Abstract School

Indonesian Roleplay Forum based on Alice Academy story
 
HomePortalFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in

Share | 
 

 'til the Dawn Comes...

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1, 2, 3, 4, 5  Next
AuthorMessage
Akimoto Amon
Teacher
Teacher


Posts : 106
Join date : 2008-09-03
Age : 23
Location : Outland

Character Sheet
Alice: Death Eyes Alice
Class: Teacher
Self Quote:

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Mon Sep 29, 2008 4:43 pm

"Ha?" Amon yang lagi-lagi setengah tertidur terbangun mendengar pertanyaan Miyu,
"Kalau aku tahu,aku nggak akan susah-susah meng-interogasi anak itu." ujarnya sambil menunjuk Bi yg dalam keadaan mengenaskan & menyedihkan itu.

Cerewet sekali cewek ini.. batin Amon sambil melirik Miyu,Guru ya? pikirnya yang tidak terlalu tahu menahu mengenai identitas staff-staff Akademi.

Quote :
"Hei.. menurutmu hukuman apa yang cocok untuk 2 orang ini?" tanya Byakuran

"Bagaimana kalau kita gantung terbalik dipohon dengan make up banci sampai mereka mengaku?" ucap Amon asal ke Byakuran
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Mon Sep 29, 2008 4:49 pm

"Bagaimana kalau kita gantung terbalik dipohon dengan make up banci sampai mereka mengaku?" ujar Amon dengan nada asal. Eh, tapi boleh juga tuh buat dicoba.

"Hmm... buat digantung terbaliknya sih gampang... hanya saja... mencari makeup bancinya susah..."

Byakuran melirik kiri-kanannya, mencoba mencari sesuatu yang bagus di kelas ini, sampai.. mata birunya berhenti disebuah karung berisi tepung, dan sedikit gulali lengket berwarna merah di pojok ruangan. Ohh.. rupanya kelas tempat mereka menginterogasi para 'penyusup' ini adalah kelas masak memasak. Hmp.. menarik.

"Mon... anda bagian mewarnai bibirnya ya..." ujar Byakuran sambil melemparkan sebuah toples berisi gulali lengket berwarna merah kepada amon, lengkap dengan sendoknya.
Back to top Go down
Akimoto Amon
Teacher
Teacher


Posts : 106
Join date : 2008-09-03
Age : 23
Location : Outland

Character Sheet
Alice: Death Eyes Alice
Class: Teacher
Self Quote:

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Mon Sep 29, 2008 4:54 pm

Amon menangkap toples gulali itu,ia lalu membuka dan mencicipinya sedikit.
"Ck,sayang..Padahal gulalinya enak." gumamnya asal sambil mengambil sendok untuk gulali itu.

"Jadi.." ucapan Amon terputus,ia melihat bergantian Bi dan Ruru."Yang mana dulu?" tanyanya sambil berbalik menatap Byakuran.
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Mon Sep 29, 2008 5:02 pm

"Si Boneka aneh dulu..." gumam BYakuran sambil menunjuk-nunjuk Mitama. Ia menyendok terigu tsb dari kantongnya lalu menyeringai pelan pada Mitama. "Baiklah.. sekarang.. lebih baik anda mengakui kalau anda ini penyusup..." ujarnya pelan.
Back to top Go down
Rurua Mitama
Alice User
Alice User


Posts : 840
Join date : 2008-09-04
Age : 22
Location : Mitama's Neopolitan (Err?)

Character Sheet
Alice: La Marionette Alice
Class: Freelancer
Self Quote: ”Rose. Rose, deadly temption, touch it―and you'll die”

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Mon Sep 29, 2008 5:16 pm

Nampaknya guru guru disana sedang merencanakan sesuatu untuk menghukum Ruru dan Bi. Mereka mengambil tepung dan gulali.... Apa yang mau mereka perbuat sih?

'Gantung terbalik di pohon dengan make up banci'

Oh? Bad news.. Ruru dapat giliran pertama, okay... atas rekomendasi guru sialan itu.

"Silakan, selama kalian tidak menxakiti Ruru yang ini. Ok" Ruru boneka benar benar melindungi Ruru manusia, yeah.. lebih baik mati daripada disiksa majikannya..
Back to top Go down
View user profile
Lee Hyeon-bi
Single Star
Single Star


Posts : 846
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Para Island =))

Character Sheet
Alice: Puppet Master Alice
Class:
Self Quote: Status: MARRIED =)) =))

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Mon Sep 29, 2008 5:24 pm

ooc: wew~ bingung maw ngerep mulai darimana.. ngakak guling2

--

Sementara muncullah seorang gadis yang tampaknya adalah partner dari laki-laki yang menghalangi aksi brilian Ruru yang sempat berusaha 'menjatuhkan pisau di atas kepala Byakuran' dan kejadian-kejadian beruntutan lainnya yang tidak membantu Bi samasekali dalam pelarian dirinya dari guru-guru berangas yang masih memojokkannya.

Singkat cerita, setelah berbagai macam kejadian yang males dikutip lagi oleh PMnya si Bi *diinjek*, masih dalam keadaan terikat di kursi layaknya seorang tahanan, dan begitu pula dengan partner in crimenya, Ruru yang berada di sebelahnya.. Mata violet Bi dengan putus asa menatap nanar kedua guru penyiksa di hadapannya. Sekarang mereka tengah mendiskusikan rencana menggantung-Bi-dan-Ruru-terbalik-di-pohon-dengan-make-up-banci-sampai-mereka-mengaku yang membuat Bi semakin panik. Awalnya ia mengira itu cuma gertakan namun ternyata...
Mereka menemukan tepung dan gulali (?) entah darimana...
yang membuat Bi langsung meronta-ronta, "Waa~ jangan! jangaaann!!"
Anyway, bukankah Bi dan Ruru keduanya cewek? Kenapa mesti takut didandani sebagai banci ya? Entahlah...
Dalam keadaan kalang kabut, ia melirik Ruru -dalam wujud boneka- yang tampaknya pasrah dan bersedia jadi korban duluan..

Bi buru-buru menggelengkan kepalanya kuat-kuat,
"A.. Aku mengaku! Aku mengaku!!" Jerit Bi kemudian. "Aku mengaku kalau aku malam-malam kesini untuk..."
Back to top Go down
View user profile
Akimoto Amon
Teacher
Teacher


Posts : 106
Join date : 2008-09-03
Age : 23
Location : Outland

Character Sheet
Alice: Death Eyes Alice
Class: Teacher
Self Quote:

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Mon Sep 29, 2008 5:28 pm

Amon hanya diam sambil memakan gulali di tangannya sedikit demi sedikit,Amon lalu melirik toples berisi gulali itu lalu melirik Ruru.
Ia lalu memegang toples itu diatas kepala Ruru dan berniat menumpahkan isinya kapan saja.

"Yakin?" tanya Amon ke Ruru,"Kali ini nggak cuma make up banci aja lho." ujarnya ke Ruru.

"Kau mungkin akan dikerubungi semut." lanjut Amon sambil memakan gulali itu lagi

Quote :
Bi buru-buru menggelengkan kepalanya kuat-kuat,
"A.. Aku mengaku! Aku mengaku!!" Jerit Bi kemudian. "Aku mengaku kalau aku malam-malam kesini untuk..."

Amon langsung nyengir,mirip kayak anak kecil yg baru dibeliin mainan baru.

"Untuk..apa?" tanya ke Bi,masih dalam posisi memgang toples itu di atas kepala Ruru
Back to top Go down
View user profile
Kunogi Miyu
Watcher
Watcher


Posts : 351
Join date : 2008-09-05
Location : Anywhere

Character Sheet
Alice: Tracing
Class: Watcher
Self Quote: Looking around?

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Mon Sep 29, 2008 5:29 pm

"Kalau aku tahu,aku nggak akan susah-susah meng-interogasi anak itu."

Miyu tersenyum pada Amon, setidaknya dia sudah mendapat sedikit informasi. Menginterogasi eh? Kalau dipikir-pikir sepertinya mereka ditanya untuk apa ke sini malam-malam begini. ATau alasan lain?

Miyu berjalan mendekati salah satu dari mereka yang terikat di kursi. Miyu berjongkok di depan Bi dan tersenyum. "Jadi...Kamu melakukan kejahatan apa? Atau melakukan sesuatu yg tidak baik di sini? Intinya, ngapain malam-malam kamu ada di sini." tanya Miyu yang agar ruwet.

"A.. Aku mengaku! Aku mengaku!!" Jerit Bi kemudian. "Aku mengaku kalau aku malam-malam kesini untuk..."

"Baiklah, untuk apa?" tanya Miyu dengan senyum manisnya yang sekejap kalau diperhatikan lebih mirip senyum dingin seorang penjahat.
Back to top Go down
View user profile
Lee Hyeon-bi
Single Star
Single Star


Posts : 846
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Para Island =))

Character Sheet
Alice: Puppet Master Alice
Class:
Self Quote: Status: MARRIED =)) =))

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Mon Sep 29, 2008 6:09 pm

Dengan sedikit gentar Bi menatap orang-orang yang menghadangnya, ugh~ mereka semua punya tatapan mata dan senyum dingin yang sama! Ah, dunia pasti sudah gila.. Sejak kapan anak kecil yang manis dan polos sepertinya jadi terintimidasi begini? Kemana sih pemerintah negara ini? Masa nggak ada UUD perlindungan anak di bawah umur sih??
Anyway, Bi menelan ludahnya dan meneruskan kalimatnya..

"Aku mengaku kalau aku malam-malam kesini untuk...
berkencan dengan Ruru *dilempar ke mars*
Mencari angin! Aku tidak bisa tidur jadi aku mengajak Ruru kemari, benar kan?!" Ia melirik Ruru dengan sudut matanya, "Percayalah, aku samasekali tidak berniat untuk membuat onar atau menyerang kalian!" Ujarnya mantap sambil mengangguk-angguk layaknya seorang anak polos yang tak berdaya.
Back to top Go down
View user profile
Kunogi Miyu
Watcher
Watcher


Posts : 351
Join date : 2008-09-05
Location : Anywhere

Character Sheet
Alice: Tracing
Class: Watcher
Self Quote: Looking around?

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Mon Sep 29, 2008 7:45 pm

Miyu tersenyum lagi pada Bi. "Benarkah?" Sorot mata Miyu seolah menusuk di malam dingin ini -- tepat ke mata Bi. "Tidak adakah tempat lain?" tanyanya dengan nada dingin. Bukan itu maksudnya, tapi kalau anak macam mereka ditanya dengan lembut, pasti akan melawan secara telak. "Tetap saja kalian akan menerima hukuman, bagaimana pun juga." lanjutnya.

Miyu menatap Byakuran dan Amon yang sudah bersiap di posisi masing-masing.
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Mon Sep 29, 2008 8:44 pm

"Aku mengaku kalau aku malam-malam kesini untuk...Mencari angin! Aku tidak bisa tidur jadi aku mengajak Ruru kemari, benar kan?!"

Byakuran mendekati Bi, menatapnya dingin tanda tidak puas atas jawabannya, lalu tersenyum kembali... dingin tanpa ampun. Berbahaya sudah jelas. "Seperti yang saya bilang, semua penyusup pasti bilang begitu..." ujarnya dingin sambil mengangkat tangannya yang memegang sesendok besar tepung terigu, lalu menaruhnya di udara, tepat di atas kepala Bi.

"Katakan yang sejujurnya.. maka anda kemungkinan kecil bisa selamat.. dan bebas... katakan alasan anda kesini..." ujarnya pelan. Ia akan menginterogasi mereka satu persatu, dari yang kelihatan paling mudah, sampai yang laing susah. Ehh, kan cuma ada 2 orang disini? Ahh terserahlah.
Back to top Go down
Rurua Mitama
Alice User
Alice User


Posts : 840
Join date : 2008-09-04
Age : 22
Location : Mitama's Neopolitan (Err?)

Character Sheet
Alice: La Marionette Alice
Class: Freelancer
Self Quote: ”Rose. Rose, deadly temption, touch it―and you'll die”

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Mon Sep 29, 2008 9:00 pm

"Yakin? Kali ini nggak cuma make up banci aja lho.
Kau mungkin akan dikerubungi semut"


Salah seorang guru laki-laki selain Byakuran sedang bertingkah. Ia memegang toples gulali diatas Ruru, hendak menumpahkan isinya. Yap! Jika gulali nya ditumpahkan akan mengundang kawanan para semut untuk datang. Terus? Bahkan para semut takkan merusak tubuh kayunya. Gimana kalau semutnya menggigit? No Problem.... Selama ini belum ada Boneka yang mengeluh karena digigit semut, kan?
"Semut bukan musuh boneka, Pak." Ucapnya penuh keyakinan. Lalu ia memutar kepalanya, menghadap Bi yang tiba tiba teriak.


"A.. Aku mengaku! Aku mengaku kalau aku malam-malam kesini untuk... Mencari angin! Aku tidak bisa tidur jadi aku mengajak Ruru kemari, benar kan?!"

Bi memulai aksinya, ia mengucapkan kalimat pembelaan sambil melirik Ruru untuk meyakinkan.
"Bukan, bukan itu." Katanya menyangkal kesaksian Bi yang sebetulnya benar.

"Master Bi dan Master Ruru sedang bermain boneka.." Lanjutnya dengan muka pe-de.
Benar benar alasan yang salah. Tapi itulah yang terlihat dimatanya ketika ia didalam Ruru, bukankah tadi kedua master nya sedang bermain dengan Sango -- boneka Hiu?
Back to top Go down
View user profile
Akimoto Amon
Teacher
Teacher


Posts : 106
Join date : 2008-09-03
Age : 23
Location : Outland

Character Sheet
Alice: Death Eyes Alice
Class: Teacher
Self Quote:

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Tue Sep 30, 2008 1:17 pm

"Semut bukan musuh boneka, Pak."

"Boneka?" Amon lalu memperhatikan Ruru secara seksama,ia lalu mengetuk tangan Ruru yg tentunya mengeluarkan suara kayu yg diketuk."Eh?Begitu ya." gumam Amon,sepertinya ia tidak terlalu memperhatikan Ruru tadi sehingga ia tidak tahu kalau Ruru yg sekarang adalah Boneka.

Tiba-tiba sebuah pesawat kertas mendarat di kepala Amon,"Ng?" pria itu langsung mengambil dan membuka lipatan pesawat itu.

Quote :
kutunggu kalian di gedung SMA ruang kosong. untuk event, kita buat host club. jangan bantah, kalau tidak setuju adukan ke Mukuro saja

-Hiino

Amon mendengus,"Sepertinya aku harus pergi." gumamnya.
Back to top Go down
View user profile
Lee Hyeon-bi
Single Star
Single Star


Posts : 846
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Para Island =))

Character Sheet
Alice: Puppet Master Alice
Class:
Self Quote: Status: MARRIED =)) =))

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Tue Sep 30, 2008 3:27 pm

Kemarahan Bi sekarang rasanya sudah melewati batas sampai menguap begitu saja.
Masalahnya kantuk mulai menyergapnya. Seharian ini energinya terpakai habis, ia sudah tak punya tenaga untuk berteriak dan melawan. Apalagi bukannya dapat tidur subuh-subuh hari begini ia malah diikat, diinterogasi layaknya baru maling ayam tetangga. Benar-benar menyebalkan! Pasti hari ini bukan hari keberuntungannya...

Mata violetnya yang sudah nyaris terkatup masih sempat menangkap sosok gadis dewasa berambut panjang di depannya yang tersenyum sinis, tidak percaya pada pengakuannya.
Uh, dia saja tidak.. Apalagi Byakuran? Tuh lihat saja tatapan matanya yang samasekali tak melunak.
Argh~ Mau bohong salah, mau jujur lebih salah lagi..
Nasib memang, tukang bohong nggak akan dipercaya untuk kedua kali.
Mau menyesal sekarangpun sudah terlambat, watak gadis kecil ini memang begitu.
Lagipula.. Mengharap Bi jera juga sama saja dengan pungguk merindukan pluto, yang maknanya lebih tidak mungkin daripada hal yang paling mustahil. Ah sudahlah.

"Bukan, bukan itu. Master Bi dan Master Ruru sedang bermain boneka.."
Ngeng~?
Uh-oh, apalagi yang dikatakan Ruru the marionette? Bukannya membela pernyataannya Ruru malah menyatakan alasan yang lebih aneh lagi. Ah habislah mereka sekarang, tergantung terbalik di atas pohon dengan riasan banci. Yeah, rite. Ambil sisi baiknya.. Ia mungkin dapat mengadaptasi cara tidur kelelawar...
Bi menguap keras-keras, tidak ada pembelaan lebih lanjut... "Aku sudah berkata jujur... Terserah mau diapakan... Nyam~ nyam~" Gumamnya di sela-sela kantuknya.
Back to top Go down
View user profile
Akimoto Amon
Teacher
Teacher


Posts : 106
Join date : 2008-09-03
Age : 23
Location : Outland

Character Sheet
Alice: Death Eyes Alice
Class: Teacher
Self Quote:

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Tue Sep 30, 2008 4:37 pm

Quote :
"Aku sudah berkata jujur... Terserah mau diapakan... Nyam~ nyam~" Gumamnya di sela-sela kantuknya.

Amon yg siap meloncat keluar jendela tersenyum tipis mendengar ucapan Bi,ia lalu turun & berjalan perlahan menuju Bi.
"As You Wish..." ucapnya sambil mengambil tepung dari Byakuran serta toples gulalinya,ia lalu mencari beberapa pewarna makanan dan juga sendok serta serbet.

"Tahan sebentar." ucapnya ke Bi,lalu Amon me'rias' wajah Bi,menjadi seperti ini...

Spoiler:
 

Tidak,Amon kurang puas dengan 'riasan' Bi,ia merubah riasan itu lagi....

Spoiler:
 

"Masih kurang cocok." gumam Amon yg tanpa basa-basi lagi merubah 'riasan' Bi menjadi.....

Spoiler:
 

"Ini baru cocok." ucapnya ke Bi sambil menyodorkan kaca,"Baguskan?"



OOT: oh yeah~ ngakak guling2
Back to top Go down
View user profile
Kunogi Miyu
Watcher
Watcher


Posts : 351
Join date : 2008-09-05
Location : Anywhere

Character Sheet
Alice: Tracing
Class: Watcher
Self Quote: Looking around?

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Tue Sep 30, 2008 4:41 pm

OOT : OMG!!!Masya Allah!!!! Ya Tuhan!!!! 0___o;;; 0____o;; *malah takut sendiri*
----------------------------------------------------------------------
"Bukankah mereka tidak akan kapok kalau begini?" tambah Miyu. "Nanti yg lihat mereka malah kabur lagi." Miyu menatap Bi yg wajahnya sangat seram karena dirias Amon. Err...mana malam-malam dingin begini lagi.

"Waduh, ini tidak terlalu keras sih, cuma...menyeramkan." tambahnya."Kalau sama aku beda lagi."
Back to top Go down
View user profile
Akimoto Amon
Teacher
Teacher


Posts : 106
Join date : 2008-09-03
Age : 23
Location : Outland

Character Sheet
Alice: Death Eyes Alice
Class: Teacher
Self Quote:

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Tue Sep 30, 2008 4:50 pm

"Hei,dia kan hanya seorang murid.Tidak perlu terlalu berlebihan." balas Amon ke Miyu sambil menahan tawa."Salahkan dunia yg keras ini,nak." ujarnya asal ke Bi,anak yg malang.

"Sisanya urusanmu deh." ucapnya ke Byakuran sambil menunjuk Ruru.
Back to top Go down
View user profile
Lee Hyeon-bi
Single Star
Single Star


Posts : 846
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Para Island =))

Character Sheet
Alice: Puppet Master Alice
Class:
Self Quote: Status: MARRIED =)) =))

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Tue Sep 30, 2008 5:25 pm

ooc : tidak!! *PMnya ngacir dari monitor* kejamnyaa.. ngakak guling2

--

Kepala Bi sudah terkulai lemas, terantuk-antuk karena ketiduran ketika ia merasakan tepung dan bahan-bahan lain ditumpahkan di atas kepala dan wajahnya oleh salah satu dari tiga laki-laki dewasa di ruangan interogasinya itu. Sontak ia terkejut, kaget dan bersin-bersin karena 'ditaburi' tepung layaknya adonan kue.

"Weqz~ Apa-- Uhuk! Uhukk!!" Tanpa diberi kesempatan untuk protes, tangan dingin Amon segera beraksi di atas wajah Bi, menyapukan kreasi riasan terbaiknya. "Tahan sebentar."
Tahan sebentar katanya!? "Mmmphh~~ mph!!" Bi meronta-ronta ingin membersihkan riasan tebal di wajahnya namun Amon tak peduli, sibuk mengubah-ngubah dandanan dengan mencampurkan tepung, gulali, dan bahan-bahan lain yang entah didapat darimana.
Yang Bi tahu, beberapa saat berselang Amon menyodorkan sebuah cermin, yang lagi-lagi muncul darimana sih?, sambil menuntut pujian dengan nada puas atas hasil kerja tanpa dibayarnya, "Baguskan?"

"Kiiaaaahh~~!!" Ralat. Tadi PMnya Bi sempat bilang kalau Bi sudah nggak punya tenaga buat berteriak lagi. Tapi ternyata masih tersisa sedikit, sekedar untuk menjerit shocked dan pingsan.

Pingsan, saudara-saudara.

Yeah, Amon patut diangkat jadi make-up artist badut nomer satu di Alice Academy...
Back to top Go down
View user profile
Kunogi Miyu
Watcher
Watcher


Posts : 351
Join date : 2008-09-05
Location : Anywhere

Character Sheet
Alice: Tracing
Class: Watcher
Self Quote: Looking around?

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Tue Sep 30, 2008 5:34 pm

"Hei,dia kan hanya seorang murid.Tidak perlu terlalu berlebihan.""Tidak.." Miyu menahan ketawa." Humph..hahahaha...CUma, menyeramkan saja, lagipula kalian berniat menggantungnya kan?" Yak, Miyu tak dapat menahan ketawa. Yeah, terlalu lucu sekaligus menyeramkan.

"Ah, terserah kalianlah."

Miyu mendekati Bi yg pingsan. "Wah, dia teriak dan pingsan. Kasian."
Back to top Go down
View user profile
Akimoto Amon
Teacher
Teacher


Posts : 106
Join date : 2008-09-03
Age : 23
Location : Outland

Character Sheet
Alice: Death Eyes Alice
Class: Teacher
Self Quote:

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Tue Sep 30, 2008 5:37 pm

"Pingsan...?" Amon lalu mengambil sendok kayu dan mencolok-colok Bi untuk mengecek apakah dia masih hidup atau tidak.

"Beneran." gumamnya yang melihat Bi tidak bereaksi.

"Oke,masalah disini kuserahkan padamu,Aku ada urusan." ucap Amon ke Byakuran sambil menepuk pundaknya.

"Bye!" Amon langsung melompat dari jendela untuk kabur.


[OUT]

OOT: ga tanggung jawab ngakak guling2
Back to top Go down
View user profile
Rurua Mitama
Alice User
Alice User


Posts : 840
Join date : 2008-09-04
Age : 22
Location : Mitama's Neopolitan (Err?)

Character Sheet
Alice: La Marionette Alice
Class: Freelancer
Self Quote: ”Rose. Rose, deadly temption, touch it―and you'll die”

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Tue Sep 30, 2008 6:15 pm

Pak Amon terlihat sudah mengambil tindakkan, Bi ternyata yang jadi korban pertama. Gadis malang Bi telah dirias sedemikian buruknya sampai sampai mukanya jadi seperti monster badut *diinjek*. Namun pada akhirnya Bi terkulai pingsan. Bad, Ruru harus menolongnya.
Well, setelah ini giliran Ruru yang akan diubah jadi badut buruk rupa.
Eh? Ada yang salah! Mungkin Ruru harus mengingatkan mereka, Ruru adalah boneka badut yang bekerja di sirkus. Dirias ala badut dan dipermalukan didepan 'penonton' sudah biasa, noes?

Ok, lupakan itu. Bukan masalah malu atau tidak, Ruru-boneka hanya takut Masternya akan marah nanti bila tiba tiba digantung terbalik dengan riasan aneh.
Jadi sekarang sebaiknya pikirkan cara melarikan diri, ok?
C'mon Ruru! Konsentrasilah.. kau boneka spesial yang punya pikiran, gunakan otak boneka-mu!

".....!" Yeah, akhirnya datang ide yang mungkin 60% berhasil. Tahukah kalian kalau Marionette itu dibuat dari beberapa bagian yang dapat dilepas-pasang dengan bebas?
Yep, sekarang terbaca isi rencana Ruru kan?
Dia menarik badannya sendiri keatas, menggerak-gerakkan semua anggota tubuh yang masih bebas dengan sekuat tenaga, dan KECLAK! CLAK!! Ruru The Marionette hancur berantakkan, semua anggota badannya terpisah kemana mana. Tapi membuatnya terbebas dari tali, Lucky!
Nice, sekarang saatnya bersatu lagi. Semua bagian bekerja masing-masing mendekati bagian yang lain secepat mungkin.
Makan waktu kurang dari 10 detik. Good, langkah terakhir adalah menyelamatkan Bi yang masih terikat dalam keadaan pingsan. Sebelum itu, Ruru me non-aktifkan alice nya sehingga ia kini manusia lagi. Ruru mencari cari pisaunya, oh.. Lupa.. sudah dihancurkan Sei.
Noes..... Tidak adakah senjata lain disini? ADA! Lihat, ini ruang kelas memasak. Pisau dapur tersedia dimana mana, all sizes pula. Ruru menyambar pisau lumayan besar yang ada di meja didekatnya, dan membuka tali pengikat Bi sekalian membopongnya sambil lari. Tanpa 'oh-eh-ah' Ruru melesat menuju pintu keluar kelas. Tak lupa ia mengambil Thokki juga.

Ruru tetap berlari walau kecepatannya payah. Yah, paling tidak ia ingin keluar mencari pertolongan.

[OUT sama Bi]

OOT : Sorry kalo terlalu mendominasi, pingin ganti setting nekomouthsmile
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Tue Sep 30, 2008 7:50 pm

"Sayang kurang pas dibagian muak.."ujar Byakuran sambil berjalan keluar. Umm.. Ia masih ingat akan sesuatu, rpaat special ability.

[out]

oot : curang ngakak guling2 aduh gw juga mau ngakak guling2
Back to top Go down
Kunogi Miyu
Watcher
Watcher


Posts : 351
Join date : 2008-09-05
Location : Anywhere

Character Sheet
Alice: Tracing
Class: Watcher
Self Quote: Looking around?

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Tue Sep 30, 2008 9:02 pm

"Waduh." gumam Miyu. Kejadian hari ini benar-benar aneh. "Ah, sudahlah." gumamnya. Miyu kembali berpatroli.

(out)
Back to top Go down
View user profile
Hanazono
Single Star
Single Star


Posts : 311
Join date : 2008-09-24
Age : 25

Character Sheet
Alice: Dracaena
Class: A - Senior High
Self Quote: "Oh?"

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Tue Sep 30, 2008 9:35 pm

Hana yang semula duduk manis bersandar pada dinding koridor di belakang para orang dewasa yang tengah sibuk bersenang-senang hanya diam menyaksikan, bulu kuduknya berdiri ketika seorang dewasa tengah menghias Ruru dan Bi yang lebih terlihat seperti seekor (?) badut psycho. Kali ini gadis berambut biru gelap nyaris hitam tersebut benar-benar diam bukan karena ia tidak tertarik melainkan takut pada kedua gadis kecil tersebut.

Hana benci dan takut badut.

Tak lama, ketiga guru tersebut pergi begitu saja meninggalkan dua muridnya dengan tampilan yang amat sangat mengenaskan. Ia berdiri dari posisi duduknya. Malam itu benar-benar dingin dan tak terasa kedua tangan Hana seakan mati rasa, membeku bagai es. Ditatapnya lorong koridor Senior High yang gelap, ia ingin kembali ke asramanya tapi... Hana tidak tahu pintu keluarnya dan lagi; Hana tidak mendapatkan Thokki maupun Ruru.

Kedua bola mata coklat kusamnya yang tidak menarik menatap Sei yang masih berada disana. "Tuan, dimana pintu keluarnya?" tanya gadis itu dengan suara parau. Angin malam yang teramat dingin seperti membekukan tali pita suaranya.
Back to top Go down
View user profile
Nagumo Sei
Teacher
Teacher


Posts : 202
Join date : 2008-09-01
Location : Castle of Illusion

Character Sheet
Alice: Marionette Alice
Class: Teacher
Self Quote: My life closed twice before its close; It yet remains to see If Immortality unveil A third event to me, So huge, so hopeless to conceive, As these that twice befell. Parting is all we know of heaven, And all we need of hell.

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Wed Oct 01, 2008 3:59 pm

OOT: ini lantai berapa ya ? ^^a
------------------------------------------------------

Keadaan sunyi senyap sekarang di tempat itu, semuanya telah pergi meninggalkan tempat itu setelah menghias bocah itu dengan riasan badut yang err...menyeramkan, walaupun ia sendiri tidak merasa kalau it menyeramkan. Well.. Setidaknya ia merasa kalau dirinya sendiri sekarang sampai ada satu suara yang memanggilnya.

"Tuan, dimana pintu keluarnya?"

Ia hampir melupakan murid berambut biru yang satu ini, suaranya terdengar agak parau, ntah karena ia takut dengan riasan badut yang diriaskan kepada murid yang telah pergi itu, entah karena angin yang dingin, atau yang lainnya. "Pintu keluar?", respon Sei terhadap pertanyaan Hana itu dengan nada datar yang tampaknya akal sehatnya agak kembali, agar tidak membuat Hana yang ada di hadapannya tambah ketakutan, walaupun angin yang lewat di tempat itu membuat suaranya sama terlihat dingin sambil melihat ke sekelilingnya. Well, tampaknya pintu keluarnya cukup jauh, karena ia tidak yakin di lantai ke berapa ia berpijak, dan ia tidak menemukan pintu yang menghubungkan keluar.

Tampaknya tidak ada jalan lain selain mengambil jalan pintas. Yah, walaupun ia dapat mencari jalan, tapi tidak mungkin ia meninggalkan muridnya yang terlihat ketakutan itu dan jalan sendiri. Mau bagimana lagi, ia terpaksa membawa Hana juga. "Hold on, bila kau tidak mau jatuh", ujarnya lagi sambil memopong tubuh Hana tanpa melihat respon Hana terlebih dahulu. Dan..

PRANGG

Terdengar bunyi kaca pecah. Yap, tepat sekali. Sei memutuskan untuk melompat dari lantai ia berada, tidak peduli seberapa tinggi itu, yang mungkin dapat mengancam nyawanya juga orang yang ia bawa. Tep..., Sei menginjakkan kakinya di tanah, pendaratan mulus sukses ia lakukan dan ia segera menurunkan Hana yang ia bopong tanpa izin darinya sebelumnya, walaupun agak susah karena ia membawa seseorang bersamanya, dan dengan tangan yang satu lagi tangannya yang memegang pisau murid bernama Ruru tadi yang belum dilepaskannya, lebih tepatnya lagi karena ada beberapa bagian dari pisau itu yang menancap di tangannya, sehingga susah dilepas.

Tes...

Beberapa tetes darah terlihat di Tanah, Sei menarik secara paksa pisau yang melekat di tangannya, yang sudah rusak berat, dengan mata pisau yang nyaris bengkok, beserta bagian-bagian yang menancap di tangannya, membuat pisau itu berlumuran sedikit darahnya. Dan, tepat saja, pada saat itu ada sebuah pesawat kertas yang menuju ke arahnya, seperti yang datang ke Amon tadi.

Quote :

kutunggu kalian di gedung SMA ruang kosong. untuk event, kita buat host club. jangan bantah, kalau tidak setuju adukan ke Mukuro saja

-Hiino

Baru sekali ia baca, Sei langsung melipatnya menjadi bola dan melemparnya ke tempat sampah terdekat. Well, baginya membaca kalimat sesingkat itu sekali saja sudah cukup, Ia sudah dapat mengingatnya dengan jelas. Kalaupun ia lupa, yah apa boleh buat. Darah yang ada di tangannya masih terus mengalir, walau tidak terlalu banyak, tetapi tidak menimbulkan rasa sakit, mungkin karena angin yang dingin telah membuat tangannya mati rasa.

"Nah, kau sudah keluar. Terserah kau mau berbuat apa sekarang", ucap Sei sambil menepuk kepala Hana sekali dengan tangan yang berlainan yang tidak berlumuran darah. Ucapan itu tampaknya ia utarakan karena ia sudah mulai capek dan tidak ingin terlalu memikirkan kejadian barusan. Dan, apa yang harus ia perbuat dengan pisau Harlequin yang sudah rusak berat dan pemiliknya entah berada di mana? Tampaknya ia harus menyimpannya sampai ia bertemu dengan anak yang bernama Ruru itu lagi, karena bukankah anak itu yang bilang sendiri kalau pisau itu harus kembali kepada pemiliknya bagimanapun juga? Yah, tapi sekarang yang perlu ia lakukan sepertinya adalah menghentikan pendarahan yang terjadi di tangannya, dan itu akan ia lakukan sambil menunggu pagi tiba, karena tampaknya kelompok Dangerous akan mengadakan pertemuan di gedung yang baru ia masuki tadi.

[out]
Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Today at 3:05 pm

Back to top Go down
 
'til the Dawn Comes...
View previous topic View next topic Back to top 
Page 4 of 5Go to page : Previous  1, 2, 3, 4, 5  Next
 Similar topics
-
» Dawn (Main Character)
» Dawn of War Machinima?
» Dawn Of War - Which one to buy?
» Dawn of War 2 behind the scenes trailer
» Despair and Dawn of War

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Abstract School :: Away Away Away :: Finished Thread-
Jump to: