Abstract School

Indonesian Roleplay Forum based on Alice Academy story
 
HomePortalFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in

Share | 
 

 'til the Dawn Comes...

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : 1, 2, 3, 4, 5  Next
AuthorMessage
Lee Hyeon-bi
Single Star
Single Star


Posts : 846
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Para Island =))

Character Sheet
Alice: Puppet Master Alice
Class:
Self Quote: Status: MARRIED =)) =))

PostSubject: 'til the Dawn Comes...   Wed Sep 24, 2008 6:53 pm

ooc : !@#$%^&*&^%$#@! *baca: males ngetik ulang* ~________~
lg wb.. maaf kalo terlihat g niat...
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Fufufufuuu~~" Suara boneka kelinci yang berasal dari salah satu lorong kelas menggema ke seluruh penjuru gedung SMA. Yah, kalau saja ada orang yang kebetulan berada di dekat kawasan itu, sudah pasti akan merinding ketakutan mendengar tawa riang yang misterius itu. Namun untungnya jam dinding di salah satu kelas, tengah menunjukkan pukul 3 dini hari yang artinya... Kebanyakan orang pasti masih dengan nyaman mendekam di balik selimut di kamar asrama masing-masing. Well, kebanyakan iya... Namun tidak dengan dua gadis SMP yang sedang menunggangi sebuah boneka hiu ini. Setelah puas berputar-putar, memacu kecepatan dan berjungkir balik di udara bersama, mereka akhirnya berhenti di puncak tangga lantai teratas gedung itu. Tepat dimana terdapat pintu menuju ke bagian atap bangunan SMA. Bi bergegas menon-aktifkan alicenya, menuntun rekannya menuruni Sango -boneka hiunya-, dan sambil menjejalkan boneka kelincinya ke dalam ransel, tangannya yang lain memutar kenop pintu.

"Ta-daaahh..." Ucapnya sambil meraih pergelangan tangan Ruru dan membawanya ke tengah area. Tepat di atas kepala mereka pemandangan malam yang indah membentang, langit cerah tanpa awan dengan taburan berjuta bintang... Benar-benar luarbiasa. "Wah.. Sempurna." Gumam gadis dengan pita merah besar di kepalanya itu sambil membaringkan diri, mengulurkan tangannya lurus ke atas seakan-akan bintang-bintang itu berada dalam genggamannya.
"Nah, kalau menyaksikan pemandangan seperti ini.. Tak akan bosan apalagi ngantuk kan?" Senyum manis mengembang di wajahnya sambil menoleh ke arah Ruru. "Ceritakan padaku apa saja tentangmu."
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Thu Sep 25, 2008 9:26 pm

Byakuran, yang sekarang rambutnya jadi hitam karena suatu sebab yaitu...err.. salah memakai shampoo ketika Ia sedang di kamar mandi berjalan gontai tak tentu arah di koridor kelas. Entah kenapa Ia menderita Amnesia malam ini. Padahal Ia hanya mencoba kopi spesial buatan anak teknikal beberapa saat yang lalu. Apa itu sebabnya? Hmp.. mungkin perlu ditanyakan pada mereka besok pagi (silakan berharap Byakuran tidak akan memberikan detensi pada mereka karena hal ini). Dan karena tidak ada kerjaan di rumah guru macem apan nih? x3 *diinjek* cowok ini memutuskan untuk jalan-jalan kesini.

"Ceritakan padaku apa saja tentangmu."

Deg!

Sebuah suara yang berasal dari suatu tempat menghentikan langkah cowok ini. Ia celingukan kiri-kanan, memandangi koridor yang dingin dan gelap dengan mata waspada. Entah kenapa cerita seram yang dibacanya di perpustakaan malah teringat kembali di pikirannya.

"Kuntilanak, sesosok wanita yang bolong ditengah-tengah tubuhnya, kabarnya suka berbicara sendiri di saat gelap"

Itulah kata-kata yang teringat di kepala cowok penyuka cerita seram tapi takut hantu ini. Alhasil, Ia hanya bisa celingukan tidak jelas sampai Ia putuskan untuk bertanya pada pemilik suara tersebut, dimanapun ia berada.

"Siapa disana?" tanyanya cukup keras. Padahal takut juga.


Last edited by Byakuran on Fri Sep 26, 2008 8:16 am; edited 1 time in total
Back to top Go down
Hanazono
Single Star
Single Star


Posts : 311
Join date : 2008-09-24
Age : 25

Character Sheet
Alice: Dracaena
Class: A - Senior High
Self Quote: "Oh?"

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Fri Sep 26, 2008 12:35 am

Kunjungan hari pertamanya di sekolah ini, sekolah yang katanya dimana seluruh muridnya memiliki beragam kemampuan khusus. Tidak ada yang Hana perlu kerjakan di kamarnya, asrama lebih tepatnya, sehingga ia memutuskan untuk pergi melihat-lihat seperti apa kelas yang akan menjadi tempatnya menimba ilmu. Lorong yang sepi dan gelap karena matahari sedang mengistirahatkan dirinya yang sekarang digantikan dengan sinar bulan yang redup.

"Fufufufuuu~~"

"....." Hana menghentikan langkahnya setelah mendengar suara tersebut. Gadis berambut biru itu mundur selangkah, sejenak ia berpikir ada baiknya juga untuk mengunjungi kelasnya besok. "...Bukankah yang seperti ini bisa saja hanya halusinasiku." gadis itu berbicara sendiri dalam benaknya. Hana yang individualis dan lebih mementingkan dirinya sendiri, sudah terbiasa berjalan sendirian karena ia merasa terganggu jika ada seorang lain yang 'nyantol' dengannya.

"Ceritakan padaku apa saja tentangmu."

Suara itu semakin jelas terdengar, Hana masih terus berjalan meskipun dengan tempo langkah yang diperlambat. Ia tidak memungkiri jika dirinya merasa takut, namun perasaan itu ditahannya dengan asumsi; hanya orang bodoh yang takut akan suasana ini.

Satu langkah...

Dua langkah....

"...." kedua bola matanya berputar menatap tempat yang dilaluinya. Tempat yang sama yang sudah ia lewati sebelumnya. "...Bagus," gumamnya sinis, ada nada kesal dalam kalimat barusan. "Sekarang... dimana aku bisa keluar dari tempat ini..." gadis 15 tahun itu terus melangkah, tidak tahu kakinya akan membawa Hana kemana. Keinginannya saat ini hanya satu; keluar dari tempat yang menurutnya seperti labirin tersebut. Tanpa sengaja ia menabrak seseorang, dan otomatis Hana mundur beberapa langkah ke belakang.

OOT: yang ditabrak boleh lee atau byakuran, terserah.


Last edited by Hanazono on Fri Sep 26, 2008 11:46 am; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Fri Sep 26, 2008 8:43 am

Syuush~

Hanya suara angin yang menderu pelan di koridor kelas yang menjawab pertanyaan Guru Special Ability ini. Dan bagaikan mempermainkan cowok ini, angin malam yang cukup dingin itu membelai lehernya, membuatnya bergidik. Uhh.. bukankah ini salah satu tanda munculnya hantu? gumam cowok ini dalam hati. Terbayang olehnya sosok aneh berambut hitam panjang dengan muka super seram yang akan berjalan --umm, tepatnya sih melayang-- menuju Byakuran.

Tapi di satu sisi, Ia cukup yakin juga bisa kabur dari makhluk tersebut. Yeah, Ia pasti bisa kabur. Bukankah karena itu Alicenya, yang membuat staff sekolah kelimpungan karena sering ditipu olehnya, exist di dalam tubuhnya? Seperti apapun bentuknya, dan seganas apapun, jelas bukan tandingan Byakuran. Sedikit sombong eh? Tapi memang begitulah kenyataannya.

"Huff~"

Ia menarik nafas panjang, mencoba untuk berpikir rasional. Tidak mungkin ada hantu di dunia ini, mungkin yang sedang berbicara beberapa saat yang lalu adalah murid yang tersasar dan tak bisa pulang, hmp.. yap! Itulah jawabannya batinnya setelah mencoba untuk berpikir selama sekian detik. Hmm.. sifatnya yang mudah berubah-ubah pikiran bagaikan awan kecil yang terombang-ambing oleh angin, dengan kata lain angin-anginan, memang sering membuatnya menarik pikiran-pikiran rasional di waktu-waktu yang tepat. Mungkin ini yang disebut bakat? Atau malah ketidakmampuan-untuk-menetapkan-pikirannya yang lebih cocok baginya? Well.. Terserah. Saya serahkan jawaban itu pada anda.

Ok, kembali lagi pada Byakuran.Hmm.. mungkin ada baiknya untuk mendekati asal suara itu dan memeriksanya. Kalimat itulah yang ada dalam pikiran laki-laki ini ketika Ia berjalan perlahan mendekati sebuah ruangan kelas, tempat suara tersebut berasal, yang tempatnya berada di pojok koridor kelas dengan langkah-langkah ringan, dan..

Bruk!

Seorang gadis, yang entah namanya siapa, menabrak tubuhnya dari belakang, membuat gadis itu mundur beberapa langkah karena efek pantulan yang ditimbulkannya ketika tubuh kecilnya menabrak tubuh Byakuran. Sementara itu orang yang bersangkutan hanya diam saja memandangi gadis tersebut. Karena takutkah? Nope. Hmm.. apa yang gadis ini lakukan di koridor kelas pada waktu yang seperti ini? Well.. Tidak ada salahnya ditanyakan bukan? Siapa tahu gadis ini hanya tersesat.

"Apa yang anda lakukan malam-malam begini?" tanya Byakuran dengan senyum kecil di wajahnya. Sudah kebiasaanya untuk memasang senyum pada orang-orang di sekitarnya. Yang tidak ia kenal sekalipun. Karena senyum itu mampu untuk membuat orang lain merasa err-- rileks.
Back to top Go down
Akimoto Amon
Teacher
Teacher


Posts : 106
Join date : 2008-09-03
Age : 23
Location : Outland

Character Sheet
Alice: Death Eyes Alice
Class: Teacher
Self Quote:

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Fri Sep 26, 2008 11:06 am

OOT: nimbrung~

Amon berjalan menyusuri koridor gedung itu,ia yg tadinya diluar gedung penasaran akan suara-suara yg didengarnya dari gedung ini apalagi malam-malam seperti ini.

"Dingin sekali malam ini." gumamnya sambil menggosok-gosokkan tangannya ke tubuhnya.
"Seharusnya aku bawa kopi lagi.Ng?" langkahnya terhenti saat melihat 2 sosok yg tidak jelas.

"Ada orang...Atau..?" pikirnya sambil sedikit mengendap-endap berusaha memastikan wujud 2 sosok itu,apalagi siluet salah satu dari mereka sepertinya terasa familiar bagi Amon.


OOT g sanggup ngetik banyak,tangan gue lagi patah=))
Back to top Go down
View user profile
Hanazono
Single Star
Single Star


Posts : 311
Join date : 2008-09-24
Age : 25

Character Sheet
Alice: Dracaena
Class: A - Senior High
Self Quote: "Oh?"

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Fri Sep 26, 2008 11:44 am

Kedua bola mata coklat kusamnya hanya menatap Byakuran tak acuh hingga orang dewasa berambut hitam itu meluncurkan kalimat, "Apa yang anda lakukan malam-malam begini?"

Pertanyaan yang wajar yang dilontarkan oleh seseorang yang melihat seorang murid sedang berkeliaran di koridor sekolah malam-malam seperti ini, dimana setiap orang tengah meringkuk di dalam selimut hangat mereka yang nyaman. Hana memutar otak, salah-salah ia takut dimarahi berada di tempat itu dengan jika memberi jawaban tanpa alasan yang jelas. Ekspresinya yang tegas dan cuek menyembunyikan kepanikannya dalam diam.

"Kucingku," jawabnya kemudian, "kucingku lari ke arah sini. Hilang." entah jawaban yang bisa dibilang irit barusan membuat Byakuran mengerti atau tidak, sementara Hana tidak menyadari ada seorang dewasa lain yang mengendap-endap di belakang mereka.
Back to top Go down
View user profile
Akimoto Amon
Teacher
Teacher


Posts : 106
Join date : 2008-09-03
Age : 23
Location : Outland

Character Sheet
Alice: Death Eyes Alice
Class: Teacher
Self Quote:

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Fri Sep 26, 2008 1:59 pm

Amon menyelinap diantara bayang-bayang koridor,baginya yg merupakan Dangerous Ability itu hal yg mudah.

Hmm..

Ia semakin mendekati dua sosok itu,sampai nampak jelas bahwa kedua sosok itu laki-laki dan perempuan.

Ternyata manusia toh.

Amon lalu berjalan perlahan mendekati mereka,"Ng?Byakuran?Dan...." ucapan Amon terhenti melihat seorang murid cewek.

Jangan bilang mereka....
Back to top Go down
View user profile
Hanazono
Single Star
Single Star


Posts : 311
Join date : 2008-09-24
Age : 25

Character Sheet
Alice: Dracaena
Class: A - Senior High
Self Quote: "Oh?"

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Fri Sep 26, 2008 2:20 pm

"Ng? Byakuran? Dan...."

Hana memutar sedikit tubuhnya, menoleh ke belakang hingga ia dapat melihat sesosok orang dewasa lain yang tengah bergumam yang Hana tidak dapat mendengarnya dengan jelas. Pikirannya melayang, bertanya-tanya apakah memang ada dua satpam yang sedang bertugas ronda-malam di koridor ini, tanpa tahu kalau Byakuran dan Amon adalah dua orang guru dari divisi yang berbeda.

Bibir tipisnya terkatup rapat, tidak mengatakan sepatah katapun pada Amon karena malas. Jangan heran, memang itu salah satu sifat gadis berambut biru itu yang acuh-tak acuh. Disaat-saat seperti ini mungkin ada baiknya jika ia kabur, menyamarkan kebohongannya akan 'Hana-kelihangan-kucing' di larut malam seperti ini, dan... sangat tidak logis. "Mungkin sebaiknya saya pergi dulu." ujarnya pendek dan sopan sambil mundur beberapa langkah, lupa jika ia adalah seorang yang buta arah dan bisa saja berputar-putar ditempat yang sama beberapa kali.
Back to top Go down
View user profile
Akimoto Amon
Teacher
Teacher


Posts : 106
Join date : 2008-09-03
Age : 23
Location : Outland

Character Sheet
Alice: Death Eyes Alice
Class: Teacher
Self Quote:

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Fri Sep 26, 2008 2:41 pm

"............."

Amon hanya diam melihat murid cewek tadi pergi,pandangannya lalu teralih ke Byakuran.
"Siapa?" tanyanya ke Byakuran dengan pandangan curiga.

"Jangan bilang kau jadi guru yg suka memanfaatkan murid." lanjutnya asal.
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Fri Sep 26, 2008 4:52 pm

Byakuran hanya diam sambil menanti jawaban dari gadis di depannya ini. Hampir-hampir tidak ada emosi di wajahnya, Ia sangat tidak suka tempat-tempat yang gelap seperti ini. Membosankan. Hmp.. Walaupun selama 7 tahun terakhir ini Ia sering menjalankan misi di tempat-tempat gelap seperti ini, tetap saja Ia tidak terbiasa dengan tempat-tempat gelap.

Fuuh~

Kemeja putihnya yang sedikit lusuh sedikit berkibar karena tertiup angin yang mengalun di koridor, ehh tunggu? Mengalun? Well.. berdasarkan pengalaman sih, jika suara angin mendadak berubah menjadi seperti sebuah alunan seperti ini, pertanda ada seseorang yang sedang mengendap-endap di suatu tempat. Ada untungnya juga menjalankan misi selama 7 tahun berturut-turut tanpa henti.

Ada 'sesuatu'.. hmp... bukan ada orang lain yang ada disini.. Cowok ini mengerling pelan penuh kecurigaan ke sudut koridor kelas, mengamati setiap gerakan yang ada di pojok ruangan tersebut sampai suara gadis yang tampak acuh ini menyita perhatiannya. "Kucingku kucingku lari ke arah sini. Hilang. Ucap gadis berambut biru tersebut.

"Ohh....."

Kucing yang hilang eh? Bagus. Mencari kucing yang tersesat di tempat seperti ini jelas bukan ide yang bagus. Lain halnya kalau siang hari. Hmm.. sebetulnya Ia ingin segera pergi dari tempat ini. Ke Cafe mungkin? Ahh.. kalau tidak salah, ada sebuah janji mengenai Cafe dari seorang gadis. Ahh.. tunggu dulu, kenapa sampai memikirkan hal-hal tak penting seperti itu? Umm.. penting sih. Tapi.. lebih baik difokuskan terlebih dulu untuk menolong gadis ini bukan? Susah memang jadi guru.

Set~

Sebuah gerakan cepat datang dari arah pojok koridor kelas. Sebuah siluet yang Byakuran kenal dengan nama Akimoto Amon!! Ahh... What a Coincidence! Dengan ini Ia bisa mencari kucing tersebut bersama guru musik ini. Setidaknya kerjaannya akan lebih ringan di malam hari err-- lebih tepat disebut Pagi hari ini. Namun, baru saja Ia ingin menyiratkan keinginannya untuk membantunya pada AMon sebelum..

"Siapa?"

Deg!

Suara Amon dan pandangannya yang penuh rasa curiga menyadarkan Byakuran kalau harapannya untuk meminta bantuan pada AMon pupus sudah. Cowok di depannya ini curiga dengan Byakuran sepertinya, diperkuat dengan ucapan yang keluar dari bibirnya bebrapa detik kemudian..

"Jangan bilang kau jadi guru yg suka memanfaatkan murid."

"Hei..Hei.. Saya baru saja bertemu dengannya disini...." jawabnya tenang, "Jangan berpikiran buruk..." lanjutnya santai.
Back to top Go down
Hanazono
Single Star
Single Star


Posts : 311
Join date : 2008-09-24
Age : 25

Character Sheet
Alice: Dracaena
Class: A - Senior High
Self Quote: "Oh?"

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Fri Sep 26, 2008 8:06 pm

Langkahnya yang tenang dan halus, hampir-hampir tidak menimbulkan suara sehingga mungkin jika Hana muncul tiba-tiba di belakang seseorang, kemungkinan besar orang itu akan terkejut dengan kehadirannya. Gelap, sepi, dan dingin. Sepanjang koridor yang dilihatnya dari balik jendela adalah poho-pohon yang bergoyang lemah yang tertiup oleh angin malam yang pastinya amatlah dingin.

Kepalanya terus mendongak ke atas, menatap papan-papan penanda kelas yang digantung sebagai 'papan informasi'. Laboratorium - Ruang Musik - Kelas A Senior - B Senior - Ruang PKK. Laboratorium - Ruang Musik - Kelas A Senior - B Senior -Ruang PKK. Laboratorium - Ruang Musik - Kelas A Senior - B Senior - Ruang PKK. Begitu seterusnya hingga kakinya tiba di tempat semula, tempat dimana ia beralasan 'mencari kucingnya yang hilang' pada seorang dewasa yang tak dikenalnya, masih, dengan langkah tanpa suara Hana yang khas.

"Maaf," ujarnya pada salah satu diantara mereka, yang mana saja tak masalah bagi gadis itu, "pintu keluarnya dimana?"
Back to top Go down
View user profile
Lee Hyeon-bi
Single Star
Single Star


Posts : 846
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Para Island =))

Character Sheet
Alice: Puppet Master Alice
Class:
Self Quote: Status: MARRIED =)) =))

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Fri Sep 26, 2008 9:23 pm

ooc: "Kuntilanak, sesosok wanita yang bolong ditengah-tengah tubuhnya, kabarnya suka berbicara sendiri di saat gelap" sweet. awas kau jur.. ngakak guling2
--

"..." Keributan. Ada seseorang, eh atau sesuatu? Atau beberapa orang atau beberapa suatu.. Ah, error. Yang pasti ada suara-suara yang mencurigakan berasal dari balik pintu, dan mesti belum sempat memastikannya dengan mata kepala sendiri, Bi yakin instingnya tidak salah. Hmph~ Perlukah seseorang, err~ maksudnya sesuatu mengeceknya? Pik! Alice activated. It's show time!!

Boneka kelinci itu melangkah pelan tanpa suara menuruni tangga, dalam kegelapan berhasil mengunci tiga target. Dua orang laki-laki dan seorang gadis. Salah satu di antara laki-laki itu tampaknya adalah seorang guru. Oh tunggu, ya dia memang seorang guru. Wali kelas sendiri masa tidak kenal?
Thokki melanjutkan pengendap-endapannya mendekati mereka bertiga. Tampaknya mereka tengah mendebatkan sesuatu di tengah kegelapan lorong gedung SMA pada dini hari itu. Gadis yang berada di dekat mereka tampaknya tengah tersesat. Yeah, ia mondar-mandir di sekitar situ sebelum kembali lagi ke posisi semula dan akhirnya menanyakan mengenai keberadaan pintu keluar.
Ah, apa sih yang mereka lakukan subuh-subuh begini? Yak, pertanyaan yang sama berlaku juga untuk Bi sendiri.

"DOR~!!" Boneka kelinci itu melompat dari anak tangga ke sembilan, cukup tinggi, dan mendarat di pundak Amon. Niatnya sih mengagetkan, siapa tahu dalam kegelapan begini mereka jadi ketakutan dan menjerit, seru juga tuh. Begitulah kira-kira pemikiran si penggerak boneka yang berada di balik pintu atap.
Back to top Go down
View user profile
Hanazono
Single Star
Single Star


Posts : 311
Join date : 2008-09-24
Age : 25

Character Sheet
Alice: Dracaena
Class: A - Senior High
Self Quote: "Oh?"

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Fri Sep 26, 2008 9:49 pm

DUK!

Kaget, karena sesuatu yang berbunyi 'DOR!' tiba-tiba saja melompat ke pundak seorang dewasa yang Hana tidak kenal. Otomatis Hana memutar posisi tubuhnya dan tanpa sengaja kepalanya terbentur tembok. 'Sakit', satu kata yang ingin dikeluarkannya namun tertahan entah karena apa, Hana hanya meringkuk, berjongkok sambil memegangi dahinya yang sepertinya sekarang sedikit benjol.

'Gelap, aku sulit melihat disini'. 'Suara apa itu tadi? Benda apa yang terlihat seperti melompat itu?'. Pertanyaan demi pertanyaan yang ingin di lontarkan dari bibir tipisnya tak kunjung dikatakan Hana, yang memilih untuk diam, menggerutu dalam diam lebih tepatnya. Ia merasa kesal. Tatapan matanya semakin terlihat menyebalkan dalam posisi meringkuk seperti itu, namun entah apa yang akan ia lakukan nanti jika Hana melihat 'benda apa yang mengagetkannya tadi'. Yang pasti,

Hana ingin memilikinya.
Back to top Go down
View user profile
Rurua Mitama
Alice User
Alice User


Posts : 840
Join date : 2008-09-04
Age : 22
Location : Mitama's Neopolitan (Err?)

Character Sheet
Alice: La Marionette Alice
Class: Freelancer
Self Quote: ”Rose. Rose, deadly temption, touch it―and you'll die”

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 12:47 pm

@Bi : ngakak guling2 Bikin lagi ya
--------------------------------
Pagi itu, dimana tidak ada satupun aktivitas yang bekerja. Ruru tengah menumpangi sebuah boneka hiu bernama Sango bersama seorang Doll Freak Lee Hyeon Bi. Yeah tak masalah sih kalau hanya jalan jalan pagi, tapi apa maksudnya dengan membuat keributan di lorong gedung SMA?! Bagaimana jika para senior memergoki 2 juniornya yang berisik ini? Well, dimarahi senior tidak penting..! Prioritas kan rencana kali ini, yang ganggu silahkan tunggu ganjarannya.

Setelah berputar putar sekian lama di gedung SMA, akhirnya Bi memberhentikan Sango dan menyilahkan Ruru turun. Tapi....? Wait, wait, wait! Apa maksudnya membawa Ruru ke tempat paling menyeramkan di sekolah ini? Atap sekolah! Apa Bi hendak membunuh Ruru dengan cara membawanya ke tempat tinggi?

"Ta-daaahh..."
@$%&50*#?!!!
Apanya yang 'ta-daaahh...'?!!! Aaaargggh! Inilah sisi menyebalkan dari manusia, untuk apa mereka membuat bangunan tinggi yang berbahaya, sih? Itu hanya akan dijadikan tempat favorit untuk bunuh diri...
Dengan rasa takut yang memuncak, Ruru mengikuti Bi ke tengah tengah. Masih untung bukan diujung.

"Nah, kalau menyaksikan pemandangan seperti ini.. Tak akan bosan apalagi ngantuk kan?"
W.. What the noes!! Siapa yang bakal ngantuk dalam kondisi setengah mati kaya gini?! Ruru dengan kesalnya ber-Geez ria dalam hati, apalagi setelah melihat Bi tersenyum senang. Hah.. entah apa yang ada dipikiran anak ini, sigh...

''Ceritakan padaku apa saja tentangmu''

"Huh.. Apa?" Spontan Ruru menjawabnya dan berbalik pada Bi. Bukankah harusnya Bi tahu jawaban atas pertanyaan ini, eh? Aku Boneka. Itu jawaban yang diharapkan Bi, kan?

Sebelum Ruru mendesah lagi, terlihat Bi mengaktifkan Thokki dan menyuruhnya memeriksa sesuatu dibawah. Yeah, Ruru juga merasa dari tadi ada keributan. Jangan jangan para senior yang marah? Ah..... peduli amat..
Back to top Go down
View user profile
Akimoto Amon
Teacher
Teacher


Posts : 106
Join date : 2008-09-03
Age : 23
Location : Outland

Character Sheet
Alice: Death Eyes Alice
Class: Teacher
Self Quote:

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 3:14 pm

Quote :
"Hei..Hei.. Saya baru saja bertemu dengannya disini...." jawabnya tenang, "Jangan berpikiran buruk..." lanjutnya santai.

"Ooh,bukan urusanku sih." balasnya ke Byakuran.

Quote :
"Maaf," ujarnya pada salah satu diantara mereka, yang mana saja tak masalah bagi gadis itu, "pintu keluarnya dimana?"

Baru saja Amon ingin menjawab pertanyaan itu,tiba-tiba....


Quote :
"DOR~!!" Boneka kelinci itu melompat dari anak tangga ke sembilan, cukup tinggi, dan mendarat di pundak Amon.

Amon refleks langsung membanting boneka itu ke lantai tanpa pikir panjang apalagi setelah melihat siluet 'sesuatu' yg mendarat di pundaknya itu tidak seperti manusia.

"Apa itu tadi..?"
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 3:41 pm

Byakuran melirik 'sesuatu' yang terbanting di atas tanah, disebabkan oleh ulah guru Musik bernama Akimoto Amon ini. Hmm.. boneka kelinci. Ehh tunggu! BUkannya boneka itu sering digunakan oleh ahli-ahli santet untuk memasukkan arwah dan sejenisnya? Well.. sudah jelas harus ditindaklanjuti nih. Ia memungut boneka kelinci yang terbaring di lantai dengan sedikit hati-hati, seakan-akan takut digigit oleh boneka ini.

"Hmm... bonekanya mencurigakan.." gumam Byakuran pelan sambil memutar-mutar boneka tersebut dengan dalih penelitian. Ia lalu menolehkan mata birunya pada Amon yang masih bingung mengenai kejadian tadi.

"Bonekanya nemplok di leher loe tadi..." jawab Byakuran santai pada AMon. Ia tidak merasa perlu menggunakan bahasa formal pada orang ini. Karena sudah kenal sejak lama kayaknya. "Jangan-jangan beracun..." lanjutnya sambil tersenyum licik. Hmm.. entah apa yang ia pikirkan sekarang. Mungkin... (hanya mungkin ya...) Ia berencana membedah boneka ini untuk mengetahui substansi apa yang ada di dalamnya.
Back to top Go down
Akimoto Amon
Teacher
Teacher


Posts : 106
Join date : 2008-09-03
Age : 23
Location : Outland

Character Sheet
Alice: Death Eyes Alice
Class: Teacher
Self Quote:

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 3:56 pm

"Nggak digigit tuh" ujar Amon ke Byakuran sambil memegang lehernya untuk mencari bekas gigitan atau sejenisnya.Yah,Amon sempat berpikir bahwa boneka itu mungkin Drakula atau Zombie atau sejenisnya,apalagi setelah mendengar ucapan Byakuran yg mengatakan bahwa boneka itu beracun.Tunggu sebentar...Boneka beracun?terdengar aneh bukan?Tidak,Untuk orang yg sudah ada di akademi ini cukup lama.


Amon lalu berjalan perlahan menuju tangga tempat boneka itu melompat,matanya mencari-cari sesuatu yg mungkin bisa disebut petunjuk mengenai boneka itu.
"Mungkin beneran ada hantunya tempat ini...." komentarnya asal.
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 4:00 pm

"Menurut sebuah buku..." Byakuran melemparkan boneka kelinci yang sedikit lagi mungkin akan bernasib malang itu pada Amon. Ia mengeluarkan sebuah pisau kecil dari sakunya, yaa.. pisau yang tidak cukup tajam, tapi lumayan juga sih untuk membedah sesuatu. "Hantu dalam boneka akan memperlihatkan wujudnya ketika boneka tersebut dibelah-belah..." lanjut BYakuran dengan wajah yang --bisa dibilang-- cukup serius.

"Mau coba?" ujarnya pada Amon sambil melirik boneka kelinci yang sepertinya sudah berada dalam genggaman guru musik itu.
Back to top Go down
Akimoto Amon
Teacher
Teacher


Posts : 106
Join date : 2008-09-03
Age : 23
Location : Outland

Character Sheet
Alice: Death Eyes Alice
Class: Teacher
Self Quote:

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 4:07 pm

"Buku apa sih yg kau baca.." komentar Amon mendengar ucapan Byakuran."Setahuku sih, Hantu yg ada di dalam boneka tidak akan terlihat jika boneka dibelah atau dirusak.Kalo dibelah hantunya bakalan pindah ke salah satu belahan dari boneka itu...." lanjutnya panjang lebar sambil memperhatikan boneka itu.

"Jadi...satu-satunya cara,lenyapnya seluruh boneka itu agar hantunya tidak punya tempat untuk dimasuki....Mungkin." ujarnya ke Byakuran yg sepertiya sudah antusias akan boneka itu.
Sadar atau tidak,orang pasti akan menganggap mereka lebih mengerikan dari hantu itu sendiri.
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 4:15 pm

Byakuran memain-mainkan pisaunya di udara, lempar-tangkap-lempar-tangkap, yaaa.. hampir mirip aksi pelempar pisau di sirkus lah. Kemudian, Ia menghentikan aksinya ketika AMon mulai berbicara. "Buku apa sih yg kau baca.." tanya Amon, sepertinya curiga dengan buku yang tadi Byakuran sebutkan.

"BUku Hantu dan bagaimana bisa menangkalnya..." jawabnya terkesan ngaco. Padahal bener. Kemudian, Ia mendengarkan dengan seksama perkataan Amon yang cukup panjang mengenai bagaimana cara memusnahkan hantu yang ada di boneka itu. "Jadi...satu-satunya cara,lenyapnya seluruh boneka itu agar hantunya tidak punya tempat untuk dimasuki....Mungkin." ujar Amon.

"Hmm.. dilenyapkan ya..." BYakuran mengambil sebuah korek api dari sakunya. Korek api biasa yang ada dijual dimana-mana. "Bagaimana kalau... " Ia menyeringai pelan sambil menyalakan korek apinya, suasana semakin menyeramkan di tempat itu. Terutama bagi Boneka Kelinci dan pemiliknya.

"Di bakar...."
Back to top Go down
Akimoto Amon
Teacher
Teacher


Posts : 106
Join date : 2008-09-03
Age : 23
Location : Outland

Character Sheet
Alice: Death Eyes Alice
Class: Teacher
Self Quote:

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 4:21 pm

"Boleh saja....Lagian dia sudah berani nemplok di bahu ku tadi." Amon tersenyum tipis mengiyakan niat Byakuran.

"Hantu level rendah seperti dia harus menerima ganjarannya.." senyum Amon melebar,sepertinya sisi maniaknya keluar.Sepertinya dia lupa ucapannya ke Shiruba beberapa saat lalu.
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 4:33 pm

"Hantu level rendah seperti dia harus menerima ganjarannya.." ujar Amon sambil tersenyum, senyuman licik yang hampir mirip ketika mereka berdua menyiksa seorang murid bernama Sefron di Perpustakaan 7 tahun lalu. Byakuran mengangguk kecil, raut wajahnya yang sedang tersenyum di balik gelapnya malam ini sudah bisa dibilang selevel dengan setan.

"Ahh tapi... " Ia mengambil boneka Kelinci itu dari Amon, kemudian mengikat tangan dan kakinya kuat-kuat dengan tali yang ia ambil dari sudut Laboratorium beberapa saat yang lalu. "Jangan di Koridor... lebih baik di Lapangan ..." ujarnya tanpa mampu menghilangkan nada sadis nan dingin yang ada di suaranya. Ia berjalan ke Lapangan dengan boneka kelinci yang malang itu di tangannya.

Lapangan Sekolah


"Hmm..." Ia melirik gundukan daun yang ada di pojok Lapangan. Byakuran tersenyum dan mendekati gundukan tersebut. Lalu.. menyalakan korek apinya, dan tanpa membuang waktu, membakar dedaunan tsb sehingga menjadi sebuah api unggun kecil yang menyala di kegelapan.

"Khukhukhu... " Ia melempar-lemparkan boneka kelinci yang terikat dengan tali itu di udara, lalu melemparkannya ke arah AMon, bagaikan bola pantai atau sejenisnya. "Silakan anda bakar..." ucap Byakuran santai. Yap.. kali ini Ia akan berperan sebagai observer saja.
Back to top Go down
Hanazono
Single Star
Single Star


Posts : 311
Join date : 2008-09-24
Age : 25

Character Sheet
Alice: Dracaena
Class: A - Senior High
Self Quote: "Oh?"

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 4:50 pm

Kedua bola mata coklat kusamnya terus menatap apa yang dua orang dewasa ini lakukan pada boneka kelinci yang entah milik siapa. Ingin, Hana ingin sekali memiliki boneka tersebut, namun sayang Amon dan Byakuran tengah bersenang-senang dengan sebuah boneka kelinci. Heran juga ada dua orang pria dewasa yang masih suka main dengan boneka. Mata coklatnya mengikuti langkah mereka yang perlahan hilang dalam gelapnya malam.

Pandangannya teralih pada suara salah seorang dari guru yang tiba lebih dahulu di lapangan sekolah. Dari koridor dimana Hana berdiri, ia dapat melihat dengan cukup jelas apa yang dilakukan mereka.

"Sayang sekali," akhirnya Hana mengucapkan dua patah kata yang terdengar 'iba' pada boneka tersebut, yang meskipun lebih tepatnya; Hana masih ingin memiliki boneka kelinci itu, tapi... Siapa yang mau dengan barang rusak?
Back to top Go down
View user profile
Akimoto Amon
Teacher
Teacher


Posts : 106
Join date : 2008-09-03
Age : 23
Location : Outland

Character Sheet
Alice: Death Eyes Alice
Class: Teacher
Self Quote:

PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 4:56 pm

"Sial,cari selamat ya." gumam Amon melirik Byakuran.Tangan Amon yg sudah memegang boneka itu sudah bersiap untuk melepas pegangannya.
Tunggu dulu!'Bagaimana jika boneka itu milik seorang anak kecil yg sekarang ini tersesat digedung itu?','Bagaimana jika boneka ini pemberian orangtuanya yg sudah meninggal?,'Bagaimana jika boneka ini keluarga satu-satunya bagi anak itu?',Pikiran seperti itu terlintas dikepala Amon yg membuatnya semakin ingin membakar boneka itu.Tapi tidak,nalurinya sebagai guru menolak hal itu,Amon terlihat diam sesaat memikirkan hal itu.

"Bagaimana jika kita cari tahu dulu asal boneka ini?" tanyanya ke Byakuran.


OOT: ngakak guling2 ngakak guling2
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Sat Sep 27, 2008 5:02 pm

oot : ngakak guling2

"Hmm... asal boneka ini ya..." Byakuran mengangguk kecil, cukup setuju dengan ucapan Amon mengenai pencarian asal-usul boneka tersebut. Well.. maklum, sekarang mereka ber-2 adalah guru. Tidak bisa lagi berbuat bebas seperti ketika status mereka masih sebagai murid. Ck, sayang sekali. Ia membalikkan badannya, dan kebetulan, mata birunya berhenti tepat kepada gadis yang sedang memandangi mereka berdua. [Hana]

"Hei...." Ia berjalan ke arah Amon lalu mengerling sebentar ke gadis berambut hitam [hana] lalu kembali pada AMon. "Sepertinya gadis itu pemilik boneka yang mencurigakan ini... bagaimana? Mau coba interogasi dia?"
Back to top Go down
Sponsored content




PostSubject: Re: 'til the Dawn Comes...   Today at 1:41 pm

Back to top Go down
 
'til the Dawn Comes...
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 5Go to page : 1, 2, 3, 4, 5  Next
 Similar topics
-
» Dawn (Main Character)
» Dawn of War Machinima?
» Dawn Of War - Which one to buy?
» Dawn of War 2 behind the scenes trailer
» Despair and Dawn of War

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Abstract School :: Away Away Away :: Finished Thread-
Jump to: