Abstract School

Indonesian Roleplay Forum based on Alice Academy story
 
HomePortalFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in

Share | 
 

 'til the Dawn Comes...

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1, 2, 3, 4, 5  Next
AuthorMessage
Akimoto Amon
Teacher
Teacher


Posts : 106
Join date : 2008-09-03
Age : 23
Location : Outland

Character Sheet
Alice: Death Eyes Alice
Class: Teacher
Self Quote:

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 5:09 pm

Amon menatap Hana,murid cewek yg bersama Byakuran tadi."Kukira dia kenalanmu.." komentarnya datar sambil membawa boneka itu,"Boleh saja,siapa tahu dia tahu mengenai boneka ini." ujar Amon mengingat bahwa hanya ada 3 orang digedung itu.

Ia lalu berajak memasuki gedung lagi,
Back to top Go down
View user profile
Hanazono
Single Star
Single Star


Posts : 311
Join date : 2008-09-24
Age : 25

Character Sheet
Alice: Dracaena
Class: A - Senior High
Self Quote: "Oh?"

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 5:18 pm

Hana hanya menatap dua orang dewasa disana dalam diam, kepalanya yang sedikit terangkat membuat gadis itu terlihat seperti seorang yang sombong, padahal itu dilakukannya hanya agar ia dapat melihat lebih jelas apa yang mereka berdua kerjakan. Hana tidak dapat mendengar dengan jelas apa yang dua guru itu bicarakan namun dari sorot mata mereka, jelas sekali Hana tahu jika pandangan mereka kini terarah padanya.

Gadis dengan rambut biru-gelap yang nyaris hitam itu hanya membuang muka tanpa maksud apapun, tanpa maksud bersikap buruk, tanpa maksud bersikap sinis. Namun sikapnya yang acuh-tak acuh membuatnya bertindak seperti itu. Pikirannya masih teralih pada boneka kelinci yang akan dibakar tadi.

Ingin. Hana ingin memilikinya, tidak peduli siapa pemilik sebenarnya boneka tersebut.
Back to top Go down
View user profile
Akimoto Amon
Teacher
Teacher


Posts : 106
Join date : 2008-09-03
Age : 23
Location : Outland

Character Sheet
Alice: Death Eyes Alice
Class: Teacher
Self Quote:

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 5:33 pm

Amon memasuki gedung itu lagi,ia berjalan santai menuju cewek yg beberapa meter didepannya itu sampai langkahnya terhenti tepat didepannya.
"Punyamu?" tanyanya sambil memegang boneka kelinci yg posisinya terbalik itu.
Amon hanya menunggu jawaban cewek itu,jika 'Ya' itu akan memecahkan misteri kepemilika boneka itu,Jika 'Tidak' Amon hanya tinggal membakarnya Smile
Atau mencari pemilik sebenarnya dari boneka itu.
Back to top Go down
View user profile
Hanazono
Single Star
Single Star


Posts : 311
Join date : 2008-09-24
Age : 25

Character Sheet
Alice: Dracaena
Class: A - Senior High
Self Quote: "Oh?"

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 6:10 pm

"Ya," jawabnya pendek dan tanpa ba-bi-bu kedua tangan kurusnya meraih boneka kelinci tersebut, meskipun sebenarnya boneka tersebut bukanlah boneka kelinci mmiliknya. Yang benar saja? Ini hari pertamanya berada di sekolah ini dan jelas-jelas di kamarnya tak ada satupun boneka, bahkan kucing-peliharaannya-yang-hilang itu hanyalah sebuah kebohongan yang diucapkan Hana pada dua guru yang ada disana.

Sekarang boneka kelinci 'malang' itu berada di dekapan Hana, tanpa rasa bersalah Hana mengatakan sebuah kebohongan lain akan kepemilikan boneka tersebut. Tidak memandang guru dari Dangerous ability itu—pandangan Hana terpaku pada boneka yang dipeluknya—sesaat gadis itu berpikir jika orang dewasa dihadapannya ini seorang yang baik; terbukti ia tidak membakar boneka tersebut dan menanyakan kepemilikan dari benda mati yang lembut itu, mekipun sekarang berada di tangan yang salah.
Back to top Go down
View user profile
Rurua Mitama
Alice User
Alice User


Posts : 840
Join date : 2008-09-04
Age : 22
Location : Mitama's Neopolitan (Err?)

Character Sheet
Alice: La Marionette Alice
Class: Freelancer
Self Quote: ”Rose. Rose, deadly temption, touch it―and you'll die”

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 6:38 pm

Beberapa menit berlalu dan Thokki belum kembali. Mungkin benar kalau para senior digedung ini memergoki anak anak Junior High school yang keluyuran dini hari, tapi ternyata yang mereka lihat hanyalah sebuah boneka yang dapat bergerak, dan akhirnya memutuskan untuk menghukum sang boneka... Oh Nooees! Perkiraan cerita yang bad ending versi Ruru...
Eits, masih ada lanjutannya!

Thokki dilukai-> Bi emosi-> Pikirannya jadi kacau-> Tak bisa konsen menggunakan alice-> Rencana Ruru gagal-> MATI

Well, semua berujung pada gagalnya rencana Ruru. Ini gara gara mereka yang ribut dibawah sana, padahal harusnya mereka tidur saja dan nikmati mimpi masing masing.
Pikiran Ruru berkecamuk. Emosi, kesal, marah, takut, semuanya disatukan dan dipendam dalam pikirannya. Oh, yeah... daripada perkiraan bad ending nya benar benar terjadi, sebaiknya Ruru melawan orang orang dilantai bawah sekarang. Dengan mengambil langkah seribu, Ruru berbalik dan menuruni tangga menuju lorong lorong kelas. Mata hijau-muda nya menyapu tiap ujung lorong, mulai mencari cari. Ruru dapat mendengar sesuatu, yap, suara bercakap cakap yang tidak terlalu jauh dari tempatnya berdiri, langsung saja gadis boneka ini berlari dengan kaki nya yang ringan, menghampiri sumber suara; Ada. Seorang gadis dan 2 orang pemuda, er... guru maksudnya. Sang gadis tengah memeluk Thokki, eh? Apa maksudnya ini?

"Intruder...." Ruru menatap dingin mereka bertiga. Dibakar api emosi, dan rasa ego yang tinggi. Mereka mengganggu Thokki? Oh my.... tunggu saja amukkan Bi
Back to top Go down
View user profile
Lee Hyeon-bi
Single Star
Single Star


Posts : 846
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Para Island =))

Character Sheet
Alice: Puppet Master Alice
Class:
Self Quote: Status: MARRIED =)) =))

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 7:12 pm

ooc: BUkannya boneka itu sering digunakan oleh ahli-ahli santet untuk memasukkan arwah dan sejenisnya? sweet. 2 kali jur.. ngakak guling2
bingung mau rep apa!! teganya kalian selagi saya off... ngakak guling2

--

"........" beberapa menit berlalu dan Bi tetap berdiri mematung di belakang pintu. Awalnya ia hanya berniat mengawasi kejadian di bawah sana dengan menggunakan Thokki... -Kalau bisa sih sekalian mau ngerjain orang-orang itu- Namun tampaknya keadaan berbalik.

Orang-orang itu berbahaya.

Bi menelan ludahnya. Ia kehilangan kendali atas Thokki, konsentrasinya pecah karena gugup. Ia menghadapi lawan yang salah. Bi yang bodoh, seharusnya ia tahu wali kelas tipe spesial bukan orang sembarangan... Ia kejam! Well, salah siapa selama ini tidak memperhatikan guru? Terlambat memikirkan hal ini sekarang, yang penting bagaimana caranya menyelamatkan boneka kelinci kesayangannya itu sekarang? Tampaknya mereka membawa Thokki pergi keluar, yah Bi sempat mendengar langkah kaki mereka menjauh. Tidak!

Ruru tiba-tiba berlari melewatinya, melalui pintu menuju tangga ke bawah sana. Ruru! Yak tadinya Bi berniat memanggil Ruru seperti itu, namun suaranya kan sedang tidak bisa digunakan! Akh, menyebalkannya... Dengan gusar Bi menarik Sango yang tergelatak tak jauh dari kakinya dan bergegas meluncur menuruni tangga di atas punggung boneka hiu berukuran satu meter-an itu.

Dimana mereka...? Boneka hiu itu menyusuri lorong perlahan, seraya Bi memastikan kalau-kalau ada orang yang membawa Thokki di sekitar situ.
"Intruder...." Bi menoleh. Dilihatnya Ruru tengah berhadapan dengan seorang gadis dan dua orang laki-laki berada di dekat mereka. Yak, pasti mereka yang sejak tadi membuat keributan. Tunggu, itu Thokki! Mata violet Bi menangkap sosok boneka kelincinya itu tergolek lemas dalam dekapan sang gadis berambut biru gelap.

"KAAAAUUU~~!!" Boneka hiu itu meraung, mewakili suara Bi yang seakan-akan diperbesar beberapa kali dengan menggunakan speaker home theater. Dengan kecepatan seolah-olah hiu itu tengah mengincar targetnya, Bi memacu Sango menyerbu ke arah ketiga orang disana. "Ruru, minggir!!"
Back to top Go down
View user profile
Hanazono
Single Star
Single Star


Posts : 311
Join date : 2008-09-24
Age : 25

Character Sheet
Alice: Dracaena
Class: A - Senior High
Self Quote: "Oh?"

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 8:36 pm

OOT: FYI, byakuran ada di luar gedung (lapangan sekolah). hana-amon baru di dalam gedung.

IT:
Kelinci. Sebuah boneka kelinci dengan bulunya yang putih dan lembut kini berada dalam pelukan Hana, boneka yang kini—dengan tidak sah—menjadi milik Hana. Kedua bola mata coklat kusamnya—yang tidak menarik sama sekali—terpaku pada boneka kelinci yang diberi nama 'Thokki' oleh pemilik terdahulunya, well, Hana tidak tahu dan tidak mau tahu akan hal tersebut. Rasa ingin memilikinya terlalu besar saat ini daripada menyadari bahwa ada dua orang gadis yang tampaknya seusia dengannya sedang marah besar mengetahui Thokki hendak diapa-apakan oleh mereka bertiga. Tidak. Oleh dua guru ini tepatnya, karena Hana hanya melihat aksi mereka dalam diam.

"Intruder...." Hana memutar sedikit tubuhnya hingga ia dapat melihat siapa sosok di balik suara itu. Seorang gadis yang tampak... Manis, layaknya boneka. "KAAAAUUU~~!!" kali ini suara yang berbeda, suara seorang anak perempuan lain yang entah dari mana asalnya. Namun Hana tertarik akan satu hal dan lagi-lagi; boneka. Kali ini sebuah boneka hiu yang ditunggangi oleh seorang gadis, tampaknya boneka-boneka itu tergerak akibat dari Alice gadis di atas boneka Hiu tersebut.

Mendengar perintah 'minggir' yang keluar dari bibir gadis-tak-dikenal tadi—reflek—Hana menurut dan malah ia yang menyingkir. Menjauhi sergapan gadis yang menunggangi boneka hiu dan lewat begitu saja di hadapannya. Masih, dengan Hana yang mendekap Thokki yang seakan tak ingin dilepaskannya begitu saja.
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 8:42 pm

oot : ngakak guling2 wah.. itu refleks nulisnya ngakak guling2 *dijitak*

Byakuran mengangguk pelan mendengar ucapan seorang gadis yang mengklaim kalau boneka itu kepunyaannya. Hmm.. berarti satu masalah sudah selesai. Yaa.. mungkin tinggal satu masalah lagi; Mencari kucing gadis berambut hitam tersebut. "Yaa.. Baguslah kalau bonekanya sudah ketemu..." ujar Byakuran pelan sambil menginjak-injak api unggun kecil yang tadi Ia buat untuk membakar boneka kelinci yang malang itu. Lalu berjalan mendekati mereka.

Namun... tiba-tiba terdengar raungan yang tidak wajar menggema di udara. Asalnya dari gedung sekolah. "KAAAAUUU~~!!". Seekor Hiu jejadian menyerbu ke arah mereka dengan kecepatan tinggi. Ohh.. rupanya ada sesuatu yang 'berbahaya' di tempat ini. Dan bukankah sesuatu yang 'berbahaya' harus diamankan?. Tentu saja 'diamankan' versi Byakuran sedikit... err-- berbeda dari pengertian umum.

Ketika hiu tersebut menuju ke arah mereka, Guru Special Ability ini menyeringai dingin.

"Hmp... seorang murid mengunakan alicenya kepada seroang guru adalah tindakan yang berbahaya..." ujarnya asal. Byakuran tersenyum licik. Ia mengambil sebuah tali tambang yang cukup panjang yang tergeletak di Lapangan. Entah bagaimana tali itu bisa berada disana. Lalu.. Mengaktifkan alicenya..

Manipulate Times..

Waktu berhenti sesaat...

Byakuran mendekati hiu yang seakan-akan mematung tersebut lalu mengiikat erat tali-tali yang ia pegang di tubuh Boneka malang itu. Membuat seluruh tubuhnya terikat tali, begitu juga pemiliknya, lalu menonaktifkan alicenya..

Waktu kembali bergerak..

"Lee-Hyeon BI eh?" tanya BYakuran sambil mundur selangkah dari hiu tersebut. Wajahnya terkesan tenang sekarang. Tapi dalam hatinya? Well... siapa yang tahu coba?


Last edited by Byakuran on Sat Sep 27, 2008 9:01 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
Hanazono
Single Star
Single Star


Posts : 311
Join date : 2008-09-24
Age : 25

Character Sheet
Alice: Dracaena
Class: A - Senior High
Self Quote: "Oh?"

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 8:51 pm

Alice. Hana bisa merasakan kejadian barusan pasti karena Alice, entah Alice milik siapa. Kedua bola matanya mentap gadis yang dipanggil 'Lee-Hyeon Bi' barusan, lebih tepatnya, Hana menatap boneka hiu yang terikat bersamanya. Ah, entah karena manusia memang makhluk yang tak pernah puas akan hal-hal yang dimilikinya sekarang Hana jadi ingin memiliki boneka hiu tersebut.

Kaki kurusnya melangkah ke depan, dengan langkah pelan tanpa suara, langkah yang tertata rapi dan teratur hingga ia kini benar-benar berhadapan dengan pemilik sebenarnya boneka kelinci yang dipeluk Hana sekarang.

"Boleh kumiliki?" tanyanya dengan suara kecil dan sedikit parau, entah niat sebelumnya untuk juga mengambil Sango kini malah berbalik dengan niat meminta ijin untuk memiliki Thokki. Ia tahu jika Hana adalah seorang gadis egois yang menginginkan apapun yang terlihat menarik dimatanya, namun entah karena apa dan tumben-tumbennya Hana meminta ijin atas perpindahan hak kepemilikan Thokki pada Bi.
Back to top Go down
View user profile
Lee Hyeon-bi
Single Star
Single Star


Posts : 846
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Para Island =))

Character Sheet
Alice: Puppet Master Alice
Class:
Self Quote: Status: MARRIED =)) =))

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 9:05 pm

ooc: @hanazono: ah muuph.. ~__~ terlanjur.. anggap saja guru nista Byakuran sudah ada dalam gedung ya?
--

Dengan kecepatan penuh boneka hiu itu meluncur, menukik ke arah orang-orang yang berada beberapa meter di depan Bi. Mereka yang sempat berniat buruk pada Thokki, dan salah satunya tengah membawa Thokki sekarang. Namun mendadak.. DEGG.
"......." Tertegun sekarang. Entah apa yang terjadi pada detik sebelumnya namun tiba-tiba saja saat matanya sudah mengerjap kembali, ia dan boneka hiunya sudah terikat. Terikat. oleh tali tambang. Oh my Gosh! Siapa yang dengan tega... Belum sempat pemikiran apapun menjawab pertanyaan-pertanyaannya, suara seseorang dengan nada datar terdengar di dekat telinganya.

"Lee-Hyeon BI eh?" Gadis itu buru-buru menoleh ke arah suara, menon-aktifkan alicenya secara tidak sadar -toh sudah tidak berguna juga sekarang- dan menatap mata guru wali kelas tipe spesial itu dalam kegelapan. "Err~" Kalimat-kalimat pembelaan diri dan karangan untuk menunjukkan penyesalan berkumandang dalam kepalanya, namun lidahnya kelu. Ditambah kenyataan bahwa dirinya tengah terikat sekarang, kepalanya jadi terasa semakin kosong. Ergh~

"Boleh kumiliki?" Suara lain yang pelan membuatnya sedikit tersentak dari lamunan mengenai guru merepotkan di hadapannya. Ia menoleh sedikit pada gadis itu -gadis yang membawa Thokki- dan mengerutkan dahinya.
"Memiliki.. apa?" Pikirannya berputar sebentar sebelum tersadar yang dimaksud adalah Thokki. "Mwo~!? Tidak! Jangan harap kau mau mengambil Thokki dariku!!" Jerit gadis kecil itu histeris tiba-tiba sambil berusaha menggapai Thokki dari tangan Hana. Namun yah tentu usaha susah payahnya itu nihil. Lupakah ia akan dirinya yang tengah terikat? Dan satu lagi, Byakuran masih menghadangnya.. Dan mungkin guru ini tak kan membiarkan kelakuan 'dolls freak'nya itu kambuh disini. Ah tapi apakah Bi menyadari hal penting tersebut? Nope, tentu.
Back to top Go down
View user profile
Hanazono
Single Star
Single Star


Posts : 311
Join date : 2008-09-24
Age : 25

Character Sheet
Alice: Dracaena
Class: A - Senior High
Self Quote: "Oh?"

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 9:17 pm

"Mwo~!? Tidak! Jangan harap kau mau mengambil Thokki dariku!!" Bi memekik keras dan kontan membuat Hana kaget dan mundur beberapa langkah darinya. Tertegun juga akan respon balik yang didapatnya, respon jeritan keras yang keluar dari mulut Bi yang seorang dolls-freak.

Bibir Hana terkatup rapat, ia merasa kasihan (kasihan karena apa!?) namun disisi lain ia sangat sangat sangat ingin memiliki Thokki, namun beda halnya jika Thokki ditukar dengan Ruru yang juga tampak menarik—seperti boneka, mungkin Hana mau.
Back to top Go down
View user profile
Rurua Mitama
Alice User
Alice User


Posts : 840
Join date : 2008-09-04
Age : 22
Location : Mitama's Neopolitan (Err?)

Character Sheet
Alice: La Marionette Alice
Class: Freelancer
Self Quote: ”Rose. Rose, deadly temption, touch it―and you'll die”

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 9:57 pm

"Ruru, minggir!!"
Oh.. okay, untuk kali ini Ruru menurut saja. Lihatlah dulu Bi beraksi... Jika sudah sampai batas, maka Ruru juga akan turun tangan.

"........." Well, seseorang disini menggunakan Alice nya. Suatu sensasi yang hanya sekejap mata, di detik selanjutnya segala sudah berubah. Keadaan berbalik, Bi tertangkap dan tak bisa lepas. Walaupun begitu, Bi tetap bersikeras adu mulut dengan gadis berambu biru hitam didekatnya.

"Intruder.. Intruder...." Ruru bergumam gumam kembali, dengan nada datar. Ia menghampiri mereka dan menunggu saat yang tepat untuk memanggil Ruru-Boneka.
Tapi sebelumnya, Ruru ingin mengambil Thokki kembali. Siapa yang sudi sahabatnya disiksa (?) dan diculik..?

Ruru berjalan menuju gadis yang membawa Thokki. Langkahnya berdebum pelan diatas lantai. Begitu sampai didepan gadis itu,
GREP!
Ruru mengambil.. oh, menarik Thokki secara terang-terang an.
Back to top Go down
View user profile
Hanazono
Single Star
Single Star


Posts : 311
Join date : 2008-09-24
Age : 25

Character Sheet
Alice: Dracaena
Class: A - Senior High
Self Quote: "Oh?"

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sun Sep 28, 2008 12:35 am

"Ah..." Thokki, boneka kelinci yang tadinya milik Hana—secara tidak sah—diculik oleh Ruru. Tidak ada perlawanan. Hana memilih untuk diam meskipun kedua bola mata coklat kusamnya menatap Ruru dengan seksama. Beberapa detik sebelumnya Hana tertarik dengan Thokki si kelinci, namun beberapa detik kemudian keadaan berbalik; Hana tertarik dengan Ruru yang juga terlihat seperti boneka di matanya dan, seperti biasa, Hana ingin memiliki Ruru.

"Boneka," ujarnya pendek sebelum kalimat selanjutnya terlontar dari bibir tipisnya, "Ruru, aku mau Ruru." sebuah senyum simetris terlukis di wajah gadis dengan warna kulit putih-pucat tersebut. Sebuah senyum penuh arti, senyum yang menginginkan sesuatu, senyum seorang anak kecil—sedikit kelainan jiwa—yang menginginkan mainan dan merasa harus mendapatkannya. Hana iri pada Bi yang memiliki Thokki, Sango, dan juga... Ruru. "Bagaimana kalau Thokki ditukar dengan Ruru," kalimat yang jauh lebih panjang dari kalimat-kalimat sebelumnya yang Hana lontarkan dengan polosnya.

Tidak ada nada negosiasi pada kalimat barusan, namun lebih tepatnya nada seseorang yang memberikan dua pilihan; memberikan Thokki pada Hana secara cuma-cuma, atau menukarkan Thokki dengan Ruru. Masih dengan senyum tipis yang kosong.
Back to top Go down
View user profile
Rurua Mitama
Alice User
Alice User


Posts : 840
Join date : 2008-09-04
Age : 22
Location : Mitama's Neopolitan (Err?)

Character Sheet
Alice: La Marionette Alice
Class: Freelancer
Self Quote: ”Rose. Rose, deadly temption, touch it―and you'll die”

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sun Sep 28, 2008 2:54 am

Ok, i get it!
Thokki berada ditangan Ruru sekarang. Mungkin gadis yang mendekap Thokki sudah menyerah?
Nope. Sedetik setelah Thokki berpindah tangan, siswi yang sedikit lebih tinggi darinya itu mengucapkan sesuatu;

''Boneka, Ruru, aku mau Ruru."

Gadis tersebut tersenyum, dan Ruru mengenali senyuman itu. Momen seperti ini pernah dirasakannya sebelumnya. ..Dè-ja-vu, kah?

Bi juga pernah
tersenyum seperti itu, waktu ketika Ruru--boneka bertemu dengannya untuk yang pertama kali. Tapi kasus sekarang 'agak beda, Ruru masih berwujud manusia dan seorang gadis menyebutnya boneka. Hah?
''Bagaimana kalau Thokki ditukar dengan Ruru"
Eiiits! Mau barter atau apa?! Oh, my.. gadis ini cari gara gara dan Ruru disuruh meladeninya?
Yep, lihatlah Ruru yang tidak beranjak dari tempatnya. Ia masih berada didepan murid yang mengatainya boneka. Ruru menatap gadis itu tanpa ekspresi -->[<>__<>] seperti Ruru yang biasanya. Namun tiba tiba, sang gadis boneka berambut pirang mengeluarkan sesuatu dari saku kecil di bajunya. Sesuatu yang tajam, sebuah pisau lipat mini yang hanya sebesar jari telunjuk. Ruru mendapatkannya waktu masa sirkus dulu. Tidak berbahaya, kok.

Ruru mengarahkan pisau mini nya pada gadis didepannya.
"...Intruder.. Sebutkan identitasmu" Ucapnya pelan dengan penekanan diakhir kalimat. Harapan Ruru, setelah melihat tindakan Ruru yang jahat begini, mungkin gadis yang ingin menukar Thokki dengannya itu jadi membenci Ruru.
Back to top Go down
View user profile
Lee Hyeon-bi
Single Star
Single Star


Posts : 846
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Para Island =))

Character Sheet
Alice: Puppet Master Alice
Class:
Self Quote: Status: MARRIED =)) =))

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sun Sep 28, 2008 11:35 am

ooc: @hana: Thokki? atau Ruru?? Thokki ya setelah rentetan kekacauan dsini berakhir.. ngakak guling2
btw anda siapa sihh?? XD;:~

--

Gadis itu berwajah datar, dingin, dan tak bergeming. Sekalipun setelah di'teriaki' oleh Bi. Ugh~ Gentar juga Bi menghadapi orang semacam ini. Kalau menghadapi yang heboh atau yang kelihatan takut Bi malah makin menjadi-jadi, namun yang tanpa ekpresi seperti Hana ini? Tipe kelemahan Bi, ia tak berkutik.

Mata violet Bi berputar dengan bingung. Ada 3 pilihan..
1. Terus menjerit pada Hana untuk mengembalikan Thokki,
2. Merengek pada Byakuran untuk melepaskannya,
3. Minta tolong pada Ruru untuk merebut Thokki dari Hana.
Mm~ Selagi otak bodoh Bi masih sibuk memikirkan pilihan mana yang paling tepat untuk dilakukan sekarang, sesosok bayangan melewatinya dan merebut Thokki dari tangan Hana. Ruru! Nice! Mata Bi berbinar menatap Ruru lekat-lekat, menanti gerakan tangan Ruru untuk memindahkan boneka kelinci itu padanya.

"Ruru, berikan..." Belum selesai Bi mengucapkan kalimat itu pada Ruru, suara gadis yang pelan dan sedikit parau sebelumnya kembali terdengar. "Ruru, aku mau Ruru." Hegh! Apa ia tak salah dengar!? Dengan panik matanya kembali beralih pada Hana -hanya matanya, tubuhnya kan tidak bisa bergerak leluasa-, memastikan gadis itu yang mengucapkan kalimat itu, bukan dirinya di masa lalu. Apa-apaan ini!? Alarm peringatan seakan berdentang dalam kepala Bi. Dan.. gadis itu menatapnya sekarang, bersiap mengucapkan ultimatum yang telah diduga oleh Bi.

"Bagaimana kalau Thokki ditukar dengan Ruru," Yeah, rite. Gadis mungil yang tingginya tak lebih dari 140 cm itu menelan ludah. Kepalanya seakan dipukul sesuatu yang besar berkali-kali hari ini. Gadis yang berbahaya... Itulah satu-satunya kesimpulan yang muncul. "AAARGHH~~!!" Bi menjerit. Kapasitas otaknya pasti tidak cukup untuk menimbang apa yang harus ia lakukan, memilih boneka mana yang lebih berharga antara Ruru dan Thokki, yah Bi menderita. Berserk mode on?

Ia melirik gusar boneka kelinci kesayangannya yang berada dalam dekapan boneka paling unik yang pernah dilihatnya sampai saat ini. Tidak, ia bukannya sudah memutuskan yang mana dari mereka berdua yang akan diberikan pada Hana, namun matanya berkilat menemukan sesuatu yang berada di tangan Ruru sekarang. Pisau.
"RURU!" Panggilnya dengan suara melengking, "Lepaskan aku!!" Dan tatapan tajam lain disorotkannya pada guru yang membuatnya terikat. Terdiam sesaat sambil menatap tajam Byakuran, tiba-tiba suatu pemikiran menyusupi kepalanya.

"Tunggu! Semuanya gara-gara kau!!" Bi berniat mengangkat jari telunjuknya untuk diarahkan pada Byakuran -lupa kalau dirinya sedang terikat-, namun karena tangannya terjebak, akhirnya ia hanya mengangkat dagunya sedikit untuk menunjuk pada Byakuran.
"Gara-gara kau mau membakar Thokki sekarang malah jadi begini!!" Geramnya kesal setelah menemukan satu kesimpulan yang ia buat seenaknya. Padahal siapa yang lebih dulu berniat mengerjai orang-orang disini dengan menggunakan Thokki? Dasar gadis lugu, ia bahkan tidak menyadari posisi orang yang dikambinghitamkan olehnya.
Back to top Go down
View user profile
Akimoto Amon
Teacher
Teacher


Posts : 106
Join date : 2008-09-03
Age : 23
Location : Outland

Character Sheet
Alice: Death Eyes Alice
Class: Teacher
Self Quote:

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sun Sep 28, 2008 11:49 am

Amon hanya diam memandangi orang-orang didepannya,ia hanya menghela napas sambil memperhatikan serangkaian kejadian yg mirip drama tragis berunsur mistis yg juga ada srimulatnya.
"Sepertinya akan menjadi malam yang panjang..." komentarnya sambil duduk bersandar di tembok koridor itu,ia lalu menopang dagunya dgn tangan sambil memperlihatkan tampang bosan.

"Mungkin aku pulang saja.." gumamnya datar.
Back to top Go down
View user profile
Hanazono
Single Star
Single Star


Posts : 311
Join date : 2008-09-24
Age : 25

Character Sheet
Alice: Dracaena
Class: A - Senior High
Self Quote: "Oh?"

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sun Sep 28, 2008 12:56 pm

OOT: hana - hime - kyouka *maruk* jadi.. cucu nigi, maapkan nenek ngakak guling2 *ngakak* anoo.. hana bukannya ngga berekspresi, dia cuma 'males dan individualis' urat takutnya agak putus jadi kalo hana keliatan agak serem, sorry ngakak guling2 *dibungkem*

IT:
"...Intruder.. Sebutkan identitasmu" kedua bola mata coklat kusamnya melirik pisau yang diacungkan Ruru, pisau yang bagus, sayangnya Hana tampak tidak tertarik. Senyum tipis masih dapat dilihat dari wajah gadis berambut biru-gelap nyaris hitam tersebut.

"Thokki, atau kau." ulangnya pendek dengan kepala sedikit terangkat, membuat Hana terlihat seperti seorang gadis sombong yang tak menghiraukan perkataan 'boneka' di depannya. Dengan gerakan perlahan Hana menyentuh pisau kecil yang Ruru pegang, tidak bermaksud untuk mengambilnya—karena Hana tidak tertarik sama sekali—namun kedua matanya terpaku pada benda tajam tersebut seraya melanjutkan kalimatnya,

"Jawab."
Back to top Go down
View user profile
Rurua Mitama
Alice User
Alice User


Posts : 840
Join date : 2008-09-04
Age : 22
Location : Mitama's Neopolitan (Err?)

Character Sheet
Alice: La Marionette Alice
Class: Freelancer
Self Quote: ”Rose. Rose, deadly temption, touch it―and you'll die”

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sun Sep 28, 2008 1:26 pm

OOT : Nenek mengkhianati saya! ngakak guling2 Bikin char cewe 3... Ga percaya lagi ah x3 ngakak guling2
--

IT~
''RURU! Lepaskan aku!!''
Bi tiba tiba meneriakinya, Ruru hanya menoleh sesaat lalu kembali lagi pada gadis dihadapannya.
"....Nanti.." Sergahnya pelan pada Bi sebelum menoleh.
Well, saat Ruru berbalik gadis berambut biru-tua-hitam itu sedang menyentuh pisau lipat yang sedang menodongnya.

"Thokki, atau kau. Jawab."

What? Ditanya malah balas tanya? Ehem.... sekarang Ini seperti acara mempermainkan-dipermainkan.
Ruru suka memainkan orang lain, tapi tak suka dipermainkan!

"Diam, Intruder. Jawab." Ruru mengatakan hal yang sama, seperti mengcopy kata kata gadis itu sebelumnya. Ruru menepis tangan sang gadis yang sedang menyentuh pisaunya. Kemudian menarik kembali senjata kecilnya.
Back to top Go down
View user profile
Hanazono
Single Star
Single Star


Posts : 311
Join date : 2008-09-24
Age : 25

Character Sheet
Alice: Dracaena
Class: A - Senior High
Self Quote: "Oh?"

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sun Sep 28, 2008 1:34 pm

OOT: lah, kan boleh asal ijin, cuu ngakak guling2 geez, seharusnya hime takut2in ame-nigi dulu baru ngaku ya. feelingnya langsung ngga dapet sebagai nenek sihir ngakak guling2ngakak guling2

IT:
Kali ini pandangannya terarah pada Ruru dengan masih, sesungging senyum tipis terlukis di bibir Hana. Keinginan gadis itu untuk memiliki Ruru maupun Thokki masihlah sangat besar, "Aku bisa mendapatkan Thokki atau Ruru kapanpun." senyum Hana semakin mengembang, tak ada rasa takut dalam ekspresinya—disebabkan rasa irinya yang sangat besar. Lorong yang gelap, angin malam yang dingin yang masuk melalui jendela di koridor Senior High tidak meruntuhkan keinginan Hana.

"Bahkan kalau harus sampai merusak,"
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sun Sep 28, 2008 1:58 pm

"Tunggu! Semuanya gara-gara kau!!" ujar BI sambil menunjuk-nunjuk Byakuran yang sedang sibuk memperhatikan pertikaian antara dua orang gadis yang saling merebutkan sesuatu yang berharga. Persis kayak Sinetron yang tayang Prime Time di Tipi-Tipi.

"Gara-gara kau mau membakar Thokki sekarang malah jadi begini!!" lanjutnya lagi sambil memandangi Byakuran dengan pandangan setajam silet. Membuat cowok ini hanya bisa ber-swt.

"Jangan salahkan saya..." gumamnya pelan sambil menatap Bi dengan pandangan tak kalah tajam. "Yang rebutan boneka kan mereka... jadi yang salah mereka lah..." lanjutnya sambil mengerling pada dua orang gadis yang rebutan boneka kelinci.
Back to top Go down
Lee Hyeon-bi
Single Star
Single Star


Posts : 846
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Para Island =))

Character Sheet
Alice: Puppet Master Alice
Class:
Self Quote: Status: MARRIED =)) =))

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sun Sep 28, 2008 2:48 pm

ooc : ngakak guling2 nek!! langsung runtuh image angkernya hana ngakak guling2 *dijotos*

"....Nanti.." JDEERR~!! Kalau di anime pasti sudah ada sound effect demikian di belakang punggung Bi yang totally pissed off mendengar respon singkat Ruru yang jelas-jelas nyuekin Bi.. Dan malah sibuk perang dingin dengan Hana sekarang.
Wah, wah.. Dikacangin sama boneka favorit yang sudah dianggap pacar sendiri, ckck. Patah hati nih, Bi?? *ngakak guling2*

"Jangan salahkan saya... Ia ganti beralih pada Byakuran -masih dengan tatapan kosong karena shock- yang ganti menatapnya tajam.
Yang rebutan boneka kan mereka... jadi yang salah mereka lah... Bi menggelengkan kepalanya dengan panik dan susah payah karena terikat dan menjerit putus asa pada guru itu, "Kauu.. Kau, dasar guru aneh, sinting, menyebalkan!! Sok cool!! Pokoknya cepat lepaskan aku!!" Tubuhnya meronta-ronta, sambil berusaha melompat-lompat kayak pocong dengan kaki terikat mendekati Byakuran.
Back to top Go down
View user profile
Rurua Mitama
Alice User
Alice User


Posts : 840
Join date : 2008-09-04
Age : 22
Location : Mitama's Neopolitan (Err?)

Character Sheet
Alice: La Marionette Alice
Class: Freelancer
Self Quote: ”Rose. Rose, deadly temption, touch it―and you'll die”

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sun Sep 28, 2008 3:00 pm

OOT : @Nek: Padahal janjinya mau cowo ngakak guling2 =))Saya kecewa, nek!
@Ame : Tenang Meh ngakak guling2
-
-
IT~
''Aku bisa mendapatkan Thokki atau Ruru kapanpun."

Err...? Whaddaya mean? Yang memiliki Ruru adalah diri Ruru sendiri mau sampai kapanpun juga Ruru tak sudi diperbudak atau disuruh suruh. Kecuali jika ia hanya bersandiwara tentunya.

Setelah menimbang nimbang atas apa yang ia dengar, Ruru melipat pisaunya dan membuka nya kembali. Sambil tetap memainkan si senjata mini, ia mendelik menatap gadis... ah.. si intruder itu. Ruru melihat gadis itu tersenyum seram sambil berkata,
"Bahkan kalau harus sampai merusak"

'Merusak'
Sampai segitunya kah ia menginginkan Thokki dan ...ehm.... Ruru..? Malahan gadis itu mengdeklarasikan ambisinya dengan senyum kecil penuh percaya diri. Yeah, Ruru juga kini tersenyum simpul membalasnya.
Senyuman egoisnya, yang pernah ia lontarkan dulu ketika pertama kali mengetahui bahwa 'boneka itu tidak makan'.

Masih dengan tangan kirinya memeluk Thokki dan tangan kanannya memainkan pisau lipat, sang gadis dengan rambut halus berombak membalas tantangan sang gadis tanpa ekspreksi.
"Si Ruru Boneka akan merusak juga." Singkat, jawaban yang ditujukan pada diri boneka-nya yang satu lagi.
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sun Sep 28, 2008 3:10 pm

"Kauu.. Kau, dasar guru aneh, sinting, menyebalkan!! Sok cool!! Pokoknya cepat lepaskan aku!!" ujarnya sambil berusaha melompat-lompat di tengah ikatan talinya. Hmp.. mirip ulat jejadian yang akan memangsa para orang-orang alim yang tak berdosa dan selalu berbuat baik.[ ngakak guling2 ] Byakuran yang mendengar hal itu menghela nafas, lalu mengambil tali lain yang teronggok di pinggir lapangan, kemudian mengikat kembali Bi dengan tali tersebut, biar semakin erat dan membuatnya mustahil untuk bisa lolos.

"Hmp..." Byakuran berjongkok di samping Bi, menatapnya dingin. "Anda tahu kenapa saya sinting?" tanya guru ini pada Bi. Entah kenapa Byakuran tersenyum dingin ketika menyelesaikan pertanyaannya.

"Karena saya adalah guru anda.. Nona Bi..."

Setelah berkata seperti itu, Ia menoleh pada AMon, "Detensi? ATau hukuman langsung di tempat?" ujarnya pelan sambil berjalan ke sebuah kelas kosong dan kembali dengan sebuah kursi. Setelah itu, dengan santainya, BYakuran membopong dan mendudukkan Bi di atas kursi tersebut. Tidak lupa dengan tali tambahan yang mengikat tubuh Bi dengan kursi itu. [jadi diiket di kursi gitulah]

"Ok... pertanyaan pertama untuk anda..." Byakuran membuka buku catatan yang entah kapan ada di tangannya, "Kenapa anda menyerang kami dengan boneka hiu aneh itu?"

"Dan anda.. turunkan psau itu atau anda akan bernasib sama dengan Nona Bi.." gumam BYakuran tanpa menatap wajah Mitama. Nada suaranya terkesan dingin dan serius sekarang. Well.. soalnya membawa benda tajam itu dilarang bukan? Kecuali guru dan staff academy tentunya. [ngakak guling2]


oot : interogasi ngakak guling2
Back to top Go down
Akimoto Amon
Teacher
Teacher


Posts : 106
Join date : 2008-09-03
Age : 23
Location : Outland

Character Sheet
Alice: Death Eyes Alice
Class: Teacher
Self Quote:

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sun Sep 28, 2008 3:21 pm

Amon yg setengah tertidur tersadar mendengar ucapan Byakuran,"Eh?Interogasi.." komentarnya melihat tingkah Byakuran.Amon lalu beranjak memeriksa ruangan-ruangan,sampai akhirnya ia memasuki sebuah kelas dan mengambil lampu untuk interogasi lalu menaruhnya di dekat Bi dan tentunya dinyalakan mengarah ke Bi.

Amon sebenarnya enggan menjahili murid seperti ini,apalagi dia seorang guru.'Itung-itung menghilangkan stress' mungkin itu pikiran Amon saat ini,yang tentunya hanya bualan belaka.yah,seperti yang kalian tahu kalau guru semacam ini tidak pernah stress karena ia tidak pernah ngajar dan kerja.

"Dan lagi,kenapa murid sepertimu berkeliaran malam-malam?" tanyanya langsung ke Bi,sementara itu ia tidak mempedulikan 2 orang yg tengah berebut Boneka itu,selama mereka tidak mengganggu...
Back to top Go down
View user profile
Lee Hyeon-bi
Single Star
Single Star


Posts : 846
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Para Island =))

Character Sheet
Alice: Puppet Master Alice
Class:
Self Quote: Status: MARRIED =)) =))

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sun Sep 28, 2008 3:37 pm

Bi mengatur napasnya yang sedikit terengah-engah usai berteriak, dan airmata mulai merebak di matanya. Aww~ ia buru-buru melirik ke atas, mencegah airmatanya tumpah. Ani~ (tidak), ani~ ani~ andwae~~ (tidak boleh) Bi mulai menggigiti bibirnya.
Big girls don't cry! Begitulah kata Fergie.

Saat Bi masih sibuk berkutat dengan airmatanya, tiba-tiba.. sret! Di hadapannya Byakuran sudah mengikat tali lain. "Tu.. Tunggu! Aku menyuruhmu untuk melepaskanku bukan.. Hei, lepaskaann!!" Dengan suara sedikit serak karena tangis yang ditahan habis-habisan, Bi berusaha melepaskan diri dengan tenaga yang tersisa. Sia-sia, tentu. Ia sudah kecapekan, tidak tidur semalaman dan berteriak-teriak sepanjang hari. Namun ia menolak untuk menyerah semudah itu, tidak! Ia membalas tatapan dingin Byakuran dengan tatapan yang keras, tak gentar seperti sebelumnya.

"Anda tahu kenapa saya sinting? Karena saya adalah guru anda.. Nona Bi..." Bi mengigit bibir bawahnya yang gemetar keras-keras. Tidak boleh menangis, tidak boleh, tidak...
"Huwaaaaaa~~" Tangis Bi meledak tanpa bisa dibedung lagi. Yah, bagaimanapun ia masih kecil.. She's not yet a big girl, huh? Ia terus menangis tanpa memedulikan 'ancaman' Byakuran yang mendiskusikan hukumannya dengan guru lain yang tengah menyender di tembok. Saat Byakuran kembali ia terbatuk-batuk sambil berusaha menghentikan tangisnya, dan dengan pasrah ia menurut saja didudukkan oleh walikelasnya itu di atas sebuah kursi.

"Ok... pertanyaan pertama untuk anda... Kenapa anda menyerang kami dengan boneka hiu aneh itu?" Bi, masih terisak-isak tanpa bisa menghapus airmatanya yang berlinangan karena tangannya terikat, memajukan bibirnya dengan ekspresi nagmbek. "Sango-ssi tidak aneh!! Dan aku tidak menyerang kalian!! Aku hanya ingin mengambil Thokki!!" Jawabnya terbata-bata karena sesenggukan dan dengan nada melengking tinggi di tiap akhir kalimat.

Guru yang satunya lagi, Amon entah sejak kapan berada di samping Byakuran dan menanyakan pertanyaan lain, "Dan lagi,kenapa murid sepertimu berkeliaran malam-malam?"
"Aku..." Suaranya melemah sekarang, "Aku... Cuma mau jalan-jalan..." Ucapnya lirih kemudian menangis lagi. Entah tangisnya yang terakhir ini sengaja untuk melembutkan hati kedua guru di hadapannya ini atau tidak...


Last edited by Lee Hyeon-bi on Sun Sep 28, 2008 3:56 pm; edited 2 times in total
Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Today at 4:14 am

Back to top Go down
 
'til the Dawn Comes...
View previous topic View next topic Back to top 
Page 2 of 5Go to page : Previous  1, 2, 3, 4, 5  Next
 Similar topics
-
» Dawn (Main Character)
» Dawn of War Machinima?
» Dawn Of War - Which one to buy?
» Dawn of War 2 behind the scenes trailer
» Despair and Dawn of War

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Abstract School :: Away Away Away :: Finished Thread-
Jump to: