapal dengan baik, gadis berambut biru-gelap nyaris hitam ini tiba di sebuah ruangan yang cukup luas dengan banyak rak-rak buku.

Suasananya sepi, wajar karena ini perpustakaan. Tunggu, untuk apa Hana kemari? Mm, Hana sendiri juga tidak tahu. Ia hanya mengikuti feelingnya, mengikuti kemana saja kakinya melangkah, dan justru karena itu Ia sangat sering tersesat disamping Hana buta arah. Jadi intinya; kali ini pun Hana tersesat sebanyak tiga kali di hari keduanya di sekolah. 'Tidak apa, baru tersesat dua kali', pikirnya enteng yang tampaknya sudah terbiasa dengan hal yang satu itu.

Tangan kurusnya membuka pintu perpustakaan yang berdiri kokoh dihadapannya, Ia cukup kesulitan namun berhasil membukanya. Penjaga perpustakaan meliriknya sebentar, mungkin terpikir akan penghuni sekolah yang belum pernah dilihat sebelumnya namun Hana cuek-cuek saja. Ia tidak peduli. Kedua bola mata coklat-kusamnya menatap ke segala penjuru, Ia bingung, Hana tidak ingin belajar atau pun membaca buku tapi apalagi yang dapat dilakukannya disana?

'Goldilocks And The Three Bears'

Fabel. Tanpa pikir panjang Hana yang berdiri depan salah satu rak buku yang besar mengambil buku cerita tersebut, sesaat terpikirkan; 'Kenapa ada cerita anak-anak di perpustakaan Senior High?', tapi sudahlah, siapa peduli. Setidaknya kini Hana bisa menikmati 'waktu tersesat'nya dengan melakukan sesuatu. Tidak seperti diinterogasi oleh empat orang dewasa di malam hari seperti kemarin atau obrolan tak jelas seperti saat di atap Junior High beberapa waktu yang lalu. Kini pandangannya mencari-cari tempat yang sekiranya enak untuk disinggahi dan Ia terpaku pada seorang gadis manis yang tampak sedang serius dengan buku dihadapannya. Kakinya melangkah ke arah lain, tidak jauh dari gadis itu namun tidak satu meja dengannya, kemudian mulai membuka halaman pertama buku cerita 'Goldilocks'.

Bukan berarti Ia tidak mau mengganggu tapi Hana seorang yang individualis.
Back to top Go down
View user profile
Shirogane Hikari
Single Star
Single Star


Posts : 650
Join date : 2008-09-01
Age : 23

Character Sheet
Alice: Shock Alice
Class: A - Senior High School
Self Quote: I want to shine like a light...

PostSubject: Re: Study for Dummies   Mon Oct 06, 2008 9:46 pm

Belajar! Itulah yang harus dilakukan Hikari sekarang. Tak pernah disangka olehnya kalau level pelajaran di akademi ini lebih tinggi dibandingkan dengan sekolahnya yang dulu. Hikari memang bukan orang yang bodoh. Nilainya malah termasuk lumayan di sekolahnya yang lama, hanya saja dia harus berusaha keras untuk mengikuti pelajaran di akademi ini. Jadi kenapa dia datang ke perpustakaan? Dia bosan belajar di kamar dan dia juga membutuhkan buku tambahan untuk mengerjakan tugasnya yang menumpuk. Astaga, kenapa sih guru-guru di sini suka sekali memberikan tugas yang sangat banyak? Buat susah Hikari saja.

Hikari segera memasuki perpustakaan. Tidak banyak orang yang ada di dalamnya. Ada yang rajin belajar, ada yang asik membaca entah apa dan ada juga yang sekedar tidur di sini. Ya ampun, memangnya tidak bisa tidur di kamarnya saja apa? Ingin rasanya Hikari menggunakan Alicenya kepada orang itu agar dia bangun dan segera pergi dari tempat itu, tapi Hikari tidak mau cari ribut dan menyebabkan dirinya jadi No Star. Maaf saja, Hikari tidak mau sampai jadi seperti itu yang pasti.

Hikari mencari tempat yang kira-kira bisa ditempatinya dan tidak mengganggu yang ada disitu tentunya. Dia melihat ada seorang anak perempuan yang kira-kira sebaya dengannya dan sepertinya dari kelompok Ability yang sama juga, tapi dia belum tahu namanya. Hikari menghampiri anak tersebut dan menyapanya, "Permisi, boleh duduk disini bersamamu? Boleh tahu namamu juga?"
---------------------------------------------------
OOC: Hikari menyapa Ayumu
Back to top Go down
View user profile
Yamazakura Ayumu
Double Star
Double Star


Posts : 352
Join date : 2008-09-01
Age : 23

Character Sheet
Alice: Hair Clone Alice
Class: A Senior High
Self Quote: Happiness is.. Hot cocoa on a cold day.

PostSubject: Re: Study for Dummies   Tue Oct 07, 2008 2:12 am

Kedatangan Hanazono yang nyaris tanpa suara itu ternyata masih disadari oleh Ayumu --karena bunyi derit pintu besar perpustakaan yang memang cukup sulit untuk dibuka. Gadis berambut cokelat itu melirik ke arah gadis berambut biru-kehitaman yang baru datang tersebut sambil bertopang dagu. Ah, Hana belum pernah dilihatnya, memangnya dia murid Senior High, ya? Akhirnya Ayumu hanya melempar senyum pada Hana -- yah, memang itu yang biasa ia lakukan sih --, entah Hana menyadarinya atau tidak, dan memelototi buku Fisikanya lagi. Belajar, belajar!

Untuk beberapa saat, Ayumu terlihat asyik dengan bukunya. Tiba-tiba pintu perpustakaan besar itu berderit lagi dan seorang anak perempuan melangkah masuk.

"Permisi, boleh duduk di sini bersamamu? Boleh tahu namamu juga?"

Gadis yang baru datang tersebut kini berada di hadapan Ayumu dan menyapanya dengan ramah. Ayumu hanya terdiam, tangan kanannya menopang dagunya dan matanya terpejam. Ternyata dia sedang asyik tertidur! Yah, dari kejauhan sih ia memang terlihat rajin belajar. Tapi sebenarnya beberapa saat setelah Hana datang, otaknya nge-hang --entah karena membaca tulisan ber-font Times New Roman ukuran 8 dan spasi 1 yang tercetak di buku tebal di hadapannya atau apa, pokoknya tanpa sadar ia jatuh tertidur dengan lelapnya. Sapaan Hikari tadi membuatnya tersentak dan perlahan gadis itu membuka matanya yang sempat terpejam cukup lama tersebut.

"... Eh?" gadis itu bergumam malas dan mengucek-ucek matanya, kemudian menatap Hikari yang masih berdiri di depannya.

"Ah. anak special...Teman sekelas..." Ayumu bergumam pelan --sedikit ngelindur-- sambil tersenyum pada Hikari --setelah mengelap ilernya, dan samar-samar ia teringat sapaan Hikari.

"Ayumu, Yamazakura Ayumu." sahut Ayumu sambil tetap tersenyum. "Dan, silahkan bergabung." Ayumu menggeser kursi di sebelah kirinya seakan mempersilahkan Hikari duduk. Kemudian menggeser buku beratnya ke sebelah kirinya juga.

"Kau bisa mengerjakan soal-soal di sini?" tanyanya sambil menunjuk sebuah soal yang panjangnya kira-kira tiga paragraf, dengan gambar penjelasan sebesar setengah halaman.

Tuh, kan. Memang ada maunya.

_________________


Ayumu -- Dora Versionngakak guling2

Spoiler:
 
Back to top Go down
View user profile
Shirogane Hikari
Single Star
Single Star


Posts : 650
Join date : 2008-09-01
Age : 23

Character Sheet
Alice: Shock Alice
Class: A - Senior High School
Self Quote: I want to shine like a light...

PostSubject: Re: Study for Dummies   Tue Oct 07, 2008 10:19 am

"... Eh?", balas gadis yang di sapa oleh Hikari itu dengan bergumam malas dan mengucek-ucek matanya. Jangan bilang tadi itu dia tertidur lagi, ada-ada saja. Gadis itu kemudian menatap Hikari yang masih berdiri di depannya.

"Ah. anak special...Teman sekelas...Ayumu, Yamazakura Ayumu", jawab Ayumu masih dalam keadaan setengah sadar. Ya ampun dia tidur karena memang sekedar mau istirahat di perpustakaan atau tidur karena kelelahan? Kasihan juga.

"Namaku Hikari, Shirogane Hikari. Maaf aku lupa memperkenalkan diri", kata Hikari sambil sedikit nyengir melihat kelakuan Ayumu itu. Ayumu kemudian menggeser bangku yang berada di dekatnya sehingga Hikari bisa duduk disana. Setelah itu, dia memindahkan buku beratnya ke arah Hikari dan memperlihatkan sebuah halaman yang penuh tulisan dan gambar itu. Hikari tidak sempat melihat apa judul buku tersebut dan kalau melihat isinya sekilas, sepertinya buku apapun yang berhubungan dengan hitung-hitungan. Hanya saja, dia tidak yakin buku pelajaran macam apa yang disodorkan oleh Ayumu itu.

"Kau bisa mengerjakan soal-soal di sini?", tanya Ayumu sambil menunjuk salah satu soal di halaman yang dibukanya. Hikari membaca baik-baik soal yang ditunjuk oleh Ayumu. Tunggu? Kok rasanya ada yang aneh? Ini sepertinya soal Fisika tapi kenapa dia tidak mengingat pernah lihat soal macam ini?

"Ayumu, kamu yakin tidak salah ambil buku ya? Rasanya aku tidak ingat ada yang seperti ini di kelas kita"
Back to top Go down
View user profile
Hanazono
Single Star
Single Star


Posts : 311
Join date : 2008-09-24
Age : 25

Character Sheet
Alice: Dracaena
Class: A - Senior High
Self Quote: "Oh?"

PostSubject: Re: Study for Dummies   Tue Oct 07, 2008 10:39 am

Pandangannya terus terpaku pada fabel dihadapannya, sesekali Ia dapat mendengar apa yang diobrolkan dua gadis yang disana. Suara mereka terdengar cukup jelas. Membicarakan tentang 'soal' dan 'salah ambil buku'.

Quote :
'We must wear our best clothes, even for such a short visit. Everyone at the Beavers' will be very busy now, and we must not stay too long!" And so they set off along the pathway towards the river bank. A short time later, the stuck-up little girl, whose name was Goldilocks, passed by the Bears' house as she picked flowers.

"Oh, what an ugly house the Bears have!" said Goldilocks to herself as she went down the hill. "I'm going to peep inside! It won't be beautiful like my house, but I'm dying to see where Baby Bear lives.' Knock! Knock! The little girl tapped on the door. Knock! Knock! Not a sound...

Kedua bola mata coklat kusamnya menatap gambar ilustrasi dari Goldilocks yang berambut pirang. Ilustrasinya manis. Entah sudah berapa lama Hana tidak membaca cerita anak-anak jika tidak diajak oleh temannya dulu di panti asuhan. Temannya yang memiliki warna rambut yang sama layaknya Goldilocks. Hana bertopang dagu, memperhatikan ilustrasi pada buku tersebut.

Gerakan selanjutnya, Hana melepas sarung tangan kanan yang dikenakannya, kini Ia dapat melihat tatoo yang berfungsi sebagai salah satu limiter Hana selain sarung tangan tadi. Ia sedikit ragu, bolehkah menggunakan Alice tanpa sebab? Hana terdiam sesaat.

Selang beberapa detik berikutnya, seorang gadis manis dengan rambut pirangnya tertawa kecil. Namun ada satu hal yang aneh; ukurannya tak normal, sangat kecil, tapi suara tawanya dapat didengar dengan cukup jelas—Hana mengeluarkan Goldilocks dari dalam buku. Ia hanya memperhatikan apa yang Goldilocks lakukan, Goldilocks yang berjalan-jalan mengitari meja perpustakaan yang cukup besar. Sedikit terbersit rasa 'ingin bertemu' pada temannya yang mirip Goldilocks.
Back to top Go down
View user profile
Keigo
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 257
Join date : 2008-09-12
Age : 28

Character Sheet
Alice: Lucky Charm Alice
Class: Technical Homeroom Teacher
Self Quote: "Watashiwa kakkoi~"

PostSubject: Re: Study for Dummies   Tue Oct 07, 2008 11:12 am

OOC : Keigo in action ngakak guling2

Perpustakaan. Apa coba yang Keigo lakukan disana? Kalau kau mengira dia akan belajar—salah berat. Anak blonde vanilla ini tak pernah belajar semasa hidupnya (kecuali saat dia dapat remidi dalam ujian di sekolah biasa-nya). Eh, tapi fungsi perpustakaan kan untuk : belajar, meminjam buku. Lalu apa yang Keigo lakukan selain dua hal disamping? Mejeng, dan—tebar pesona. Ugh, jangan muntah ya saat melihat Keigo masuk dengan aroma jeruk yang semerbak dan rambutnya yang tersisir rapi dengan aroma wax agar rambutnya tetap rapi—rapi, dalam arti rapi dalam style Keigo : acak-acakan.

Oh, tapi itu hanyalah suatu hal yang mungkin akan terjadi di perpustakaan saat lelaki cakep-narsis-lebay ini muncul.

1..

2..

3...

“Greetings, Everyone!” ucap Keigo, suaranya keras—sangat keras saat itu. Oh, over-pede benar dia. Dan—Hell! Seperti dugaan, aromanya jeruk yang wangi dan segar, dengan rambutnya yang tertata rapi—acak acak-an. Oh, dan bagaimana dengan suaranya yang keras? Penjaga perpustakaan bisa mengomel karena itu. Ah, masa bodo—paling nanti juga kena omelan dan dinasihati saja, atau mungkin nanti penjaga perpustakaan itu jadi tertegun melihat ketampanan Keigo (Kalau mau muntah, silakan pergi ke kamar mandi). Oh, jangan begitu dong—tampang Keigo ‘kan cakep.

Eh tunggu, apa tujuan Keigo kesini Cuma mejeng dan TP saja? Oh—tidak dong. Lihat.. sekarang Keigo tengah mencari kursi untuk diduduki. Hei—sebenarnya banyak kok kursi yang kosong, tapi terus saja dilewatinya. Sampai—dia melihat kursi dimana banyak perempuan yang berkerumun. Tahu kan maksud Keigo kali ini? Tebar Pesona. Tapi—Oh, tidak. Ada gadis yang tempo hari ingin membunuh Keigo dengan pisau operasi karena mengira Keigo adalah crepe vanilla. Hei, dia bukan mengira Keigo adalah crepe vanilla, tapi pasti dia mengejar Keigo karena ketampanan Keigo ngakak guling2. Oke, saatnya beraksi! Masa bodo dengan gadis pembunuh itu. Oh, untuk akting—Keigo mengambil buku MATEMATIKA yang tak kalah tebalnya dengan yang gadis-pembunuh baca, hanya beda sedikit lah.

Matematika.

Demi setan, dan demi Iblis. Sadar atau tidak sih, Keigo? Kalau sadar, dia pasti akan melemparkan buku itu entah-ke-siapa-saja. Hell—Keigo BENCI matematika. Eh—Keigo sadar waktu itu, hanya saja dia tak melihat apa yang dia ambil waktu itu. ‘kan tujuannya mengambil buku hanya untuk sekadar akting saja. “Greeting, Ladies. Bolehkah aku duduk disini?” tanya Keigo. Dengan tingkat percaya diri yang sangat tinggi. Bayangkan! Apa yang Keigo lakukan : Tersenyum charming ala Keigo, dengan rambutnya yang disibakkan. Oh dan WOW! Kenarsisannya kali ini melebihi batas maksimum. Dan—kenarsisannya kali ini adalah tingkat narsis paling tinggi semasa hidupnya.


Last edited by Keigo on Tue Oct 07, 2008 11:23 am; edited 1 time in total (Reason for editing : Salah penulisan =)))
Back to top Go down
View user profile
Hanazono
Single Star
Single Star


Posts : 311
Join date : 2008-09-24
Age : 25

Character Sheet
Alice: Dracaena
Class: A - Senior High
Self Quote: "Oh?"

PostSubject: Re: Study for Dummies   Tue Oct 07, 2008 11:32 am

“Greetings, Everyone!” kedua bola matanya dan Goldilocks kini beralih pada laki-laki dengan warna rambut yang menarik, pirang yang amat terang. Pria itu menghampiri meja Ayumu dan Hikari. Penjaga perpustakaan terdengar ber'ehem' keras menegur Keigo yang suaranya TOA.

Hana kembali beralih pada Goldilocks, begitu pula dengan makhluk mini pirang yang dikeluarkannya dari buku, Goldilocks memanjat buku fabel yang menceritakan dirinya entah apa maksudnya.

Quote :
"Surely someone will hear me knocking," Goldilocks said herself, impatiently. "Anyone at home?" she called, peering round the door. Then she went into the empty house and started to explore the kitchen.

"A pudding!" she cried, dipping her finger into the pudding Mother Bear had left to cool. "Quite nice!" she murmured, spooning it from Baby Bear's bowl. In a twinkling, the bowl lay empty on a messy table. With a full tummy, Goldilocks went on exploring.

Hana melanjutkan membaca fabel tersebut sementara tangan mini Goldilocks menunjuk-nunjuk gambar puding pada buku. Tanpa mengucapkan sepatah kata, Hana kembali menggunakan Alicenya; Ia mengeluarkan puding dari buku. Goldilocks tertawa kecil dan tampak senang dan memakan pudingnya. Puding yang teramat kecil yang hanya pas untuk ukuran Goldilocks. 'Aku sangat tertarik jika bisa masuk ke dunia dimana makhluk-makhluk fantasy tinggal'. Kalimat barusan terngiang sejenak dalam benak Hana. Kalimat yang dilontarkan seseorang yang mirip dengan Goldilocks.
Back to top Go down
View user profile
Daichi Kitamura
Single Star
Single Star


Posts : 1546
Join date : 2008-09-20
Age : 24
Location : Hell`s gate

Character Sheet
Alice: Translator alice
Class: A-High school
Self Quote: "tsk..."

PostSubject: Re: Study for Dummies   Tue Oct 07, 2008 2:54 pm

Daichi masuk ke dalam bangunan beratap tinggi itu. Ia membutuhkan beberapa literatur untuk tugas sejarahnya, meskipun sebenarnya itu bukanlah tugas lagi, mengingat semua anak di kelasnya sudah mengumpulkannnya dan hanya ia satu-satunya yang tertinggal. Ketika sang guru mengetahuinya, ia menghukum Daichi mengerjakan tugas itu dua kali lipat. Takdir memang kejam.

Ia menelusuri rak-rak tinggi itu dengan wajah bete setengah mampus. Buku mana kah yang memuat kronologi Perang Eropa secara rinci - mulai dari kematian pangeran anu sampai gencatan senjata blah blah blah itu....tunggu, apa benar itu Perang Eropa ? Atau mungkin Perang Troya ? Mendadak otaknya blank dan tidak bisa mengingat tugasnya.

Dengan putus asa, ia menoleh dan mengobservasi seluruh ruangan. Ada seorang cowok tersenyum sok imut, gadis yang serius membaca buku, dan dua wajah lain yang sepertinya pernah ia lihat. Gadis berambut coklat tanah dan temannya yang berambut merah jambu berkuncir itu sepertinya adalah teman sekelasnya. Dengan canggung, ia mendekati meja mereka sambil membawa beberapa buku literatur yang mungkin ada hubungannya.

"Permisi...boleh minta tolong ?" Tanyanya pada mereka sambil membanting buku-buku itu di meja hingga berdebam keras, mengagetkan mereka yang tadinya hampir mengantuk.
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Study for Dummies   Tue Oct 07, 2008 3:29 pm

Kyo datang dengan sekeresek kaleng kopi yang tadi dibelinya, lalu ia melihat si hanoman bernama daichi ada di perpustakaan, Kyo hanya mendiamkannya,tanpa menyapanya, mungkin karena malas atau terlalu merepotkan, menurutnya Daichi itu sumber keributan, dan dia benci suasana ribut.

Lantas ia langsung menemukan Ayumu di sebuah kursi yang tersusun rapi di sisi beberapa buah rak buku yang menjulang tinggi, menimbulkan perasaan lapar di benaknya, lantas ia duduk di sebelah Ayumu tanpa banyak cingcong dan membuka sebuah kaleng kopi lagi,lalu menegak seperempatnya dan menyimpan kaleng tersebut diatas meja, sedangkan sekeresek sisanya digantungkan di leher kursi.
Back to top Go down
Yamazakura Ayumu
Double Star
Double Star


Posts : 352
Join date : 2008-09-01
Age : 23

Character Sheet
Alice: Hair Clone Alice
Class: A Senior High
Self Quote: Happiness is.. Hot cocoa on a cold day.

PostSubject: Re: Study for Dummies   Tue Oct 07, 2008 3:36 pm

"Namaku Hikari, Shirogane Hikari. Maaf aku lupa memperkenalkan diri."

Gadis bernama Hikari itu nyengir di hadapan Ayumu dan memperkenalkan dirinya. Hikari, eh? Yah, sepertinya ia memang pernah dengar nama itu, mereka kan teman sekelas. Tapi Ayumu yang kadang-kadang cuek itu memang cukup sulit menghapal nama orang kalau cuma sekilas. Kemudian Hikari duduk di sebelah kirinya dan mulai mengamati soal panjang di bukunya.

"Ayumu, kamu yakin tidak salah ambil buku ya? Rasanya aku tidak ingat ada yang seperti ini di kelas kita"

Eh? Salah apanya? Ayumu kemudian menarik buku itu kembali ke hadapannya dan memelototi tulisan di hadapannya dengan jarak antara mata dan buku kira-kira hanya 5 cm.

"Ah, ya benar... Ini masih halaman Kata Pengantar..." Ayumu menoleh pada Hikari dan tersenyum tenang seakan tidak terjadi apa-apa. Jadi sebenarnya tadi Ayumu baru saja membaca kata pengantar, hah?! Dan gambar besar yang berada di samping tulisan itu bukan gambar penjelasan soal, melainkan foto narsis sang pengarang buku. Dan angka-angka yang tercantum di halaman itu cuma pengantar saja, contoh soal Fisika untuk kuliah sepertinya. Makanya terlihat sangat susah. Pengarang yang aneh.

"Lupakan soal kata pengantar itu... Ngomong-ngomong, kau di sini mau belajar fisika juga?" tanyanya pada Hikari sambil tersenyum dan menopang dagunya. "Ajarkan, dong."

Sementara menunggu jawaban Hikari, Ayumu melontarkan pandangannya pada Goldilock yang dikeluarkan Hana dari dalam buku. Apa itu? Semacam kurcaci?

“Greetings, Everyone!”

Seorang pemuda berambut putih masuk ke dalam ruangan dan menghampiri meja Ayumu dan Hikari.

Greeting, Ladies. Bolehkah aku duduk disini?”

Tiba-tiba pemuda itu menghampiri meja Ayumu dan Hikari. Ah, sepertinya Ayumu pernah melihat lelaki berambut putih itu.

"Ah!! Crepe Vanilla Raksasa!!" Ayumu spontan berdiri dan menunjuk Keigo yang berdiri di hadapannya. Gadis ini memang sangat antusias kalau dengan hal-hal yang berhubungan dengan makanan. Ia jadi teringat mimpinya memakan crepe raksasa rasa vanilla dan perutnya mulai keroncongan.

"Permisi...boleh minta tolong ?"

Tiba-tiba seorang pemuda lagi menghampiri mejanya dan minta tolong. Minta tolong apa? Tumpukan buku di meja kini bertambah dengan buku-buku milik Daichi.

"Minta tolong apa?" Ayumu mengalihkan pandangannya pada Daichi sambil tetap tersenyum. Tiba-tiba Kyo datang sesaat setelah Daichi datang dan duduk di samping Ayumu sambil menenggak kopinya. Aneh sekali, hari ini banyak juga orang yang berinisiatif ingin belajar. "Hai... " sapanya pada Kyo.

_________________


Ayumu -- Dora Versionngakak guling2

Spoiler:
 
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Study for Dummies   Tue Oct 07, 2008 3:41 pm

"Hai.." jawab Kyo lesu,sembari mengangkat kaleng kopinya lagi dan menenggak sedikit dari kaleng tersebut lalu meletakannya lagi dengan santainya lalu ia menolehkan wajahnya ke arah Ayumu,menatapnya dengan tampang datar, tetapi diiringi dengan sorotan mata yang penuh dengan keyakinan.

"Aku suka.." katanya sembari terus menatap Ayumu dengan kedua mata coklatnya,menimbulkan kesan yang seolah-olah romantis

sayangnya kata-katanya masih belum selesai dan dilanjutkan dengan "Kopi"

"Aku suka kopi" itulah kata-kata lengkapnya setelah beberapa saat menimbulkan kesan hening yang menghenyakkan dan tatapan yang penuh dengan keyakinan dan rasa kepastian yang teramat tinggi, namun diakhiri dengan kata Kopi.
Back to top Go down
Shirogane Hikari
Single Star
Single Star


Posts : 650
Join date : 2008-09-01
Age : 23

Character Sheet
Alice: Shock Alice
Class: A - Senior High School
Self Quote: I want to shine like a light...

PostSubject: Re: Study for Dummies   Tue Oct 07, 2008 7:10 pm

Mendengar kata-kata Hikari, Ayumu kemudian menarik buku itu kembali ke hadapannya dan memelototi tulisan di hadapannya dengan jarak antara mata dan buku kira-kira hanya 5 cm. Akhirnya dia menyadari kalau itu baru saja halaman pengantar dari buku tersebut. Astaga, ada-ada saja dia itu.

"Lupakan soal kata pengantar itu... Ngomong-ngomong, kau di sini mau belajar fisika juga? Ajarkan dong", tanya Ayumu kepada Hikari.

"Tidak, aku kesini mau menyelesaikan tugas Bahasa Inggris dan sori, tapi aku sendiri kurang begitu bisa Fisika", balas Hikari sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu. Tidak lama kemudian, semakin banyak orang yang datang ke dalam perpustakaan itu. Mulai dari orang super berisik yang sepertinya agak narsis dan Hikari pernah melihatnya ketika membela Nacht belum lama ini.

“Greeting, Ladies. Bolehkah aku duduk disini?”, sapa cowok narsis yang sepertinya hobi tebar pesona dan mungkin juga tipe penggombal itu. Ngomong-ngomong soal penggombal, dia jadi ingat Luke. Kalau diadu lebih penggombal yang mana ya? Hikari jadi tertawa sendiri di dalam hatinya.

"Silahkan asalkan anda tidak membuat keributan saja", balas Hikari sambil tersenyum kecil. Kemudian beberapa anak special juga datang ke perpustakaan dan salah satunya menghampiri Ayumu. Sepertinya orang tersebut kenalan Ayumu karena dia menyapa Ayumu dan entah membicarakan apa, Hikari tidak mau ambil pusing. Sementara itu, anak perempuan yang duduk tidak jauh dari tempat mereka sepertinya menggunakan Alicenya. Seorang anak kecil keluar dan puding dari dalam buku yang sedang dibacanya. Enaknya anak perempuan itu bisa bersantai-santai melakukan hal seperti itu. Hikari juga mau bersantai-santai seperti itu rasanya.
Back to top Go down
View user profile
Yamazakura Ayumu
Double Star
Double Star


Posts : 352
Join date : 2008-09-01
Age : 23

Character Sheet
Alice: Hair Clone Alice
Class: A Senior High
Self Quote: Happiness is.. Hot cocoa on a cold day.

PostSubject: Re: Study for Dummies   Tue Oct 07, 2008 8:20 pm

Ayumu memandang Kyo yang tiba-tiba ber-autis ria tanpa sebab. Memangnya siapa juga yang peduli kalau lelaki itu suka kopi.

"...Ya, aku juga suka." tanpa ba-bi-bu, Ayumu meraih kantong plastik milik Kyo dan mengeluarkan isinya. Banyak juga kopi yang dibeli oleh anak itu, ternyata. Dengan gesit ia memilah-milah kopi kalengan tersebut dan mengambil 3 kaleng kopi untuk dirinya sendiri.

"Terima kasih." dengan tidak tahu malu, gadis berambut cokelat itu mengambil kaleng pertamanya dan mulai meneguknya. Lumayan, gratis.

Kemudian gadis itu melirik Hikari yang katanya ingin mengerjakan tugas bahasa inggris. Eh? Sejak kapan ada tugas bahasa inggris?

"... Tugas bahasa inggris... Yang mana...?"

Gawat. Ia benar-benar lupa. Sangat lupa. Saking shocknya -- walaupun keterkejutannya itu tidak sampai mengubah ekspresi wajahnya, Ayumu menjatuhkan kaleng kopinya dengan dramatis. Dan, dengan gerakan slow motion, kaleng itu terjatuh di atas meja dan isinya tumpah membasahi buku fisikanya --tepatnya, foto narsis sang pengarang buku nista tersebut. Ayumu tidak peduli lagi dengan buku fisikanya. Yang ia butuhkan hanya satu. Contekan!

_________________


Ayumu -- Dora Versionngakak guling2

Spoiler:
 
Back to top Go down
View user profile
Shirogane Hikari
Single Star
Single Star


Posts : 650
Join date : 2008-09-01
Age : 23

Character Sheet
Alice: Shock Alice
Class: A - Senior High School
Self Quote: I want to shine like a light...

PostSubject: Re: Study for Dummies   Tue Oct 07, 2008 8:54 pm

"... Tugas bahasa inggris... Yang mana...?", tanya Ayumu dengan nada sedikit kaget dan tanpa sadar menjatuhkan sesuatu yang rupanya sebuah kaleng minuman ke atas bukunya. Hei, bukannya seharusnya tidak boleh membawa makanan dan minuman ke dalam perpustakaan? Untung saja cairan yang tumpah dari minuman tersebut tidak membasahi buku dan diri Hikari sendiri. Tapi penjaga perpustakaan kira-kira mendengar bunyi kaleng yang terjatuh itu tidak ya? Kan gawat kalau nanti mereka sampai kena hukuman berhubung Hikari kan tidak ikut-ikutan.

"Tugas membuat rangkuman dari salah satu novel berbahasa inggris, tidak ingat ya Ayumu?", tanya Hikari kepada Ayumu dengan keheranan. Kalau dari reaksinya sih sepertinya Ayumu betul-betul tidak tahu atau tidak ingat dengan tugas tersebut. Hikari juga sebetulnya agak malas mengerjakan tugas yang satu ini berhubung dia harus mencari bukunya terlebih dahulu dan menghabiskan waktu untuk membaca. Bukannya Hikari tidak suka membaca tapi kemampuan berbahasa inggrisnya itu pas-pasan.
Back to top Go down
View user profile
Hanazono
Single Star
Single Star


Posts : 311
Join date : 2008-09-24
Age : 25

Character Sheet
Alice: Dracaena
Class: A - Senior High
Self Quote: "Oh?"

PostSubject: Re: Study for Dummies   Tue Oct 07, 2008 9:00 pm

'Ramai'. Hanya satu kata yang ingin diucapkan Hana tapi Ia urung karena menganggapnya tak penting. Kedua bola mata coklat kusamnya kini memandang lembaran-lembaran fabel dihadapannya, lebih tepatnya; Ia mencari-cari Goldilocks mini yang tadi memegang puding. Goldilocks yang dikeluarkannya dari dalam buku namun sekarang tokoh fiksi itu sudah tak ada. Entah sejak kapan Goldilocks menghilang dari hadapannya, tampaknya Alice Hana tidak bekerja lama.

Tangan kurusnya kembali membuka lembaran-lembaran tersebut, tidak dibacanya namun Ia mencari gambar yang dirasanya menarik. Pandangannya terpaku pada gambar seekor beruang kecil yang diapit oleh dua beruang yang lebih besar darinya. Ketika akan mengeluarkan si Beruang Kecil, Hana merasa ada yang sedang memandanginya; seorang gadis yang tampak seumuran dengannya, Hikari.

Hana terdiam sesaat, kemudian mengangguk lemah pada gadis itu, sekedar memberi salam singkat dan kembali menatap gambar Beruang Kecil. Dalam satu gerakan cepat, Hana menyentuh gambar tersebut. Warna kedua bola matanya berubah menjadi merah darah sesaat, Hana meringis menahan sakit pada matanya namun kini digantikan dengan senyum simpul, sebuah senyum tipis yang kosong. Dihadapannya kini ada Beruang Kecil yan melambai-lambaikan tangannya entah pada siapa—dalam cerita si Beruang Kecil menyapa Goldilocks.

"Sebaiknya Anda meminjam saja buku itu," sebuah suara ringan namun tegas mengalihkan perhatiannya; sang Penjaga Perpustakaan kini berdiri tepat di belakang Hana. Kedua bola mata Librarian tampak sesekali menatap Beruang Kecil yang Hana keluarkan dari dalam buku, kemudian kembali menatap Hana.

"Ya," jawab Hana pendek pada Librarian, "nanti akan kupinjam. Mungkin, jika aku tidak lupa mengembalikannya. Jika Anda tidak keberatan." lanjutnya panjang lebar yang direspon Librarian dengan menaikkan sebelah alisnya; ekspresinya mengatakan bahwa Ia tidak setuju.

"Dan jika Anda tidak keberatan tolong jangan bermain-main dengan buku disini." ujar Librarian ketus. Hana hanya mengangguk lemah, bukan berarti Ia setuju atau tidak. Tapi setidaknya jawabannya tadi membuat Librarian kembali ke balik meja kerjanya. Hari kedua; Hana kena omel.
Back to top Go down
View user profile
Keigo
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 257
Join date : 2008-09-12
Age : 28

Character Sheet
Alice: Lucky Charm Alice
Class: Technical Homeroom Teacher
Self Quote: "Watashiwa kakkoi~"

PostSubject: Re: Study for Dummies   Tue Oct 07, 2008 9:00 pm

Oh, no.

God, please selamatkan Keigo. Yeah—selamatkan Keigo dari gadis pecinta crepe itu. (Ayumu-red.). “G-get away!” ucap Keigo, kali ini dia mengucapkannya dengan nada takut. Tahu tidak? Waktu Gadis psikopat-pecinta-crepe itu mengucapkan ‘Crepe Vanila Raksasa’, Keigo hampir saja kabur karena takut akan dikejar dengan pisau bedah lagi oleh gadis itu. Hei, itu berbahaya kan? Wajar kalau Keigo takut. Tapi—kelihatannya sudah aman. Gadis itu meminum kopi sekarang, logisnya mungkin gadis itu sudah lumayan kenyang.

Kenyang.

What am i saying!? Oh—apakah ini berarti kalau Keigo mengira dirinya benar-benar makanan. TIDAK. Ini semua gara-gara gadis pembedah itu. Dan, lihat—laki-laki yang tempo hari menyarankan agar membedah Keigo juga datang. God—Demi Tuhan, SELAMATKAN Keigo. Hei hei~ kelihatannya laki laki itu juga aman hari ini. Okay, Keigo. Tak ada yang perlu dikhawatirkan saat ini.

Sekarang Keigo mengambil kursi di sebelah Hikari—gadis yang tadi hanya diam melihat Keigo saat Keigo menyapa mereka semua. Tertegun karena ketampanan Keigo ya? disambit. Semua lancar-lancar saja, sampai gadis disebelahnya mengatakan—

Tugas Bahasa Inggris.

Hell—memangnya ada Tugas, ya? Tugas Bahasa Inggris? Sweet niblits, kali ini karma apa lagi, nih. Hei hei, tak ada tugas kan? Gadis itu hanya bergurau, bukan. Oh, jangan katakan kalau benar-benar ada tugas. JANGAN!!. Tapi—jangan sampai Keigo mengeluh tentang tugas didepan para gadis itu. Oh—seorang Keigo harus menjaga imej’nya didepan para gadis—that’s why.

Hei, tapi benar-benar tak ada tugas bahasa inggris bukan. “Hei, Yang kau katakan barusan itu tak benar kan?” tanya Keigo, wajah tampannya-berexpresi-cemas-disembunyikan melihat Hikari. Mungkin sekarang matanya beradu dengan mata Hikari. Oh—semoga Tuhan masih sayang kepada Keigo dengan gadis itu menjawab : “Tidak, aku hanya bergurau kok.”. Ya, semoga. Dan—edannya, sekarang Keigo masih tak sadar kalau dia tengah membawa buku Matematika tebal.

"Tugas membuat rangkuman dari salah satu novel berbahasa inggris, tidak ingat ya Ayumu?"

Hell—tugas merangkum novel Bahasa Inggris? Edan. Mereka juga dari A-Senio High School bukan? Kalau iya, bisa gawat. Berarti Keigo juga dapat tugas yang sama. Sebenarnya skill Keigo dalam bahasa inggris bagus, yang jadi masalahnya adalah : Keigo malas merangkum. MALAS, sangat Malas. Apa kau pernah dengar tentang Keigo Fuuji membuat tugas sekolah ? kelihatanya tidak. Karena hal tersebut tak pernah terjadi. Saat di sekolah biasanyapun Keigo tak pernah mengerjakan PR, Tugas dan semacamnya. Hell—Dion terlalu malas untuk melakukan seantero hal yang berhubungan dengan sekolah.

Oh, atau mungkin—gadis itu bisa membantu Keigo. “Err—kau mau membantuku membuatkan tugas?” tanya Keigo pada Hikari, sebenarnya tujuannya kali ini bukanlah untuk ‘dibantu’ melainkan ‘dibuatkan’. Cerdik tapi licik, eh? Tak apa. Ini ‘kan salah satu siasat cerdik Keigo dalam menaklukan perempuan. Hahaha.
Back to top Go down
View user profile
Shirogane Hikari
Single Star
Single Star


Posts : 650
Join date : 2008-09-01
Age : 23

Character Sheet
Alice: Shock Alice
Class: A - Senior High School
Self Quote: I want to shine like a light...

PostSubject: Re: Study for Dummies   Tue Oct 07, 2008 9:25 pm

“Err—kau mau membantuku membuatkan tugas?”, tanya pemuda yang sok narsis itu kepada Hikari. Hah? Minta dibuatkan tugas? Hikari tidak salah dengar tuh? Kenal namanya saja tidak kok tiba-tiba minta dibuatkan tugas? Lagipula itu berarti Hikari harus membaca dua buah novel berbahasa inggris yang sialnya di perpustakaan ini hanya tersedia novel yang berukuran tebal-tebal. Tidak dan terima kasih, Hikari masih punya banyak kerjaan lain dibandingkan harus membaca dua buah buku dan merangkumnya lagi. Satu novel saja pun dia masih belum tahu kapan selesainya kalau tumpukan tugasnya tidak menipis.

"Membuatkan tugasmu? Maaf, tugasku sendiri saja belum selesai dan tidak tahu kapan selesainya. Lagipula aku tidak tahu namamu siapa. Namaku Hikari ngomong-ngomong", ujar Hikari sambil berusaha menolak 'permintaan' dari pemuda sok narsis itu. Astaga, gayanya sih boleh seperti seorang gentleman, tapi rupanya dia itu tipe yang mempergunakan kenarsisanya untuk mendapatkan maunya sepertinya. Kalau begitu sih masih lebih baik Luke walau bahasa yang digunakannya itu terlalu sopan untuk standarnya Hikari. Bukannya Hikari tidak suka cowok sopan, hanya saja kalau terlalu sopan pun membuat Hikari merinding mendengarnya. Ya tentu saja sih Hikari belum pernah bilang langsung kepada Luke soal ini. Perlu bilang tidak ya kapan-kapan kalau ketemu lagi?
Back to top Go down
View user profile
Yamazakura Ayumu
Double Star
Double Star


Posts : 352
Join date : 2008-09-01
Age : 23

Character Sheet
Alice: Hair Clone Alice
Class: A Senior High
Self Quote: Happiness is.. Hot cocoa on a cold day.

PostSubject: Re: Study for Dummies   Tue Oct 07, 2008 10:09 pm

Sementara itu Ayumu masih terbengong-bengong, dengan posisi yang masih sama dengan saat ia memegang kaleng kopi -- walaupun kaleng itu kini sudah jatuh ke atas meja. Samar-samar ia mendengar suara Hikari yang berkata bahwa tugasnya adalah merangkum novel berbahasa inggris. Apa?! Membaca novel berbahasa jepang saja sudah membuat Ayumu tertidur saat ia baru sampai ke halaman tiga. Apalagi bahasa inggris!

Ah, untungnya pemuda bernama Keigo itu juga belum mengerjakan tugas... Setidaknya masih ada teman satu penderitaan. Ayumu akhirnya sadar setelah beberapa detik nge-hang, dan ia akhirnya memutuskan untuk menyelesaikan tugas itu hari ini juga, dengan cara apapun. Sepertinya ia tidak bisa meminta Hikari untuk mengerjakan tugasnya, karena gadis tersebut juga terlihat kewalahan mengerjakan tugasnya sendiri. Apalagi Keigo! Pemuda itu malah meminta Hikari untuk mengerjakan tugasnya! Akhirnya Ayumu hanya celingak-celinguk, sementara otaknya sibuk mencari solusi.

"Ah." titik terang kini muncul di benaknya. Gadis itu mencabut dua helai rambut cokelatnya dan meniupnya. Kini, dua orang klon Ayumu muncul dan keduanya berdiri di hadapan Ayumu.

"Cari buku novel berbahasa inggris di perpustakaan ini, sebanyak-banyaknya." perintahnya pada kedua klonnya. Dengan sigap, klon-klonnya berlarian ke sana ke mari, menelusuri tiap rak untuk mencari novel yang disebutkan Ayumu tadi. Sedangkan Ayumu melihat ke arah Hana yang terlihat asyik membaca bukunya. Jangan-jangan gadis berambut biru-kehitaman itu sedang mengerjakan tugas bahasa inggris juga?

_________________


Ayumu -- Dora Versionngakak guling2

Spoiler:
 
Back to top Go down
View user profile
Hanazono
Single Star
Single Star


Posts : 311
Join date : 2008-09-24
Age : 25

Character Sheet
Alice: Dracaena
Class: A - Senior High
Self Quote: "Oh?"

PostSubject: Re: Study for Dummies   Tue Oct 07, 2008 10:33 pm

Seakan memiliki kesadaran sendiri, kini Beruang Kecil tersebut berjalan-jalan santai di atas meja. Hana bertopang dagu, tampak menikmati memperhatikan aktifitas Beruang Kecil tersebut, setidaknya sampai beruang berukuran sangat mini tersebut menoleh ke arah lain; menoleh pada Ayumu lebih tepatnya.

Melihat hal tersebut, Hana ikut menoleh. Ia mendapati Ayumu sedang melihat ke arahnya. Gadis itu terdiam, berpikir respon apa yang harus dibalasnya. Pandangannya kembali ke arah Beruang Kecil yang melambaikan tangan mininya ke arah Ayumu, Hana menaikkan sebelah alisnya. Kok mendadak si beruang jadi keganjenan gini (ngakak guling2). Engga ding, si Beruang Kecil mungkin menyapa gadis yang tampak sibuk dengan tugasnya tersebut. Hana kaku, tidak mungkin Ia mengikuti gerakan Beruang Kecil dan pada akhirnya Hana memilih diam. Hana yang kaku dan ling lung.

Di lain sisi, penjaga perpustakaan yang semula mengawasi Hana—yang seenaknya menggunakan Alicenya, mengeluarkan tokoh-tokoh fiksi ini, kini menatap tajam Ayumu yang juga menggunakan Alicenya. Ah, setidaknya kini kedua mata elang tersebut teralihkan sesaat pada orang lain. *ditabok x3*
Back to top Go down
View user profile
Yamazakura Ayumu
Double Star
Double Star


Posts : 352
Join date : 2008-09-01
Age : 23

Character Sheet
Alice: Hair Clone Alice
Class: A Senior High
Self Quote: Happiness is.. Hot cocoa on a cold day.

PostSubject: Re: Study for Dummies   Wed Oct 08, 2008 7:44 am

"Beruang..." Ayumu menunjuk beruang mini yang tadi melambaikan tangan ke arahnya, dan suaranya cukup keras untuk didengar Hana. Sepertinya ia sedikit penasaran dengan beruang kecil tersebut dan dengan langkah kecil ia mendekati meja Hana, tanpa menghiraukan sorotan tajam dari penjaga perpus.

"Hei... Apa ini?" Ayumu tersenyum pada Hana sambil mengangkat beruang mini tersebut dengan tangan kanannya.

Sementara itu, klon-klonnya yang sudah selesai mencari buku kini meletakkan kira-kira dua puluh buah novel berbahasa inggris di atas meja tempat yang lain berkumpul. Novel itu rata-rata tebalnya dua ratus halaman, bahkan ada yang mencapai seribu halaman lebih. Ayumu menoleh sekilas pada klonnya. "Pilihkan yang paling tipis." sahutnya santai sembari menoleh lagi pada Hana, dan seorang klon-nya mengambil buku yang tebalnya kira-kira hanya tujuh puluh lima halaman, membiarkan novel-novel tebal lainnya menumpuk di depan Hikari dkk.

_________________


Ayumu -- Dora Versionngakak guling2

Spoiler:
 
Back to top Go down
View user profile
Daichi Kitamura
Single Star
Single Star


Posts : 1546
Join date : 2008-09-20
Age : 24
Location : Hell`s gate

Character Sheet
Alice: Translator alice
Class: A-High school
Self Quote: "tsk..."

PostSubject: Re: Study for Dummies   Wed Oct 08, 2008 10:06 am

Quote :
"Minta tolong apa?" Ayumu mengalihkan pandangannya pada Daichi sambil tetap tersenyum.

Daichi membalas senyum gadis cantik - yang malangnya adalah teman kakak kelas autis yang pernah membuatnya trauma - itu. "Tugas sejarah, merangkum terjadinya perang apaaaa gitu 3 minggu yang lalu. Aku belum mengumpulkan. Anda bisa bantu saya?" Katanya sambil menyodorkan 3-4 buku literatur nan tebal.Ia tidak menyadari bahwa yang ia ajak bicara adalah seekor kloningan, bukan si gadis asli.

Pandangannya tertuju pada sekantong kopi plastik yang diletakkan Kyo di gantungan kursi dekat tempatnya duduk. Karena haus, dengan lancangnya ia menyambar sekaleng dan meminumnya. "Thank`s..." Ucapnya pada Kyo sambil menyeringai lebar.

Daichi melupakan PR-nya sejenak dan baru ingat ada PR lainnya. Tugas Bahasa Inggris. Kebetulan gurunya lumayan killer, karena itu ia sudah menerjemahkan sebuah novel kemarin ( meskipun novel itu tebalnya hanya 50 lembar, ia bangga karena sudah mengerjakannya ) Lagipula, kemampuan berbahasa Inggrisnya juga tak terlalu buruk.

Ia melihat Keigo dan Hikari yang sedang sibuk memperbincangkan PR laknat itu juga.Iseng-iseng, Ia berusaha menjalin percakapan dengan teman semejanya tersebut. "Kalian belum mengerjakan ya ? Barangkali aku bisa bantu?" Tawarnya sambil menyeruput kopinya lagi.
"Alice-ku berguna sekali dalam hal ini..." Lanjutnya sambil tersenyum sesopan mungkin.
Back to top Go down
View user profile
Keigo
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 257
Join date : 2008-09-12
Age : 28

Character Sheet
Alice: Lucky Charm Alice
Class: Technical Homeroom Teacher
Self Quote: "Watashiwa kakkoi~"

PostSubject: Re: Study for Dummies   Wed Oct 08, 2008 10:41 am

Hell—

Darimana gadis itu tahu kalau maksud Keigo adalah ‘dibuatkan’, bukan ‘dibantu’? Dia punya alice mind reading ya? Oh—tidak. Rencana gagal. Terpaksa Keigo harus membuat tugas-nya sendiri. Eh, tak mungkin bisa selesai kalau dikerjakan sendiri. Keigo kan tak bisa merangkum. Kalau sekadar pelajaran Bahasa Inggris percakapan sih bisa, tapi kalau merangkum? Jangan harap (Ini salah satu penyebab nilainya jeblok dalam pelajaran Bahasa Jepang).

Sekarang, minta bantuan ke gadis itu saja. Bukan minta dibuatkan, melainkan minta tolong dibantu merangkum. “Err, anda mau kerjasama melakukan tugas dengan saya? Saya bisa Bahasa Inggris—dulu nilai saya cukup baik dalam pelajaran itu. Tapi saya tak bisa mearngkum. Jadi, please?” tanya Keigo, sok gentle—padahal ada maunya. Hell, semoga gadis itu menerima. Semoga, semoga, oh—semoga.

Keadaan bertambah buruk sampai—

"Tugas sejarah, merangkum terjadinya perang apaaaa gitu 3 minggu yang lalu. Aku belum mengumpulkan. Anda bisa bantu saya?"

Ada tugas sejarah katanya. Oh—roh Keigo saat itu seperti melayang, dia saja diam terbatu selama beberapa detik. TUGAS SEJARAH, TUGAS BAHASA INGGRIS. Merangkum lagi. Oh, lebih baik mengerjakan essay 1000 kata daripada disuruh merangkum. Karena Keigo benci merangkum. Dan—anak itu juga mengatakan mau membantu dalam pelajaran Bahasa Inggris. Oh, baik juga anak itu. ”Tidak terima kasih, saya lebih berkenan dibantu oleh seorang gadis manis daripada dibantu seorang laki laki.” ucap Keigo, menolak dengan sopan—dibuat buat. Sebenarnya Keigoingin mengatakan kata santai pada cowok itu, tapi tahu kan untuk apa? Jaga imej’.

"Oh, Hikari ya? Nama yang bagus--Namaku Keigo Fuuji, cukup panggil Keigo saja." ucap Keigo, dengan senyum charming seperti biasa.


Last edited by Keigo on Wed Oct 08, 2008 5:17 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
Hanazono
Single Star
Single Star


Posts : 311
Join date : 2008-09-24
Age : 25

Character Sheet
Alice: Dracaena
Class: A - Senior High
Self Quote: "Oh?"

PostSubject: Re: Study for Dummies   Wed Oct 08, 2008 11:08 am

"Beruang..." gumam gadis itu yang terdengar cukup jelas di telinga Hana namun Ia terus terpaku pada buku fabel dihadapannya, sibuk membolak-balik lembar demi lembar, mencari-cari apa saja yang sekiranya menarik untuk dikeluarkan meskipun outputnya sama seperti yang ada di dalam buku. Yang gadis berambut biru gelap itu tak menyangka, Ayumu menghampiri mejanya seraya berkata, "Hei... Apa ini?" senyumnya ramah.

Kedua bola mata coklat kusam Hana melirik ke arah Beruang Kecil, sejenak terpikirkan; 'Apa ini terlihat seperti kucing?', pikirnya sotoy. Pandangannya kembali pada Ayumu yang tersenyum, "Beruang." jawabnya. Memang ini beruang, jadi jawaban apa lagi yang mesti Hana lontarkan? Begitulah, Ia hanya menjawab seperlunya apa yang orang lain tanyakan. Sementara itu si Beruang Kecil berjalan tanpa arah di atas meja sambil sesekali berputar-putar tak jelas, namun ekspresi beruang tersebut tampak riang, seperti yang ada di buku 'Goldilocks And The Three Bears'.
Back to top Go down
View user profile
Daichi Kitamura
Single Star
Single Star


Posts : 1546
Join date : 2008-09-20
Age : 24
Location : Hell`s gate

Character Sheet
Alice: Translator alice
Class: A-High school
Self Quote: "tsk..."

PostSubject: Re: Study for Dummies   Wed Oct 08, 2008 11:43 am

Daichi menangkap ketidakberesan pada wajah Keigo saat ia mengucapkan frasa 'Tugas Sejarah'. "Cuma perasaanku saja atau anak ini jadi agak pucat?" Kata batinnya. Ia pun tersenyum kepada Keigo dan berkata, "Well, tugas sejarah yang sudah lama sekali. Semua anak sudah mengumpulkannya kecuali aku, jadi aku dihukum mengerjakannya dua kali lipat...haha.." Ia mengatakannya sambil tertawa miris.

Quote :

”Tidak terima kasih, saya lebih berkenan dibantu oleh seorang gadis manis daripada dibantu seorang laki laki.”

Mendengar hal itu, Daichi mengernyitkan alis. ia berpikiran bahwa anak ini ternyata lucu juga....dan polos ( ngakak guling2 ).
" Okelah kalau begitu....tapi sepertinya buku yang dibaca anak itu cukup menarik untuk dirangkum. Isinya bagus, bahasanya juga mudah..." Katanya pada Keigo sambil menunjuk Hanazono yang sibuk dengan bukunya.
Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




PostSubject: Re: Study for Dummies   Today at 9:12 am

Back to top Go down
 
Study for Dummies
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 3Go to page : 1, 2, 3  Next
 Similar topics
-
» University study, Storytelling and games. Tell me your favorite char.
» MHP3 Dummies Guide To Get This Game (In English)
» Chaos Icon Line Study
» Good example of a Brain Study
» scientists say video games boost brain power and multitasking

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Abstract School :: Away Away Away :: Finished Thread-
Jump to: