Abstract School

Indonesian Roleplay Forum based on Alice Academy story
 
HomePortalFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in

Share | 
 

 Eien ni Hitoribocchi?

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1, 2, 3
AuthorMessage
Guest
Guest



PostSubject: Re: Eien ni Hitoribocchi?   Mon Sep 08, 2008 4:11 pm

"...Isaki? Kau benar-benar Isaki? Kau..."

Ah, ternyata benar ia Tokiya. Isaki tersenyum pada gadis itu, senang karena di tempat asing ini ternyata masih ada orang yang ia kenal. "Ya, ini aku. Lama tidak berjumpa, Toki," jawabnya santai. Tokiya lalu berjalan mendekatinya dan mengucapkan selamat datang di Alice Academy. Isaki hanya mengangguk, bertanya-tanya alice seperti apa yang dimiliki teman masa kecilnya.

"Matamu minus? Setahun yang lalu kau tak memakai kacamata," tanya Tokiya. Isaki mundur sedikit, berusaha menjauhkan Tokiya dari limiternya, "Yah, begitulah..." nada suaranya seperti menyembunyikan sesuatu. "Sejak kapan kau datang kemari? Dan sedang apa disini?" Tokiya lalu bertanya lagi. Namun belum sempat ia menjawab, sesuatu yang terlihat seperti seragam jatuh menutupi kepala gadis itu. Dengan tampang kesal Tokiya memeriksa seragam itu, memeriksa kantongnya, dan menemukan sekotak pocky. Dari tampangnya, sepertinya ia tahu siapa pemilik seragam itu. Melihat Tokiya memakan pocky itu sambil mendongak ke atas (sepertinya berbicara dengan si pemilik seragam), Isaki hanya ber-swt. Ternyata di tempat ini ada yang berani membuat kesal temannya itu selain dirinya.

"Mau? Rakuto sudah berbaik hati memberikan kita ini." kata Tokiya sambil menawarkan pocky hasil 'jarahan'nya. "Tidak, terima kasih," jawab Isaki santai sambil menggeleng.

Lalu Isaki mendengar orang yang berada di atas pohon tersebut mengatai Tokiya 'bencong'. Spontan ia mendongak untuk melihat siapa yang begitu bernyali mengatai teman masa kecilnya --yang ia tahu bisa menjadi iblis kalau sudah mengamuk-- dengan sebutan tidak pantas seperti itu. Wao, berani juga anak bertampang ngantuk itu, pikir Isaki sambil ber-swt.
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Eien ni Hitoribocchi?   Mon Sep 08, 2008 4:40 pm

Quote :
"Sebentar, Mitsuba," kata Tokiya sopan pada gadis itu dan segera berjalan menghampiri Isaki.

"Uh, baiklah," kata Mitsuba sambil memperhatikan Tokiya yang menghampiri lelaki bernama "Isaki" itu. Sepertinya mereka sudah kenal sejak lama sekali berdasarkan deskripsi yang diberikan Tokiya. Mitsuba hanya berdiri diam disitu, memperhatikan....sepasang kekasih yang terpisah namun akhirnya bertemu lagi? Oh, apapun itu, kelihatannya menyenangkan.

Quote :
Damn," Ia mengumpat pelan. Jaketnya robek dan jatuh ke bawah, tepat ke kepala si bencong. Mana kotak pocky-nya ada di sana...

Mitsuba merasa ada suara yang familiar. Apakah...

Sebuah jaket jatuh ke kepala Tokiya. Dan ternyata memang, dari pocky yang menyembul disana, ketahuan kalau pemiliknya adalah Leon. Pria berambut cokelat itu...berarti dari tadi ada disana? Bagaimana kalau dia mendengar pembicaraan Mitsuba dan Tokiya yang seharusnya rahasia diantara "perempuan"? ....Mitsuba jadi semakin kelihatan konyol kalau begitu. What to do, what to do? Gadis ber-eyepatch itu jadi bingung sendiri. Rasanya ingin dia lari dari tempat itu.
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Eien ni Hitoribocchi?   Mon Sep 08, 2008 7:23 pm

"Jaket itu jatuh sendiri..." ucapnya datar, matanya terus memperhatikan perempuan tersebut. Tch, jaketnya ada di tangan si bencong pula. Bagaimana caranya mengambil benda tersebut? Ia paling malas berurusan dgn si bencong ini.

Leon menggenggam dahan terdekat dengan tangan kanannya, lalu meraih dahan yang lebih pendek dgn tangan satu lagi. Setelah berapa saat, ia sampai di bawah. Tanpa jaket. Siap saja ia dimarahi si bencong ini -dan mungkin kembarannya? Entahlah.

Ia memandang datar ketiga orang di sana (yang jelas ia lupa namanya, hell, like he cares about names). Ia lalu memandang Tokiya, "Kembalikan jaket dan pockyku.."
Back to top Go down
Itsuki Tokiya
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 1219
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Namimori Koukou

Character Sheet
Alice: Copycat Alice
Class: B Senior High
Self Quote: Give me your respect, and I'll respect you back.

PostSubject: Re: Eien ni Hitoribocchi?   Mon Sep 08, 2008 7:42 pm

Dilihatnya Rakuto turun dari atas pohon perlahan-lahan, lalu ketika sampai dibawah dia memandang mereka bergantian dan memandang Tokiya kembali, "Kembalikan jaket dan pockyku.."

Tokiya hanya berdiri diam ditempatnya berdiri, di dekat Isaki, memperhatikan balik Rakuto. Matanya kembali memandang dengan tajam dan sedikit tatapan mencela pada cowok itu. "Kurasa..." katanya memulai, memutar tubuhnya sedikit hingga mereka benar-benar saling berhadapan, "tidak. Seperti yang kau katakan tadi, jatuh sendiri. Dan aku memungutnya, maka ini milikku."

Tokiya lanjut makan pocky tersebut dan kini yang tersisa cuma tinggal tiga batang.
Back to top Go down
View user profile http://tokiya-ensui.livejournal.com
Guest
Guest



PostSubject: Re: Eien ni Hitoribocchi?   Mon Sep 08, 2008 8:37 pm

....

Leon dan Tokiya memang sepertinya tidak bisa akrab. Mereka berdua sama-sama memancarkan aura dingin dari tadi. OTL. Padahal dua-duanya sama-sama keren. Mitsuba bengong memperhatikan kedua orang itu yang dari tadi "perang dingin". Sepertinya gadis itu tidak akan bisa masuk diantara Leon dan Tokiya. Heeh, benar-benar. Sebenarnya Mitsuba lebih senang kalau Leon lebih menghargai Tokiya. Err, dan orang lain lebih tepatnya. Walau mereka sepantaran, tapi akan lebih tepat kalau Leon berhenti memanggil Tokiya bencong. Wanita itu bagian mananya yang "bencong"? Bukannya Tokiya itu sangat cantik?

Tapi gawat kalau Tokiya dan Leon bertengkar terus. Nanti kalau Leon marah (apalagi sekarang menyangkut pockynya yang lebih berharga daripada apapun di dunia), bisa-bisa dia memakai alicenya untuk Tokiya....dan....malang....jangan-jangan akan terjadi insiden seperti di Central Town. Oh no oh no. Mitsuba harus segera menghentikan perang dingin ini sebelum ada "korban". Gadis pemalu itu maju beberapa langkah, sampai sejajar dengan Tokiya,

"...A, ano...Leon...bisakah kau bersikap lebih baik pada Itsuki-san?"

Maksud Mitsuba adalah: "Leon, tolong jangan gunakan Alicemu pada Itsuki-san". Tapi dasarnya dia memang gugupan, yang keluar malah seperti pembelaan mutlak pada Tokiya. Dan itu sepertinya akan membuat Leon makin ingin menggunakan Alicenya pada gadis berambut hitam itu. Gadis ber-eyepatch itu tampaknya tak sadar bahwa ucapannya...malah berakibat buruk?
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Eien ni Hitoribocchi?   Mon Sep 08, 2008 9:08 pm

Dengan senang hati Tokiya menolak memberikan pocky plus jaketnya. Tch, padahal orang ini yang terus menerus membentaknya jika ia tidak memakai seragamnya dengan benar. Dan pocky-nya tinggal sisa tiga, dihabisi Tokiya. Matanya memandang Tokiya dingin, ekspresi cemberutnya hilang sudah. Leon berjalan mendekati 'teman sekelas'-nya itu. Ia diam sesaat, menatap dingin Tokiya. "A.." ia baru saja mau berbicara saat gadis lain di sana mendekat ke Tokiya dan membelanya. Oh great, sekarang ia terlihat seperti pihak yang salah. Padahal siapa yang pertama kali membuat masalah? Siapa yang mengganggu tidurnya? Mereka.

Leon cemberut.

Hell, ia terlihat seperti anak kecil sekarang. Mata birunya memandang gadis yang menghalanginya dan Tokiya, ia mendorong perempuan berambut aneh itu, lalu menunduk ke arah Tokiya. "Tidur sana, banci."

Ia lalu mundur, menjauh jika tubuh gadis itu jatuh.
Back to top Go down
Itsuki Tokiya
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 1219
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Namimori Koukou

Character Sheet
Alice: Copycat Alice
Class: B Senior High
Self Quote: Give me your respect, and I'll respect you back.

PostSubject: Re: Eien ni Hitoribocchi?   Mon Sep 08, 2008 10:00 pm

((OOT: Ramon, Toki nggak pernah bentak orang kok kecuali yang tadi karena Chop kuadrat. Toki mirip Hiba, kok))

======================

"Dan seharusnya kau memakai seragammu dengan benar," Tokiya dapat melihat ekspresi Rakuto menjadi makin kesal. Biar saja. Siapa yang salah karena jaket dan Pocky-nya jatuh? Rakuto. Siapa yang salah karena membuatnya ingin memberi peringatan sedikit tentang seragam? Rakuto. Siapa yang membuat Tokiya sebal padanya? Rakuto. Semuanya karena Rakuto sendiri.

Biasanya Tokiya hanya mengingatkannya pelan dan hanya sekali mengatakannya tiap kali dia melihat Rakuto tak memakai seragamma dengan benar. Tapi toh dia tak memaksanya. Hanya memberitahu tiap bertemu. Namun kali ini, karena rasa kesalnya pada kejadian itu (dia mengaku bahwa itu bukan sepenuhnya salah Rakuto) dia menjadi lebih sinis padanya.

Mitsuba segera saja maju dan menengahi mereka, namun Rakuto mendorongnya menjauh. Tokiya berniat untuk menangkap Mitsuba yang terlihat seperti mau jatuh, "Mitsu--"

"Tidur sana, banci."

Tokiya kaget mendengar kalimat tersebut dan langkahnya terhenti, menoleh pada Rakuto cepat sekali dengan mata sedikit terbelalak. Dan lima detik setelahnya, pandangannya menjadi gelap.

========================

((OOT: Ramon, gw PM ya. Periksa mail lu))
Back to top Go down
View user profile http://tokiya-ensui.livejournal.com
Guest
Guest



PostSubject: Re: Eien ni Hitoribocchi?   Mon Sep 08, 2008 10:22 pm

"Tidur sana, banci." anak laki-laki yang bernama Leon itu berkata pada Tokiya. Beberapa detik setelah berkata demikian, Tokiya tiba-tiba ambruk. Isaki terkejut dan dengan sigap menangkap tubuh Tokiya sebelum tubuh gadis itu menyentuh tanah. "Oi, Toki!" ia mengguncang pelan tubuh gadis itu dan nada suaranya sedikit khawatir. Ia lihat napas Tokiya tampak teratur dan ekspresinya tenang. Ternyata hanya tertidur. Isaki sedikit merasa lebih lega. Ia lalu menatap tajam Leon. Jadi ini alice anak itu...
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Eien ni Hitoribocchi?   Mon Sep 08, 2008 10:47 pm

Apa yang Mitsuba takutkan benar-benar terjadi. Leon benar-benar menggunakan alicenya pada Tokiya. Melihat perbuatan Leon itu, kesabarannya mulai habis,"Leon...! Seharusnya kau jangan menggunakan Alice-mu pada Itsuki-san! Sekarang diantara kita harus ada yang menciumnya supaya tersadar." seru Mitsu dengan suara keras. Kata-katanya membuat dirinya sendiri terkejut. Ternyata ia bisa juga bersikap tegas.

Mitsu lalu memandang cemas ke arah Tokiya. Ia sebenarnya ingin menolong Tokiya, tapi ciuman antar cewe itu agak-agak... Ia lalu berganti memandang Leon. Leon yang memulai masalah ini, seharunnya ia yang bertanggung jawab. Tapi dalam lubuk hatinya ia tidak rela melihat Leon mencium gadis lain. Lalu ia ganti memandang Isaki. Ya, anak laki-laki itu kelihatannya seperti kekasihnya Tokiya, tapi... Apa benar? Bagaimana kalau ternyata bukan dan ia menolak menolongnya? Aah!! Seseorang tolong Itsuki-san!! batinnya panik.
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Eien ni Hitoribocchi?   Mon Sep 08, 2008 11:20 pm

"Leon...! Seharusnya kau jangan menggunakan Alice-mu pada Itsuki-san! Sekarang diantara kita harus ada yang menciumnya supaya tersadar." seru gadis ber-eyepatch itu.

Isaki tersentak. Dicium? Memangnya ini dongeng Putri Tidur? Ah, ia lupa. Di dunia pengguna Alice seharusnya hal ini memang wajar. Isaki menatap wajah tidur Tokiya. Gadis itu jadi semakin cantik hanya dalam selang setahun mereka tidak bertemu. Ia bisa merasakan pipinya menghangat dan jantungnya mulai berpacu. Apa boleh buat... Toh ini hanya sebuah ciuman... Hanya sebuah ciuman... Entah kenapa Isaki merasa pikirannya lebih terdengar seperti penyangkalan. Ia perlahan mendekatkan wajahnya pada wajah Tokiya. Sejenak ragu, tapi kemudian mencium lembut bibir gadis itu. Terus terang saja, ini pertama kalinya ia mencium seseorang. Ia tak menyangka orang yang pertama ia cium adalah teman masa kecilnya sendiri. Wajahnya benar-benar panas sekarang dan jantungnya berdetak kencang. Apa yang ia lakukan? Apa benar Tokiya akan terbangun setelah dicium? Bagaimana jika tidak? Apa ia akan marah dicium seperti itu olehnya? Pikiran-pikiran tersebut berputar-putar dalam kepalanya.

Isaki melepaskan ciumannya. Tapi kemudian ia merasa dorongan dari arah samping, menyebabkan kacamatanya lepas dan terjatuh. Apa yang tampak di depannya nyaris membuat rohnya lepas dari badannya. Yang tampak adalah seorang gadis (cantik, tentu) tanpa pakaian. Isaki terbelalak. Benar juga, limiternya lepas!! Dalam kondisi panik, ia melirik sedikit tubuh Tokiya. 88, 62, 86... Cup B ya... Hn~ Menyadari pikirannya sendiri, Isaki serasa ingin membenturkan kepalanya ke batang pohon terdekat. Apa yang telah ia pikirkan?! Tokiya itu teman masa kecilnya!! Spontan ia mundur menjauhi Tokiya. Sesuatu yang hangat terasa mengalir di hidungnya. Oh, jangan sekarang... Darah segar mengucur deras dari hidungnya. Dengan kedua tangan ia menahan hidungnya, berusaha agar darah tersebut berhenti mengalir. Yang jelas, wajahnya benar-benar merah sekarang.

[[OOT: Sudah diizinkan mendeskripsikan karakter Leon]]


Last edited by Kurotsuki Isaki on Tue Sep 09, 2008 2:56 pm; edited 2 times in total
Back to top Go down
Itsuki Tokiya
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 1219
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Namimori Koukou

Character Sheet
Alice: Copycat Alice
Class: B Senior High
Self Quote: Give me your respect, and I'll respect you back.

PostSubject: Re: Eien ni Hitoribocchi?   Tue Sep 09, 2008 12:31 am

((OOT: DAHSYAT BENERRR 8QQQQ))

========================

Kegelapan yang menelannya kini perlahan berubah menjadi terang. Kemudian, cahaya masuk menembus pelupuk matanya dan dia membukanya perlahan. Siluet hitam seseorang terlihat didepannya, lalu lama-kelamaan menjadi jelas seiring waktu berjalan. Sosok buram itu... Isaki. Wajahnya... matanya terbelalak dan merah.

"Isaki...?" Tokiya memanggil namanya, berusaha bangun. Rasanya benar-benar ngantuk sekali. Tapi kemudian Isaki menjauh darinya, sepertinya panik. Tokiya memandangnya heran. Apa sih yang membuatnya panik seperti itu?

Kemudian Tokiya baru saja teringat satu hal: untuk menyadarkan orang yang terpengaruh oleh Alice Rakuto adalah dengan ciuman. Dan itu artinya... wajahnya berubah sangat merah. Berarti tadi Isaki yang menciumnya.

Tokiya merasakan jantungnya berdebar keras, lebih keras berkali-kali lipat daripada ketika dia tak sengaja mencium cowok ekstrim itu. Tokiya menunduk malu, rasanya kebingungan sekali. Padahal dia begitu marah ketika tak sengaja mencium cowok ekstrim itu dan ketika dicium pengajar pirang tadi. Tapi daripada rasa marah, kini dia hanya merasakan ketegangan dan rasa malu.

Dilihatnya kacamata Isaki tergeletak disampingnya. Oh, dia baru sadar bahwa Isaki tak memakai kacamatanya. Dia memungutnya dan berdiri, bermaksud segera menyerahkannya pada Isaki, membiarkan jaket dan Pocky milik Rakuto di tanah. Wajah Isaki sama merahnya seperti dirinya, tapi yang membedakannya adalah bahwa Isaki mimisan. Darah segar mengalir dari hidungnya. "Kau... Kau tak apa? Kubantu membersihkannya," kemudian dia mengeluarkan saputangannya (yeah, dia bawa saputangan) dan segera menghapus darah Isaki. Entah berhenti atau tidak. "Dan ini kacamatamu," katanya sambil menyerahkan kacamata milik temannya itu, masih membersihkan darah dari hidungnya.

"..."

Suasananya jadi canggung. Dia tak tahu lagi harus berkata bagaimana untuk beberapa saat. "...Terima kasih mau mencium--menciumku untuk membuatku sadar," Tokiya agak gugup, tidak seperti biasanya. Ini pemandangan langka.

Dia sadar wajahnya masih merah. Sangat. Merah. Malu sekali dia, apalagi dilihat oleh orang lain (Rakuto dan Mitsuba). Tanpa dia inginkan airmatanya merebak di matanya, membuat pandangannya kembali kabur. Supaya tak terlihat, Tokiya menyembunyikan wajahnya di bahu Isaki.
Back to top Go down
View user profile http://tokiya-ensui.livejournal.com
Guest
Guest



PostSubject: Re: Eien ni Hitoribocchi?   Tue Sep 09, 2008 2:48 pm

Isaki masih dalam keadaan shock berat, tangannya masih berusaha keras menahan laju aliran darahnya yang semakin tidak mau berhenti. Tokiya kemudian terbangun. Syukurlah ternyata ciuman itu memang bisa menghilangkan efek alice tidur itu...

Ada istilah yang namanya Double Damage. Tokiya, yang sekarang oleh Isaki terlihat tidak mengenakan sehelai benangpun ("Ko bisa ia tumbuh menjadi gadis dengan proporsi tubuh sempurna hanya dalam setahun !?") mulai mendekatinya dengan wajah khawatir dan tampak memerah malu-malu. Apa itu istilahnya...? MOE? ya MOE! Diserang sekaligus oleh ke-MOE-an dan 'pemandangan' seperti itu... Itulah yang disebut Double Damage... Kalau saja mental Isaki lemah, ia pasti sudah pingsan saat ini.

"Kau... Kau tak apa? Kubantu membersihkannya," Kata Tokiya sambil membersihkan hidungnya yang berdarah. Yang jelas bukannya berhenti, darahnya malah semakin deras. 88, 62, 86-Cup B... 88, 62, 86-Cup B... 88, 62, 86-Cup B... Hal yang berputar-putar di otaknya menghadapi image dihadapannya. Tangannya secara tidak sadar perlahan mengambil kacamatanya namun otaknya tidak bisa memerintahkan tangannya untuk memakai kacamata itu

"...Terima kasih mau mencium--menciumku untuk membuatku sadar," Isaki tidak menjawab. Lebih tepatnya lagi tidak bisa menjawab. Jangankan berbicara, untuk mempertahankan kesadaran saja sudah setengah mati. Tidak cukup 'menyerang' Isaki dengan 'pemandangan' dan wajah moe, Tokiya juga menyembunyikan wajahnya di bahunya. Semua orang tahu hal tersebut wajar-wajar saja walau agak memalukan. Namun bagi Isaki yang malang ini, informasi yang diinput ke otaknya adalah Isaki-berkontak-dengan-seorang-gadis-cantik-bertubuh-indah. Sekarang darah di hidungnya bukan lagi mengucur tapi menyembur.
Back to top Go down
Itsuki Tokiya
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 1219
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Namimori Koukou

Character Sheet
Alice: Copycat Alice
Class: B Senior High
Self Quote: Give me your respect, and I'll respect you back.

PostSubject: Re: Eien ni Hitoribocchi?   Tue Sep 09, 2008 3:22 pm

"..."

Tokiya menghapus airmatanya dengan ibu jarinya secara sembunyi-sembunyi. Setelah pandangan matanya kembali normal, dia kembali menatap Isaki. Ah, temannya itu masih mimisan dan tampaknya mimisannya jauh lebih parah dari yang tadi. Tokiya memandangnya khawatir. Dia kembali membersihkan darah dari wajah Isaki dengan saputangannya. "Banyak sekali, kau tidak sedang sakit kan?" tanyanya.

Tokiya berpikir sebentar. "Apa perlu kita ke rumah sakit? Atau kita beristirahat saja di Central Town, di sebuah kafe mungkin?" tanyanya lagi padanya. "Mungkin istirahat saja dulu. Jika nanti tak berhenti juga, kita ke rumah sakit," putus Tokiya kemudian. Dia sadar Isaki belum mengenakan kacamatanya lagi, kemudian meraihnya dari tangan Isaki dan memakaiannya. "Pakai. Kalau tidak, bisa-bisa kau menabrak sesuatu."

Tokiya menoleh ketempat dimana Mitsuba berada. "Maaf, aku akan pergi bersamanya," katanya sopan pada gadis itu, agak gugup namun masih bernada tegas, "kita akan bertemu lagi nanti." selanjutnya dia mendelik marah pada Rakuto, ingin mengatakan sesuatu padanya tapi tidak jadi. Tokiya segera meraih lengan Isaki dan mengajaknya pergi dari situ, "...Ayo."


[OUT]

===================

OOT: Numpang tret orang atau buat sendiri, nih?
Back to top Go down
View user profile http://tokiya-ensui.livejournal.com
Guest
Guest



PostSubject: Re: Eien ni Hitoribocchi?   Tue Sep 09, 2008 4:32 pm

Mitsuba agak terluka sebenarnya didorong oleh orang yang disukainya, namun masalah Tokiya sekarang lebih gawat. Untung saja ada Isaki. Gadis berambut nappo itu memperhatikan Isaki yang mencium...Tokiya. Benar-benar seperti Sleeping Beauty. Tapi tunggu dulu...kenapa Isaki muncrat darah? Apa karena Tokiya? Karena gadis berambut hitam itu terlalu cantik atau...

...mana kacamatanya? Jangan bilang kalau kacamata itu adalah limiter yang...jangan-jangan Alicenya...yeah, sepertinya begitu. Kalau begitu malang Tokiya. Kalau dipikir-pikir segala hal darinya sudah direbut. Ciuman. Sama Chopin. Dan sekarang yang lebih penting..."itu". Tapi sepertinya tidak apa-apa. Isaki dan Tokiya kan saling menyukai. Da-dan sepertinya Tokiya belum tahu soal Alice Isaki. Kalau gadis itu tahu bisa-bisa...hubungan mereka hancur berantakan.

Tokiya dengan telaten membantu Isaki membersihkan muncratan darahnya. Hee, Isaki-san, sepertinya repot juga punya Alice itu ya. Walau begitu sepertinya anda senang ya...batin Mitsuba. Maaf, aku akan pergi bersamanya," katanya sopan pada gadis itu, agak gugup namun masih bernada tegas, "kita akan bertemu lagi nanti." selanjutnya dia mendelik marah pada Rakuto, ingin mengatakan sesuatu padanya tapi tidak jadi. Tokiya segera meraih lengan Isaki dan mengajaknya pergi dari situ, "...Ayo." Gadis ber-eyepatch itu sadar dari lamunannya dan memandang Tokiya yang bersiap pergi bersama Isaki.

"...Baiklah. Hati-hati Itsuki-chan...Isaki-san..," Mitsuba melambai kepada sepasang kekasih (?) itu. Gadis itu kemudian melirik Leon, yang berdiri hanya beberapa meter darinya. Dia tampak bosan dan tidak peduli seperti biasa. Sama sekali tak ada penyesalan sudah membuat gara--gara. Dia memang begitu dari dulu.

"...Kurasa kau harus menggunakan Alicemu lebih jarang lagi...Berapa kali kau menggunakannya hari ini? 2? 3?" tanya Mitsuba tanpa memandang Leon, melainkan memandang ujung sepatunya, "A-aku tidak tahu tipe Alicemu seperti apa, tapi...bukankah terlalu banyak menggunakan Alicemu akan menyebabkan efek samping?"

Khawatir. Mitsuba khawatir. Walau pria berambut cokelat itu tak peduli, tapi Mitsuba peduli. Saat ini hanya itu yang dapat dipikirkannya.
==
OOT: Mitsu bisa menebak Alice Isaki karena terbiasa menggunakan Alicenya sehingga...bisa membaca ekspresi orang lain :3
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Eien ni Hitoribocchi?   Tue Sep 09, 2008 5:49 pm

Bagus, si bencong itu akhirnya tertidur juga. Entah siapa yang akan membangunkan, memangnya ia peduli. Leon berjalan ke arah si bencong yang sekarang ada di tangan kembarannya -- sigh, ada dua bencong. Great. Ia memperhatikan apa yang dilakukan si bencong 2 pada bencong tukang ngatur.

'Hh...' Ia memandang mereka berdua dengan tampang swt. 'Mau nyium aja ragu.' Dengan seenaknya Leon mengangkat kaki kanannya, lalu mendorong kepala si anak baru. Oh, ternyata anak itu sudah mencium Tokiya. Berarti tendangannya terlambat.

Jiiiiitttt....

Tampangnya berubah dari swt, menjadi super-swt. Memangnya tendangannya sekeras itu apa? Sampai si kembaran bencong ini mimisan? Ia mundur beberapa langkah, menjauh dari dua orang aneh itu dan memandang mereka malas (dan sedikit jijik, entah kenapa). Ah ya... Ia memperhatikan sekitarnya, ternyata jaketnya tergeletak di tanah, begitu pula dengan kotak pocky-nya. Ia berjalan ke tempat benda tersebut berada, memungu kedua benda tersebut. Pockynya tinggal sedikit.... dan jaketnya rusak... Hh...

Saat kembali ke tempatnya semula, kedua bencong itu tampak sudah berjalan menjauh. Dan Tokiya memberikannya pandangan tajam, marah, entahlah. "Hoahm~" Ia menguap, sambil melambai. Membalas ekspresi yang diberikan Tokiya.

Matanya memperhatikan langit senja, Leon menyampirkan jaketnya di pundaknya, hendak berjalan pergi. Tetapi suara pelan membuatnya terhenti, "...Kurasa kau harus menggunakan Alicemu lebih jarang lagi...Berapa kali kau menggunakannya hari ini? 2? 3?" Ia berbalik memandang gadis itu datar. "A-aku tidak tahu tipe Alicemu seperti apa, tapi...bukankah terlalu banyak menggunakan Alicemu akan menyebabkan efek samping?"

"..." Ia memandang gadis itu. Mereka pernah bertemu bukan? Beberapa tahun yang lalu. Saat ia masih dirawat di rumah sakit... Tch, ia paling malas mengingat rumah sakit tersebut. "...Itu... bukan urusanmu..." Jawabnya pelan, lalu menguap.
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Eien ni Hitoribocchi?   Tue Sep 09, 2008 5:58 pm

Quote :
"..." Ia memandang gadis itu. Mereka pernah bertemu bukan? Beberapa tahun yang lalu. Saat ia masih dirawat di rumah sakit... Tch, ia paling malas mengingat rumah sakit tersebut. "...Itu... bukan urusanmu..." Jawabnya pelan, lalu menguap.

Mitsuba sudah tahu kalau Leon pasti menjawab demikian. Begitulah Leon. Selalu cuek, bahkan pada dirinya sendiri. Padahal lebih bagus kalau dia tidak menggunakan Alicenya sembarangan hanya untuk usil. Takutnya kalau Alice itu backfired...dan jelas mereka tidak mengharapkan hal itu. Biasanya dalam keadaan seperti ini, Mitsuba akan diam dan mundur, atau lari sejauh-jauhnya. Tapi ini Leon. Mitsuba tidak bisa lari dan pura-pura tidak peduli.

"Aku...," kata Mitsuba agak keras, mencengangkan bagi perempuan seperti dia, "...Tidak setuju dengan perkataanmu...,itu urusanku juga. Karena.."

Gadis itu menutup mulutnya, wajahnya memerah. Apakah dia baru saja akan mengungkapkan perasaan konyolnya pada lelaki berambut cokelat itu? Yang benar saja! Kaki gadis itu bergetar sedikit. Baru kali ini dia merasa semalu itu. Dia cuma mematung di depan Leon, tidak bisa bergerak sama sekali. Seharusnya dia lari sebelum Leon bertanya lebih lanjut dan Mitsuba mempermalukan dirinya sendiri.

"..Ah, anu...,"
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Eien ni Hitoribocchi?   Tue Sep 09, 2008 6:04 pm

Quote :
"Aku...," kata Mitsuba agak keras, mencengangkan bagi perempuan seperti dia, "...Tidak setuju dengan perkataanmu...,itu urusanku juga. Karena.."

Leon hanya memandang gadis tersebut datar, sambil memasukkan sebatang pocky ke dalam mulutnya. Ia menunggu kata-kata keluar dari perempuan itu, tetapi malah tidak keluar apa-apa. Gadis itu hanya diam mematung.

Quote :
"..Ah, anu...,"

"Buang-buang waktu..." Ia memandang Mitsuba, yah, akhirnya ia ingat nama gadis itu. Sebenarnya apa yang Leon lakukan padanya dulu, eh?

Tidak penting.

Ia lalu berjalan pergi meninggalkan tempat tersebut. Sudah jam makan malam...

((OUT))
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Eien ni Hitoribocchi?   Tue Sep 09, 2008 6:55 pm

Setelah Leon pergi, gadis berambut nappo itu jadi merasa lega...sekaligus sedih. Dia jatuh terduduk di rerumputan. Wajahnya masih memerah. Dia memeluk lututnya dan membenamkan wajahnya disitu. Adegan kepergian Leon tadi terulang-ulang di kepalanya. Lagi-lagi dia membayangkan...what if, kebiasaan jeleknya. Sekitar puluhan kemungkinan terputar di kepalanya, dengan reaksi yang berbeda-beda. Tapi semuanya sudah terlambat.

"Bodoh, Mitsuba bodoh...," bisiknya berulang-ulang. Dia tahu, kalau dengan Leon seharusnya dia berbicara langsung. Namun dia tidak bisa, sungguh tidak bisa. Kadang-kadang dia menyesali sifatnya yang seperti itu. Well, mungkin...dia memang tidak bisa dengan Leon. Haha, Itsuki-chan pasti akan memarahinya lagi kalau pesimis seperti itu.

Gadis ber-eyepatch itu kali ini benar-benar sendirian, duduk di pinggiran hutan. Senja sebentar lagi tiba. Secara otomatis dia menyentuh bibirnya, mengingat Isaki dan Tokiya tadi. Leon rupanya hanya ingat beberapa potong tentangnya, namun Mitsuba masih ingat. Walau orangnya dingin, namun Leon itu...terasa hangat sewaktu menciumnya. Walau hanya terpaksa. Hanya saja gadis itu tak bisa melupakannya. Wajahnya jadi merah lagi, untung hari sudah mulai gelap. Terdengar beberapa suara gemerisik mencurigakan, membuat Mitsuba jadi sedikit takut dan memutuskan kembali ke Asrama...lelah sekali, mungkin dia akan langsung tidur...

[out]
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Eien ni Hitoribocchi?   Wed Sep 10, 2008 1:11 am

"Pakai. Kalau tidak, bisa-bisa kau menabrak sesuatu." kata Tokiya sambil memakaikan kacamatanya. Akhirnya semua kembali normal. Darahnya masih belum berhenti, tapi setidaknya sudah tidak muncrat seperti tadi lagi.

"...Ayo." Tokiya menarik tangannya dan membawanya pergi. Masih tidak mengatakan apapun, Isaki pasarah saja dibawa pergi.

[OUT]
Back to top Go down
Sponsored content




PostSubject: Re: Eien ni Hitoribocchi?   Today at 9:44 pm

Back to top Go down
 
Eien ni Hitoribocchi?
View previous topic View next topic Back to top 
Page 3 of 3Go to page : Previous  1, 2, 3

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Abstract School :: Away Away Away :: Finished Thread-
Jump to: