Abstract School

Indonesian Roleplay Forum based on Alice Academy story
 
HomePortalFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in

Share | 
 

 Empty Room -- Dangerous Meeting

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7  Next
AuthorMessage
Takasu Kazuki
Triple Star
Triple Star


Posts : 1482
Join date : 2008-09-01
Location : Gate of Judgement

Character Sheet
Alice: Teleport
Class: A High School
Self Quote: Kufufufufu~ Where's is my 'food'? >3

PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Tue Sep 30, 2008 8:14 pm

"Berisik kau bocah. Kenapa tidak? Kau ingin sekali-sekali diakui orang lain?"
"Cukup melayani perempuan yang datang, dan semuanya beres. Itu sudah jadi tradisi tipe berbahaya dan sial seperti kita, errg... harusnya Mukuro atau Shiruba yang menjelaskan..."

"Cih. Diakui? Tidak adakah cara lain?" Kazu menepak tangan Hiino dan memalingkan wajahnya.


"Aku tidak seenaknya dibanding guru mesum yang namanya sama denganmu. Andai Mukuro datang, pasti kau akan lebih dipaksa,"

"Oh, si nanas itu dan temannya y gsudah meninggal? Ternyata mereka dalangnya. Hmm, biarkan si nanas yg bicara padaku saja." ujarnya dengan senyum dingin.

_________________


Spoiler:
 
Back to top Go down
View user profile
Augusta Kinomiya
Watcher
Watcher


Posts : 90
Join date : 2008-09-01

Character Sheet
Alice: Painful Touch
Class: Watcher
Self Quote:

PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Tue Sep 30, 2008 8:21 pm

Quote :
The King (Tamaki): Hidekazu Makoto, Mukuro
The Shadow King(Kyoya): Nagumo Sei
The Little Devils (Hitachiin bersaudara): Laiko
The Shota (Honey): Nacht
The Wild Host (Morii): Byakuran Amon
Natural Rookie Type (haruhi): Augusta
Shy little boy: Hiino
Emo Shota : Kazu

Setelah Hiino melepaskan genggaman tangannya --atau lengan lebih tepat, Augusta ikut membaca kertas tersebut. Dan otomatis bulir keringat muncul di dahinya. "A-apa-apaan ini..." Dan whoa, dia termasuk tipe 'natural rookie'? Entah apa itu maksudnya.

'jelaskan dengan ramah ke bocah ini' Gus mendengar Hiino membisikkan kata-kata tersebut. Jelaskan? Hell, ia bahkan tidak mengerti maksudnya ini. Bahkan menurutnya ini termasuk dalam 1001 hal bodoh yang terjadi dalam hidupnya. Ia melirik Hiino balik dengan tatapan gusar, 'Sudah-kau-saja'. Lagipula anak-anak rascal seperti ini... hah, lagaknya saja.

"Umm... maaf aku terlambat.." Terdengar suara seorang anak kecil memasuki ruangan tersebut. Gus berbalik dan memperhatikan bocah itu. Whoa, anak seumur ini dan memiliki Alice yang berbahaya? Hm.

"No prob, kiddo." Ucapnya pada anak itu.
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Tue Sep 30, 2008 8:22 pm

"aku mengubahnya dari yang 7 tahun lalu, menurut intuisiku sendiri... lalu yang cewek, bisa meramaikan dengan...err... ku simpan untuk nanti," ujarnya.

Ayuri melihat dokumen yang tertera kemudian pandangannya kembali kepada sang pemimpin Dangerous Ability. "...'melayani' jugakah? Seperti para lelaki?" tebaknya yang seperti tahu apa yang dipikirkan oleh Hiino.
Back to top Go down
Augusta Kinomiya
Watcher
Watcher


Posts : 90
Join date : 2008-09-01

Character Sheet
Alice: Painful Touch
Class: Watcher
Self Quote:

PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Tue Sep 30, 2008 8:28 pm

Terdengar suara seorang perempuan, agak sedikit.. memprotes? Mungkin. "...'melayani' jugakah? Seperti para lelaki?"

Mendengar hal tersebut, otomatis wajah Gus berubah menjadi merah. Wha- what?! Anak perempuan juga harus 'melayani' seperti mereka? Oke, ia tahu kalau melayani di sini tidak mungkin sampai-- sampai yang seperti itu lah. Tetapi tetap saja kan... Euh, seharusnya ia memang tidak perlu khawatir, mereka dipanggil berbahaya bukan untuk diremehkan kan? Tetapi...

"Wanijima-kun!" Muka Gus langsung berubah panik, menguncang pundak Hiino. Reflek.
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Tue Sep 30, 2008 8:54 pm

"No prob, kiddo."

Nacht mengangguk kecil, lalu berjalan ke kursi yang masih kosong, dan meloncat untuk kemudian duduk di atas kursi tersebut. Dengan kaki yang terayun-ayun di udara, karena err-- kakinya tidak sampai ke atas tanah karena kursinya terlalu tinggi bagi Nacht. Ia memandangi mereka semua dengan heran, tidak mengerti tentang topik apa yang dibicarakan di ruangan ini.
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Tue Sep 30, 2008 10:32 pm

Erika yang baru saja tiba ditempat tersebut tidak tahu apa apa, tidak dapat berkomunikasi ia hanya bisa melihat kearah mereka saja, berjalan kearah mereka dengan perlahan lalu duduk di bangku kosong yang berada disana. entah mereka dapat melihatnya atau tidak.
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Tue Sep 30, 2008 10:59 pm

"Hmm... principal ubanan nya belum datang, tapi aku jelaskan dulu. Mungkin bisa kalian baca dari dokumen peninggalan guru mesum 7 tahun lalu, kira kira pembagiannya seperti ini.."


Waw! Sepertinya acara Host Club ini benar-benar serius saat Mayu melihat daftar semua laki-laki yang ada di Dangerous Ability yang akan dijadikan Host nanti. Bukan semuanya juga mungkin, namun sebagian tertera di atas dengan julukkan-julukkan tersendiri. Mengikuti seorang perempuan memakai kacamata yang menanyakan akan peran para perempuan dalam Host Club tersebut. Yang benar saja? Masa yang perempuan ikut menjadi hostess?

"Serius yang para perempuan akan ikut 'melayani' seperti yang lainnya? Hmmhmm~ Aku harap tidak ya?" Mayu sambil tersenyum dengan maksud dibalik senyumannya itu langsung mem-back-up wanita berkacamata yang ada di depannya. Secara tidak langsung, Mayu tahu kalau wanita tersebut juga pasti akan membantah bila para perempuan disuruh ikut 'melayani'. Di lain pihak juga, ia tak mau para perempuan dibiarkan nganggur saat festival nanti.
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Tue Sep 30, 2008 11:09 pm

"Kya~ Ada gadis imuuut~" Mako memeluk Erika dari belakang.

"Yang ini jugaa~" Mako memeluk Mana sekarang.
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Tue Sep 30, 2008 11:43 pm

"Kya~ Ada gadis imuuut~"

"Hmm?" Mayu sejenak melihat ke arah samping dimana ia melihat...pemandangan yang merusak pemandangan yang sudah rusak. Apa maksudnya ini? Entahlah tapi yang benar saja! Seorang om-om berambut pirang yang padahal Mayu perkirakan seumur dengannya memeluk gadis berambut merah dengan sangat tiba-tiba. Itu sangat tidak benar...! Tapi, skandal bisa juga dibuat dari itu bukan? Eits! Namun juga bukan di tempat ramai seperti ini. Mayu sekarang hanya bisa memejamkan matanya dan menghembuskan nafasnya, dan saat ia membuka lagi matanya--

"Yang ini jugaa~"

"Hei Mesum, lepaskan aku nggak!?" Ancam Mayu terlihat dengan muka irritated sambil melirik ke arah pria berambut pirang tersebut. Mau apa lagi untuk melepaskan pria ini? Satu hal! Knuckle Fist!! Braakk!! "Makan itu Mesum, dan jangan-- AKU BILANG, jangan lagi peluk-peluk aku sembarangan!" Seru Mayu berhasil memukul kepala pria tersebut, menunjuk-nunjuk masih dengan ekspresinya yang memarah.
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Tue Sep 30, 2008 11:45 pm

Memasang tampang polos...

"Nyahaha. Maaf, reflek" ujar Mako tersenyum.
Back to top Go down
Haninozuka Shiruba
Principal Student
Principal Student


Posts : 1423
Join date : 2008-08-29
Age : 22
Location : Sugarland

Character Sheet
Alice: Suicide Pheromone Alice
Class: B of Senior High School
Self Quote: "Ah, anything was change?"

PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Wed Oct 01, 2008 3:14 am

OOT : sori telat,baru ngarti ada tred ini ngakak guling2 *diinjeg*


IT :

Shiruba memasuki ruangan yang sudah ramai itu dengan sedikit gugup. Ya jelas gugup,sebagian isinya guru. Dan ia telat. Oh,sungguh principal ter-bodoh. Sambil menggaruk kepala,ia menyapa seisi ruangan.

"A? Maaf aku telat... Maaf Hiino sensei..." ujarnya,dengan memasang senyum bersalah.

Ia mengambil kursi dan duduk di samping Hiino.

"Jadi... Kita akan membuat host club kah?" tanya pemuda itu,sambil melihat daftar nama yang dibuat Hiino (dan tersenyum lega tidak mendapati namanya)

Ia baru sadar ada Kazu di situ. Yep,tapi ia masih senyum-senyum saja.

"Err... Selanjutnya bagaimana?" ia bertanya lagi,pada siapapun yang bisa menjawab.

_________________
"...because I love to see when a drop of blood's falling onto earth,
like strawberry syrup on a bar of chocolate...
It look too sweet and addicting"


Haninozuka Shiruba
Back to top Go down
View user profile http://rellion-fox.livejournal.com/
Guest
Guest



PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Wed Oct 01, 2008 9:35 am

OOC : Char ini udah di App dan boleh RP >3, liat aja di Dangerous archive.

IC ~


Bla.. Bla.. Blah
Banyak orang berdebat, ada juga yang diam menyendiri memenuhi ruangan kosong yang hanya terdiri dari kursi kursi. Kira-kira seperti itulah gambaran kondisi ruang meeting anak-anak Dangerous.
Mion murid baru, apa dia masih punya hak untuk ikut meeting begini?
Gadis berambut hijau itu berdiri di ambang pintu, dilihatnya siswi/guru wanita yang jumlahnya sedikit sekali. Disitu Dominan laki laki, yang tampaknya tak bersahabat.

Mion melangkah masuk, mungkin ia menganggu meeting yang sudah dimulai... Mungkin. Ia memilah-milah tempat duduk dan akhirnya memutuskan untuk duduk di sebelah gadis [Eriko].
~
Mion merasakan sesuatu merayap dilehernya. Tak lain adalah Grotto, piaraan-berkaki 8 nya.

"Hssh!" Mion mendesis pelan, menyuruh tarantula-nya diam.
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Wed Oct 01, 2008 9:55 am

Masuk ketempat tersebut dan langsung disambut oleh seorang lelaki berambut pirang membuat Rika sangatlah ketakutan, ekspresinya tampak takut dan sedikit menjauh dari lelaki tersebut. Hanya berharap kalau tidak diapa apakan oleh lelaki tersebut, karena ia sudah cukup dengan semuanya itu.

Ia duduk lalu dihampiri oleh seorang gadis lain berambut hijau panjang, melirik kearah sekitarnya untuk memastikan mereka semua itu orang yang baik.
Back to top Go down
Haninozuka Shiruba
Principal Student
Principal Student


Posts : 1423
Join date : 2008-08-29
Age : 22
Location : Sugarland

Character Sheet
Alice: Suicide Pheromone Alice
Class: B of Senior High School
Self Quote: "Ah, anything was change?"

PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Wed Oct 01, 2008 9:57 am

Shiruba tersenyum ramah pada Mion yang baru datang (atau memang ekspresinya selalu begitu? Entahlah...). Sebagai principal yang perlu mengetahui semua murid dangerous,ia menyapa Mion.

"Hai,baru datang?" sapanya,entah sok ramah atau memang tidak tahu Mion memang baru datang.

_________________
"...because I love to see when a drop of blood's falling onto earth,
like strawberry syrup on a bar of chocolate...
It look too sweet and addicting"


Haninozuka Shiruba
Back to top Go down
View user profile http://rellion-fox.livejournal.com/
Guest
Guest



PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Wed Oct 01, 2008 10:00 am

Apakah guru yang didepan ini guruku?

Rika hanya menatap kearah lelaki berambut silver tersebut, mengharapkan agar ada orang yang dapat membantunya dalam berbicara di ruangan yang seakan ramai tetapi sepi bagi Rika. Merasa terkucilkan dan hampa.
Back to top Go down
Haninozuka Shiruba
Principal Student
Principal Student


Posts : 1423
Join date : 2008-08-29
Age : 22
Location : Sugarland

Character Sheet
Alice: Suicide Pheromone Alice
Class: B of Senior High School
Self Quote: "Ah, anything was change?"

PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Wed Oct 01, 2008 10:06 am

Shiruba menyisir seisi ruangan dengan matanya. Mata biru itu menangkap sosok gadis yang sepertinya kebingungan.

"Umm,apa sebelum aku datang tadi ada sesuatu?" ia bertanya pada Erika,tanpa tahu sebenarnya gadis itu tak bisa bicara.

_________________
"...because I love to see when a drop of blood's falling onto earth,
like strawberry syrup on a bar of chocolate...
It look too sweet and addicting"


Haninozuka Shiruba
Back to top Go down
View user profile http://rellion-fox.livejournal.com/
Guest
Guest



PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Wed Oct 01, 2008 10:19 am

"Hai,baru datang?"

Seorang pemuda berambut putih menyapanya, sambil tersenyum lagi.
"Baru datang"
Mion membalas sapaannya dengan jawaban yang kurang normal. Plus senyum juga, senyum ala Mion [see: my Ava].
Back to top Go down
Haninozuka Shiruba
Principal Student
Principal Student


Posts : 1423
Join date : 2008-08-29
Age : 22
Location : Sugarland

Character Sheet
Alice: Suicide Pheromone Alice
Class: B of Senior High School
Self Quote: "Ah, anything was change?"

PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Wed Oct 01, 2008 10:26 am

"Oh,he... Umm... Aku Shiruba." ia memperkenalkan diri.

"Kamu?" lanjutnya,bertanya pada Mion.

_________________
"...because I love to see when a drop of blood's falling onto earth,
like strawberry syrup on a bar of chocolate...
It look too sweet and addicting"


Haninozuka Shiruba
Back to top Go down
View user profile http://rellion-fox.livejournal.com/
Augusta Kinomiya
Watcher
Watcher


Posts : 90
Join date : 2008-09-01

Character Sheet
Alice: Painful Touch
Class: Watcher
Self Quote:

PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Wed Oct 01, 2008 10:44 am

Keadaan di ruangan itu menjadi sedikit heboh karena kelakuan Makoto. Hm... 'laki-laki' itu benar-benar tidak berubah ya? Wahaha.

Pintu terbuka dan seorang siswa berambut putih masuk, principal kelas Dangerous sekarang eh? Gus tau anak ini dari data yang ia pegang, well, mau tidak mau ia harus tau data-data anak-anak dangerous jika harus menjadi pengawas mereka kan?

Ia melepaskan tangannya dari pundak Hiino dan memperhatikan anak-anak di sana satu per satu... Kelas dangerous lebih seperti 'kelas para guru', muridnya sedikit tapi watchernya banyak. Perhatiannya tertarik pada seorang gadis yang dari tadi diam saja. Siapa namanya? Riko, Erika Riko. Gadis ini... tidak dapat berbicara kan? Apa ia memiliki kesulitan?

Augusta menghampiri Erika, tersenyum. "Ada kesulitan? Err..." Sebenarnya agak percuma juga bertanya seperti ini. "Kalau ada apa-apa... kamu bisa memberi tahu kan? Eh-- Tidak bermaksud menyinggung ok?" Tanyanya lagi pada gadis itu, agak canggung.
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Wed Oct 01, 2008 10:50 am

Ahh, Shiruba-niisan datang. Melihat hal itu, Nacht yang dari tadi diam membisu, langsung melompat dari kursinya yang cukup tinggi, lalu berjalan mendekati Shiruba, Kakaknya. Kemudian, memperhatikannya sebentar dengan mata birunya, begitu cowok di depannya ini bertanya pada seorang guru [?] perihal Host Club. Umm.. Host club itu apa?

"Kakak Shiruba~ Kakak Shiruba~" Nacht menarik-narik tangan Shiruba dengan tarikan pelan, sekedar mencari perhatian dari kakaknya ini. "Kakak... Host Club itu apa?" bisiknya di telinga Shiruba, tentu saja setelah berjinjit di atas sepatu putihnya.
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Wed Oct 01, 2008 10:54 am

Nampaknya situasi disana semakin menjadi tidak enak untuk Erika, ia merasa seakan sekelilingnya mengolok olok dirinya dan sebagainya. Tidak bermaksud, iya mengeluarkan sebuah papan yang bisa dihapus dari dalam sakunya. Mengaktifkan alat tersebut lalu menulis disana.

'Tidak Apa apa... Hanya saja tidak dapat bicara, jadi ada apa ini sebenarnya?'

Lalu iya memberi mereka lihat apa yang ia tulis
Back to top Go down
Haninozuka Shiruba
Principal Student
Principal Student


Posts : 1423
Join date : 2008-08-29
Age : 22
Location : Sugarland

Character Sheet
Alice: Suicide Pheromone Alice
Class: B of Senior High School
Self Quote: "Ah, anything was change?"

PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Wed Oct 01, 2008 11:01 am

Quote :
"Kakak Shiruba~ Kakak Shiruba~" Nacht menarik-narik tangan Shiruba dengan tarikan pelan, sekedar mencari perhatian dari kakaknya ini. "Kakak... Host Club itu apa?" bisiknya di telinga Shiruba, tentu saja setelah berjinjit di atas sepatu putihnya.

"Eh? Nacht?" ia tersenyum pada si kecil itu.

Gawaat! Bagaimana cara menjelaskan Host Club pada anak kecil?! Mukuro sensei benar-benar payah!

Ia lalu berpikir,dan mulai menjelaskan,

"Host club itu... Erh,tempat cowok-cowok bermain dengan cewek!"

Oke,sebuah penjelasan bodoh.

_________________
"...because I love to see when a drop of blood's falling onto earth,
like strawberry syrup on a bar of chocolate...
It look too sweet and addicting"


Haninozuka Shiruba
Back to top Go down
View user profile http://rellion-fox.livejournal.com/
Guest
Guest



PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Wed Oct 01, 2008 11:06 am

"Oh,he... Umm... Aku Shiruba."

"Kamu?"


Shiruba, eh? Mion kira semua anggota Dangerous class adalah orang orang yang tertutup, namun ternyata tidak. Apa ini permainan anak Dangerous? Berpura pura baik dan kemudian menusuk dari belakang. Ok, Mion bisa mengikuti permainan ini.

"Mion." Ucapnya simpel, dengan raut wajah yang sama.
~
Tiba tiba, datang seorang anak kecil yang mirip dengan Shiruba. Anak yang lucu.

"Kamu, suka laba laba?" Tanyanya to-the-point pada Nacht.
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Wed Oct 01, 2008 11:15 am

Nacht melirik papan magnet [?] yang dipegang Erika, umm... tahukan papan yang bisa dihapus dan ditulis kembali dengan menggunakan magnet? Ahh.. pokoknya yang seperti itulah. Ia mengamati tulisan yang ada di papan tersebut sebentar sebelum mengalihkan pandangannya ke wajah Erika, menatapnya polos dengan mata birunya.

"Ahh.. sepertinya mau diadakan Host Club..x3" ujar Nacht pelan, lalu... Ia baru sadar kalau kalau ada tulisan 'Saya tidak dapat bicara' di papan yang dipegang Erika. Umm... maksudnya apa?

"Kakak.... sakit ya.. sehingga tidak dapat bicara? =3;;" tanya Nacht pada Erika. Maklum, anak sekecil dia tidak terlalu tahu menahu mengenai bisu, tuli, dan sebagainya.

"Host club itu... Erh,tempat cowok-cowok bermain dengan cewek!"

Penjelasan singkat, namun padat, yang keluar dari bibir Shiruba, menarik perhatiannya cowok berusia 8 tahun berabut dominan putih ini. Ia mencerna perkataan Shiruba selama beberapa saat, tapi tetap saja ada beberapa bagian yang mengganjal di hati Nacht.

"Umm... jadi.. jadi... Elementary PlayGround, juga termasuk Host Club?" bisiknya kembali pada kakaknya ini. Wajar kalau Ia menganggap Elementary Playground adalah Host Club, soalnya, di tempat itulah, Nacht biasa bermain dengan teman-temannya, baik cowok maupun cewek.

"Kamu, suka laba laba?"

"Umm... aku tidak terlalu suka.... tapi... tidak bisa dibilang tidak suka juga sih.. x3;;" jawabnya sedikit asal. Seperti anak kecil pada umumnya, Ia tidak tahu laba-laba itu makhluk yang berbahaya atau tidak. Baginya, semua binatang merupakan keberadaan yang tidak menakutkan, namun.. tidak lantas harus disukai.
Back to top Go down
Haninozuka Shiruba
Principal Student
Principal Student


Posts : 1423
Join date : 2008-08-29
Age : 22
Location : Sugarland

Character Sheet
Alice: Suicide Pheromone Alice
Class: B of Senior High School
Self Quote: "Ah, anything was change?"

PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Wed Oct 01, 2008 11:21 am

Shiruba tersenyum saja pada Nacht,ia terlalu bingung untuk bicara apa.

Shiruba membaca tulisan Erika,sama seperti Nacht,ia juga tak mengerti.

"Kamu...sakit?" tanya Shiruba pada Erika,dengan tampang polos.

_________________
"...because I love to see when a drop of blood's falling onto earth,
like strawberry syrup on a bar of chocolate...
It look too sweet and addicting"


Haninozuka Shiruba
Back to top Go down
View user profile http://rellion-fox.livejournal.com/
Sponsored content




PostSubject: Re: Empty Room -- Dangerous Meeting   Today at 5:38 pm

Back to top Go down
 
Empty Room -- Dangerous Meeting
View previous topic View next topic Back to top 
Page 2 of 7Go to page : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7  Next
 Similar topics
-
» [Closed] Her Heart is an Empty Room
» ISCC Meeting 3 - Discussion Thread - Suzuka
» Stock Car Meeting 8 Discussion Thread Sunset (Speedway Reverse)
» Advice for creating a toy room
» SGT Meeting 3 - Silverstone Grand Prix - RESULTS

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Abstract School :: Away Away Away :: Finished Thread-
Jump to: