Abstract School

Indonesian Roleplay Forum based on Alice Academy story
 
HomePortalFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in

Share | 
 

 Another Day, Another Morning

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : 1, 2  Next
AuthorMessage
Guest
Guest



PostSubject: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 8:32 am

"Another day, another morning!"

Pagi itu, seorang perempuan berambut cokelat pendek datang memasuki hutan. Dia tengah terlihat membawa sebuah kotak yang dibawanya sambil dipeluknya di depan badannya. Dia tidak terlihat seperti murid, dan juga bukan seorang guru. Ya, sebab dia adalah mantan murid sekolah ini yang akhirnya memutuskan untuk mengabdi kembali kepada sekolah sebagai seorang tukang kebun pengurus taman dan hutan. Pekerjaan yang sangat aneh dan jarang sekali dipilih orang. Tetapi, hanya inilah satu-satunya pekerjaan yang bisa dia lakukan.

Hutan masih terlihat cukup asri, dengan suasana yang tenang. Sepertinya, sebagian besar murid lebih memilih bermain di Central Town daripada di hutan. Baguslah. Jadi, keasrian hutan dan tanaman-tanaman yang ada di dalamnya bisa terlindung dari ulah-ulah aneh para murid.

Setelah lama berdiam diri, menikmati udara pagi di hutan yang lumayan sejuk, dia beranjak melihat sekeliling dan mulai mengecek keadaan tanaman-tanaman yang ada di sekitarnya.
Back to top Go down
Isurugi Kotori
Spy Student
Spy Student


Posts : 301
Join date : 2008-09-01

Character Sheet
Alice: Thousand Face
Class: Spy Staff
Self Quote: How Nostalgic eh?

PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 8:43 am

Twilight eh?

Yap, pagi pagi buta Kotori sudah bangun dari tempat tidurnya berniat untuk berlatih beberapa saat. Ditambah lagi, Ia harus melatihnya dengan wujud anak kecilnya. Ya untuk apa hal tersebut dilakukannya? ya tentu saja bukan untuk melatih tubuh kecilnya dan membiasakan untuk bertarung. Tentunya sebagai seorang anak kecil bukan?

Berlatih sampai akhirnya matahari terbit dan sudah berada diatas, Ia berniat untuk kembali ke rumahnya sekarang. but, whatdya know? Chiaki. Kotori hanya tersenyum tipis menyeka keringatnya diwajahnya yang kotor. Lalu berjalan pelan menuju kearah gadis tersebut, dengan tampang polos berjalan kearahnya.

So, Chiaki. Whatdya gonna do? eh?

_________________




Wanna see whats the new Kotori can do?
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 8:50 am

Suara langkah kaki seseorang mendekat...

Chiaki membalikkan badannya, melihat siapa yang datang ke arahnya tersebut. Ternyata, seorang anak perempuan. Dia menghela napasnya. Untung saja bukan seorang misterius atau semacamnya. Tetapi, mengapa anak kecil bisa nyasar sampai ke hutan? Lebih baik interogasi dia terlebih dahulu.

"Well then, little girl. Sedang apa di sini? Tersesat?"

Saat Chiaki memperhatikan muka anak itu baik-baik, tiba-tiba dia merasa muka seperti itu sudah tidak familiar lagi baginya. Iya, dia sepertinya pernah bertemu dengan anak ini entah dimana saat dulu. Cuma, dia tidak ingat penah melihat muka seperti ini dimana.

"Eng... Ngomong-ngomong, mukamu terlihat familiar bagiku. Apakah kita pernah bertemu sebelumnya?" tanyanya lagi.
Back to top Go down
Isurugi Kotori
Spy Student
Spy Student


Posts : 301
Join date : 2008-09-01

Character Sheet
Alice: Thousand Face
Class: Spy Staff
Self Quote: How Nostalgic eh?

PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 8:56 am

"Well then, little girl. Sedang apa di sini? Tersesat?"

Still same as before eh?

Maybe thats your style alrite.

"Aku tadi diculik oleh panda(?) disini."

Memperhatikan wajah Chiaki yang tersebut dengan wajah polos yang nampak ketakutan, lalu menunggu reaksi dari Chiaki.

"Eng... Ngomong-ngomong, mukamu terlihat familiar bagiku. Apakah kita pernah bertemu sebelumnya?"

Kotori hanya menggelengkan kepalanya saja lalu berkata kepada Chiaki

"Kurasa tidak"

_________________




Wanna see whats the new Kotori can do?
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 9:08 am

Panda? Adakah panda di sini? Ah, mungkin itu hanya panggilan anak ini untuk orang lain saja...

"Ah, panda ya? Di sini memang banyak hewan-hewan aneh yang sifatnya tidak bisa diduga. Jadi, lain kali berhati-hati ya..."

Dan karena jawaban panda-nya itu, anak itu semakin terlihat familiar di benak Chiaki. Sifatnya, gerak-geriknya, cara dia berbicara, memang pernah dia temui dulu. Ataukah jangan-jangan... Dia dulu adalah kenalan Chiaki di akademi ini sebelum lulus? Tetapi dia masih anak kecil. Satu-satunya orang yang bisa melakukan hal ini adalah...

"Kau," ucapnya terbata-bata. "...namamu siapa?" Paling tidak, dia harus mengetahui dulu siapa nama anak ini.
Back to top Go down
Isurugi Kotori
Spy Student
Spy Student


Posts : 301
Join date : 2008-09-01

Character Sheet
Alice: Thousand Face
Class: Spy Staff
Self Quote: How Nostalgic eh?

PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 9:14 am

"Ah, panda ya? Di sini memang banyak hewan-hewan aneh yang sifatnya tidak bisa diduga. Jadi, lain kali berhati-hati ya..."

Kotori hanya tersenyum polos melihat tampang chiaki yang masih begitu saja polosnya seperti dulu. apakah dia tidak curiga dengan anak umur 10 tahun berjalan jalan dihutan pagi hari seperti ini atau apa?

"Kau,"

"...namamu siapa?"


Akhirnya kau menanyakan namaku juga eh? Rite.

Kotori lalu berkata dengan polosnya berkata mengeluarkan namanya.

"Namaku Azmaria Rebenackle Vi Celianne Steinegger"

OOC: Dikutip dari beberapa nama Razz

_________________




Wanna see whats the new Kotori can do?
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 9:29 am

OOT : Nama2 anak IH semua ngakak guling2


"Namaku Azmaria Rebenackle Vi Celianne Steinegger"

Azmaria Rabenackle blablabla. Nama yang sangat rumit untuk seorang anak kecil sepertinya.

"Baiklah, Azmaria. Salam kenal. Aku Yamashita Chiaki, PJ dan pengurus hutan di sini." ucapnya.

Muka anak kecil ini terlalu lucu dan menggemaskan. Entah mengapa, Chiaki jadi refleks menarik pipi kanan anak kecil ini kesamping dengan lembut. Tidak apa 'kan mencubitnya? Daripada dia kelewatan dan malah mengigit pipi anak kecil ini, memang lebih baik mencubitnya.

"Mukamu lucu ya, seperti boneka. Coba jika benar ada seseorang lain di balik topeng boneka selucu ini. Tapi sepertinya tidak mungkin ya."
Back to top Go down
Isurugi Kotori
Spy Student
Spy Student


Posts : 301
Join date : 2008-09-01

Character Sheet
Alice: Thousand Face
Class: Spy Staff
Self Quote: How Nostalgic eh?

PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 9:37 am

[/color=grey]"Mukamu lucu ya, seperti boneka. Coba jika benar ada seseorang lain di balik topeng boneka selucu ini. Tapi sepertinya tidak mungkin ya."[/color]

Eh? maen dicubit seenaknya saja.

Urgh... harus tetap bermain dengan permainan

"Well, Nama kakak siapa?"

_________________




Wanna see whats the new Kotori can do?
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 9:50 am

Setelah puas mencubit pipi gembul anak kecil di depannya ini, Chiaki melepas cubitannya sambil tersenyum kecil.

"Well, Nama kakak siapa?"

"Yamashita Chiaki. Salam kenal." ucapnya sambil masih tersenyum kecil.

Tapi tunggu? Bukankah tadi anak itu memanggilnya dengan sebutan 'kakak'? Nama panggilan yang sudah lama sekali tidak ia dengar. Padahal sekarang dia sudah kepala dua, tapi apa masih bisa dipanggil kakak ya?

"Ah, kakak...? Eto-- Aku itu sudah bukan murid di sini lagi dan sudah berkepala dua. Seharusnya kau memanggilku tante atau semacamnya. Uah, tapi kalau tante jadi aneh sendiri! Ya sudahlah, terserah kau mau memanggilku apa saja." ucapnya sambil menjitak kepalanya sendiri.

Dan, sekarang apa yang harus dia lakukan pada anak di depannya ini?

"Hei, little girl. Bagaimana kalau sekarang kau kembali ke asramamu? Mari kuantar. Kau dari kelas apa?" tanyanya.
Back to top Go down
Isurugi Kotori
Spy Student
Spy Student


Posts : 301
Join date : 2008-09-01

Character Sheet
Alice: Thousand Face
Class: Spy Staff
Self Quote: How Nostalgic eh?

PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 10:29 am

"Ah, kakak...? Eto-- Aku itu sudah bukan murid di sini lagi dan sudah berkepala dua. Seharusnya kau memanggilku tante atau semacamnya. Uah, tapi kalau tante jadi aneh sendiri! Ya sudahlah, terserah kau mau memanggilku apa saja."

Well Thats should the one which you should think now. rite?

Kotori lalu ditanyai pertanyaan lagi.

"Hei, little girl. Bagaimana kalau sekarang kau kembali ke asramamu? Mari kuantar. Kau dari kelas apa?"

"Well aku seorang guru." ujar kotori polos

_________________




Wanna see whats the new Kotori can do?
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 12:43 pm

"Well aku seorang guru."

DEG

"Uhuk, uhuk!" Entah mengapa, tiba-tiba saja Chiaki terbatuk begitu mendengar jawaban dari gadis kecil itu.

Guru?! Yang benar saja? Apa mungkin anak sekecil ini sudah menjabat sebagai guru? Ah, mungkin kau salah dengar, Chiaki. Tetapi, kalau adegan tadi di-replay ulang di dalam otaknya, jelas-jelas anak ini mengatakan bahwa dirinya adalah seorang guru. Ataukah anak ini sedang bergurau saja kepadanya?

"G-guru katamu? Hei little girl, kau sedang tidak mengigau 'kan?" tanyanya dengan nada khawatir.

Benar, anak ini mirip seseorang... Seseorang yang suka berbicara secara blak-blakan tanpa dipikir terlebih dahulu... Apakah jangan-jangan anak ini...
Back to top Go down
Isurugi Kotori
Spy Student
Spy Student


Posts : 301
Join date : 2008-09-01

Character Sheet
Alice: Thousand Face
Class: Spy Staff
Self Quote: How Nostalgic eh?

PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 1:16 pm

"G-guru katamu? Hei little girl, kau sedang tidak mengigau 'kan?"

Well whatdya guess eh? Maybe this will help you up.

Kotori melompat ke bibir Chiaki dan menciumnya, entah itu akan membuatnya ingat atau tidak? Mungkin iya mungkin tidak.

"Well Chiaki, so remember me now?"

_________________




Wanna see whats the new Kotori can do?
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 1:16 pm

Tap...!!

"TAH! Muahaha! Satu pencuri aku tangkap lagi hari ini. Ck, bila mereka tak bisa menjadi pencuri yang baik mereka seharusnya tak usah sekalian menjadi pencuri!" Ucap Chopin pada dirinya sendiri setelah turun lompat dari pohon. Mengapa membahas tentang pencuri? Guru yang satu ini habis saja menangkap seseorang pencuri di Central Town sebelum akhirnya menghilang dan sampai di Woods.

"Hmm...oh iya, aku lupa belanja untuk sarapan! Perutku benar-benar lapar. Jamur, jamur, jamur~" Gumam Chopin pada dirinya sendiri sambil berjalan dengan senangnya dan menutup kencang tas selempangannya yang berisi kostum Chop-X yang barusan ia gunakan.

Saat baru saja Chopin mengambil sepuluh sampai dua puluh langkah, ia mendengarkan suara orang sedang berbincang-bincang. Chopin, dengan semangat kepahlawananya bangkit langsung menyelundup di belakang pohon dan mengintip ke lokasi dimana ia mendengar suara-suara tersebut. Ternyata...ada Chiaki dan seorang anak kecil! Chopin pun dengan tanpa basa-basi langsung keluar dari persembunyiannya dan menyapa mereka dengan serua keras.

"CHIAKI! Anak kecil yang aku tak tahu namanya, pagi!" Sapa Chopin kepada kedua orang yang masih tengah dalam pembicaraan. Chopin melangkah lebih cepat mendekati mereka berdua sambil melambaikan tangannya dengan semangat.
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 1:32 pm

"Gyaaa!!" seru Chiaki sambil mendorong anak kecil itu menjauh.

Apa-apaan anak ini? Tiba-tiba saja dia mencium bibir Chiaki. Walaupun dia hanya anak kecil, tapi tetap saja hal ini sangat membuat Chiaki stress. Lagi-lagi, dia menjadi korban yuri dari perempuan lain.

Tunggu... Lagi-lagi? Berarti, ini bukan yang pertama kalinya 'kan?

"Well Chiaki, so remember me now?"

Mata Chiaki terbelangak. Mulutnya ternganga. Tangannya menunjuk-nunjuk ke arah anak kecil itu. Akhirnya, dia ingat juga. Pantas saja muka dan sikap anak itu sudah sangat familiar baginya. Ternyata dia adalah... "Kotori?!" serunya sambil masih menunjuk ke arah anak kecil itu.

"CHIAKI! Anak kecil yang aku tak tahu namanya, pagi!"

Chiaki menoleh ke arah sumber suara. Suara yang juga sudah familiar baginya. Ternyata benar, itu Chopin.

"Oh, Chopin!" Chiaki balas melambaikan tangannya. "Er... Ngomong-ngomong, kau tidak melihat yang tadi 'kan?" tanyanya dengan nada khawatir.
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 1:44 pm

Chopin tersenyum lebar melihat kembali teman sekolahnya dulu. Kalau tidak salah Chiaki sudah menjadi guru sama seperti dirinya dan beberapa murid lainnya. Gadis tersebut belum berubah sepertinya, masih sama seperti dulu dan tidak seperti Chopin yang berubah karena terlalu banyak menonton film superhero.

"Er... Ngomong-ngomong, kau tidak melihat yang tadi 'kan?"

"Eh? Melihat apa memangnya? Aku tidak melihat apa-apa~" Ucap Chopin memasang tampang innocent dan tak bersalah. Tapi, sejujurnya ia melihat apa yang terjadi walaupun sedikit telat untuk menyadarinya namun ia melihat apa yang dilakukan oleh anak kecil bersangkutan.

"Oh iya! Cha-Cha, kau tadi menyerukan nama Kotori bukan!? Mana dia? Aku harus menyeret dia dalam pihak kebenaran!" Seru Chopin merapalkan tangannya dan memposisikannya tepat di depan dadanya. Sepertinya, Chopin mempunyai rencana untuk Kotori yang sama sekali Chopin tak ketahui adalah anak kecil yang berdiri tepat di hadapannya.
Back to top Go down
Isurugi Kotori
Spy Student
Spy Student


Posts : 301
Join date : 2008-09-01

Character Sheet
Alice: Thousand Face
Class: Spy Staff
Self Quote: How Nostalgic eh?

PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 1:51 pm

"Oh, Chopin!"

Chopin? WTH... Chopinston and now Chopin why must sumpit family here eh?

Kotori masih tersenyum polos melihat kedatangan dari mahluk tersebut yang mendekat. Well tak beda dengan yang dulu masih saja jabrik dengan rambut silver berkilauan. Kemungkinan disisirin terus oleh istrinya si Mient, Ah speakin of mient where is she? Tampaknya chopin sudah berubah sekarang. Menjadi tambah gila tentunya.

"Oh iya! Cha-Cha, kau tadi menyerukan nama Kotori bukan!? Mana dia? Aku harus menyeret dia dalam pihak kebenaran!"

Er... Menyeret dalam kebenaran...

Harus berhati hati.

Tidak boleh ceroboh.

Habisi dia seketika. Rite. Yes. Rite.

Kotori tersenyum kearah Chopin itu sekarang lalu tersenyum padanya, mendekatinya lalu kebelakangnya, sementara ia tidak melihat Kotori mempersiapkan sesuatu.

"Well, Om namanya siapa?"

_________________




Wanna see whats the new Kotori can do?
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 2:01 pm

"Oh iya! Cha-Cha, kau tadi menyerukan nama Kotori bukan!? Mana dia? Aku harus menyeret dia dalam pihak kebenaran!"

Dia melirik tajam ke arah Kotori kecil yang sekarang berada di sampingnya. Dasar Chiaki bodoh. Dia baru ingat kalau Kotori memiliki alice Thousand Face. Dan gara-gara itu pula, dia kembali menjadi korban yuri darinya. Haruskan Chiaki beritahu identitas anak kecil di sampingnya ini kepada Chopin?

"Well... Kotori adalah..."

Belum sempat dia melanjutkan kata-katanya, Kotori kecil sudah terlebih dahulu memotong dengan menanyakan nama Chopin. Chiaki memegang pundak Kotori kecil sambil menatapnya tajam.

"Jangan bohong ya, Kotori...! Setelah menipuku, kau mau menipu Chopin, hah?"
Back to top Go down
Isurugi Kotori
Spy Student
Spy Student


Posts : 301
Join date : 2008-09-01

Character Sheet
Alice: Thousand Face
Class: Spy Staff
Self Quote: How Nostalgic eh?

PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 2:04 pm

"Jangan bohong ya, Kotori...! Setelah menipuku, kau mau menipu Chopin, hah?"

Well. Rite.

"Ah? Kakak ngomong apa?" Ujar Kotori Polos seakan tidak merasa bersalah akan yang telah ia lakukan. Well setidaknya hal tersebut mungkin terjadi dikehidupan nyata juga.

_________________




Wanna see whats the new Kotori can do?
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 2:06 pm

Chopin masih celingak-celinguk dengan tangan kanan di atas dahinya, melihat kanan dan kiri ceritanya mencari Kotori. Teman lama Chopin dulu yang dikenal mempunyai Thousan Faces Alice yang dapat mengubah mukanya menjadi muka berbagai orang lain. Karena Alice ini Chopin selalu terkena skandal dirinya dengan Mient.

"Well, Om namanya siapa?"

"Eh? Oh aku!? Namaku Chopin, Chopin Rosenkrantz! Guru Literatur Inggris-- Hei tunggu! Kau baru saja menyebutku Om? Aku tak setua yang kau pikir bocah!" Chopin dengan permulaannya memperknalkan dirinya sendiri, namun ia langsung sadar kalau anak kecil tersebut memanggilnya dengan panggilan "Om" yang Chopin langsung permasalahkan kalau ia tak setua itu. Umur dua puluh dua tak sewajarnya ia dibilang Om.

"Hei Chiaki! Aku belum menjadi om-om kan? Aku masih muda kan?" Tanya Chopin denga mata berbinar-binar mengharapkan jawaban yang ia mau dengar dari Chiaki, yaitu kalau Chopin masih muda. Baru saja bertanya tentang itu, Chopin melirik ke arah kedua orang di depannya yang sedang berargumentasi.

"Ho? Kalian berdua tahu tentang keberadaan Kotori? Kalau iya, kau tak bisa sembunyikan dirinya lagi! Ia telah melakukan kesalahan kriminal terlalu banyak! Maka dari itu ia harus kumasukkan dalam pihak yang benar!" Ucap Chopin sambil menunjuk-nunjuk ke arah Chiaki dan anak kecil satunya lagi dengan aura berapi-api.
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 2:17 pm

"Ah? Kakak ngomong apa?"

Andai saja di atas kepala Chiaki ada sebuah gunung berapi, pasti gunung itu sekarang sudah meledak dan lavanya akan melelehkan tubuh Kotori kecil agar dia bisa kembali ke tubuh awalnya. Ah, sudahlah. Peduli apa sih dengan kelakukan Kotori itu. Sekali sudah melakukannya, pasti akan susah diubah.

"Hei Chiaki! Aku belum menjadi om-om kan? Aku masih muda kan?"

Chiaki tertawa kecil mendengar ucapan Chopin. "Tentu belum kok. Umur kita kan hampir sama."

Dan Chopin masih tetap saja menanyakan dimana Kotori. Well, sepertinya dia belum menyadari bahwa Kotori berada tepat di depannya. Chiaki menunjuk ke arah Kotori kecil dengan muka pasrah. "Dia Kotori." ucapnya.
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 2:37 pm

"Fiuh! Aku kira aku memang telah menjadi tua! Tapi pinggangku sudah mulai sakit...oh!? Apa yang aku baru saja katakan? Aku belum tua!" Ucap Chopin pada dirinya sendiri dengan sangat histeris. Ah, beberapa tahun ini memang membuat guru yang satu ini gila.

"Dia Kotori."

Mata Chopin langsung melirik ke arah dimana Chiaki menunjuk dan sekaligus mengatakan bahwa seseorang di dekat situ adalah Kotori. Mungkinkah Kotori mengumpat di sekitar situ? Tapi, tak mungkin juga. Chopin hanya mengikuti terlebih dahulu kemana Chiaki menunjuk dan ternyata yang ia tunjuk adalah...

"HE!? Anak kecil ini Kotori!? Hmm...tapi dengan Alicenya yang berbahaya itu, semua bisa terjadi bahkan penyamaran menjadi anak kecil! Kalau begitu..." Chopin lagi-lagi terkejut dengan histerisnya menatap ke arah anak kecil yang sebelumnya mengatakan kalau dirinya adalah om-om. Ia merogoh tasnya yang belum dikenakan efek Alice, lalu mengeluarkan sesuatu. "Perkenalkan! Alice Detctor Machine!" Seru Chopin mengeluarkan alat yang terlihat seperti remote control lalu diarahkan ke boach di hadapannya.

Beep...!!

"Aha! Jadi--" Chopin menajamkan matanya lalu menunjuk ke arah Kotori dengan penuh percaya diri. "Kamulah Kotori! The Face Joker!" Seru Chopin dengan aura membara-bara lagi di sekitarnya.
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 2:38 pm

Pagi yang biasa saja,cerah berawan dan angin sepoi-sepoi,Kyo melangkahkan kakinya ke dalam hutan tanpa alasan yang jelas,nampaknya dia kesana untuk menghindari keramaian tanpa mengetahui di sana sebenarnya malah ada keramaian yang ingin dihindarinya, dia terus melangkah sampai pada suatu saat menemui segerombolan orang yang nampaknya sedang heboh sendiri,dia melambatkan langkahnya lalu mengikuti gerombolan tersebut.
"ribut" batinnya singkat
Back to top Go down
Isurugi Kotori
Spy Student
Spy Student


Posts : 301
Join date : 2008-09-01

Character Sheet
Alice: Thousand Face
Class: Spy Staff
Self Quote: How Nostalgic eh?

PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 2:43 pm

"HE!? Anak kecil ini Kotori!? Hmm...tapi dengan Alicenya yang berbahaya itu, semua bisa terjadi bahkan penyamaran menjadi anak kecil! Kalau begitu..."

Kotori masih tersenyum saja pada saat Chopin berkata hal tersebut, tidak terlalu peduli akan perkataan chopin sampai akhirnya chopin mengeluarkan sesuatu alat yang membuatnya tidak enak sekarang. jadi apakah yang akan Chopin keluarkan? ternyata sebuah detector alice. Mirip sekali dengan alat yang ada dirumahnya yang suka digunakan untuk misinya.

"Kamulah Kotori! The Face Joker!"

The Face Joker eh?

Wanna Feel the Wrath of the Joker eh? Rozenkratz?

Kotori mengeluarkan sesuatu dari sakunya yang dari tadi ia sudah persiapkan lalu mengarah ke jantung Chopin begitu saja. lalu tersenyum polos kearah Chopin dengan tatapan yang polos dan dingin.

"Kalau begitu, Perkenalkan juga dengan Deagleku ini," senyuman polos tercipta diwajah Kotori lalu melanjutkan perkataannya, "Kekuatannya setara dengan sniper AWP kalau kau boleh tau. Om Chopin" Senyuman licik tercipta diwajah Kotori.

_________________




Wanna see whats the new Kotori can do?
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 2:47 pm

Kyo terus saja berjalan,sekarang dia sudah melewati rombongan sibuk itu sendiri,lalu dia mulai mencari tempat dimana dia bisa beristirahat dengan tenang dan dia menemukan sebuah pohon rindang yang mungkin bisa dia naiki dengan mudah,dia pun menaiki pohon tersebut dan mulai nongkrong diatasnya
"damainya" gumamnya lagi.
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Sat Sep 06, 2008 2:53 pm

Chopin mengeluarkan sebuah barang aneh. Sepertinya sebuah detektor. Dan detektor itu berbunyi ketika diarahkan ke arah Kotori kecil. Ternyata dugaan awal Chiaki tidak salah. Dia memang Kotori. Sampai-sampai dia tertipu seperti ini...

Setelah Chopin mengeluarkan barang aneh semacam detektor, kini giliran Kotori kecil yang mengeluarkan barang aneh juga. Sebuah senjata yang ditodongkannya ke arah jantung Chopin.

"Kotori!" bentaknya. "Apa-apaan kau?! Jangan berbuat seenaknya dengan barang seperti itu!"
Back to top Go down
Sponsored content




PostSubject: Re: Another Day, Another Morning   Today at 6:49 am

Back to top Go down
 
Another Day, Another Morning
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 2Go to page : 1, 2  Next
 Similar topics
-
» The morning after pill is green in color
» Good morning everyone
» First discovery of Christmas morning
» Guten Morgen, good morning from Germany
» Second Hand Stores/Markets - Brisbane, Queensland?

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Abstract School :: Away Away Away :: Finished Thread-
Jump to: