Abstract School

Indonesian Roleplay Forum based on Alice Academy story
 
HomePortalFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in

Share | 
 

 Could you relieve me from my pain?

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1, 2
AuthorMessage
Guest
Guest



PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Sat Sep 06, 2008 9:25 pm

Quote :
"Kau!" seru Ennis yang barusan telah melempar bantal di ranjang ke arah pemuda buta itu

Kou yang masih terbengong-bengong menggerutu mendengar cewek manja itu berteriak, pasti ke arahnya, dan belum selesai mengumpat, sebuah bantal yang lumayan berat juga sukses membekep mukanya. Dia terhuyung ke belakang, dengan refleks kakinya menapak agar tidak jatuh..

"...!!! gyaaaa...!!" Kou meringis kesakitan, tapi tentu saja jaim.
"dasar cewek! kau sudah bisa melempar bantal sekeras itu, sudah sembuh kan, dasar" gerutunya, dan melangkah terpincang-pincang ke dalam ruangan.

Nyaris saja Kou menabrak kursi di samping ranjang cewek itu, akhirnya dia memilih duduk di situ sambil menyentuh kakinya.
'..oouw...'

"oh, ehem! kemaren kau memakai alicemu itu kan?? tapi, tak ada yang terjadi, eh??" Kou tertawa senang di samping cewek yang jadi obyek ejekannya. Lebih baik tertawa daripada meringis.

Kou tau ada banyak orang di dalam situ, dia melambaikan tangannya.
"yah, hai semua..."
Back to top Go down
Ennis Seiei
Single Star
Single Star


Posts : 618
Join date : 2008-09-01
Age : 24

Character Sheet
Alice: Love
Class: A - High School
Self Quote: Hentai itu seni! Loli itu hobi!

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Sat Sep 06, 2008 10:06 pm

Wuuussshhhh!!

Ennis sama sekali tidak mendengarkan apa yang dikatakan oleh pemuda buta itu. Dia malah sekali lagi melemparkan "suatu" barang yang padat dan keras yang bisa diraihnya ke arah muka pemuda menyebalkan itu. Setelah itu Ennis hanya membuang muka, sambil mem-puh kesal.

Menyebalkan, mau apa sih orang aneh itu kemari...

Aaahh, mungkinkah??

Stalker!!!

Ennis merinding sendiri membayangkannya. Sesaat dia memikirkan kemungkinan bahwa pemuda itu adalah seorang psikopat yang hobi menguntit cewek cantik seperti dirinya. Dia berpura-pura buta agar mendapat rasa iba dari cewek yang diincarnya... lalu ketika, sang cewek lengah, dia akan menerkamnya bagai harimau buas yang kelaparan (ugh, metafor apaan tuh).

Semoga saja dia hanya cowok brengsek, kurang ajar, tidak tahu sopan santun, dan tidak bisa berbuat gentle kepada cewek. Andaikan dia tidak buta... Ennis sudah pasti akan memberinya pelajaran "Memperlakukan Cewek dengan Baik".
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Sat Sep 06, 2008 10:21 pm

"eits.." kali ini, Kou berhasil menangkap vas bunga-dengan bunga yang sudah layu- yang dilemparkan cewek di sampingnya. Air dalam vas itu sukses mengguyur rambutnya.
Senyum tipis tersungging di wajah Kou, kemudian dia berusaha berdiri. Yah, berhasil. Lalu, dia mendekatkan wajahnya pada wajah cewek itu.

"kau ini..." dia mulai berkata-kata dengan cara yang berbeda.
"kalau marah-marah terus, nanti... cepat layu seperti bunga ini," Kou membelai bunga di tangannya.

"sayang sekali kan, padahal, indah." Kou memiringkan kepalanya. Andai saja matanya berfungsi, pasti kini sedang menatap mata cewek manja itu dalam-dalam.
Kou berjinjit, dan menekan badannya ke ranjang Ennis, ...

klek

dan meletakkan vas bunga itu kembali ke sisi lain dari ranjang Ennis.

"huff..." Kou kembali duduk dan melipat tangannya.
"kalau setiap kali detak jantungmu seperti itu, lama-lama kau sakit jantung." kata Kou berdasarkan apa yang sempat didengarnya.
Back to top Go down
Osaki Hime
Teacher
Teacher


Posts : 1133
Join date : 2008-09-01
Age : 25

Character Sheet
Alice: Healing Alice
Class: Guru Kesehatan, Laten Homeroom Teacher
Self Quote: I want to be remembered as the girl who always smiles even when her heart is broken, and the one that could brighten up your day even if she couldn't brighten her own.

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Sun Sep 07, 2008 12:24 am

Quote :
"Ah, terima kasih Suster... Kamu juga gadis berambut pink. Namamu siapa? Nama Kalian? Namaku Ennis. Ennis Seiei. Senang berkenalan dengan kalian," ujar Ennis.
Hime tersenyum ramah pada Ennis. "Hime," jawabnya singkat.

Tak lama setelah ia menjawab pertanyaan Ennis, tiba-tiba saja gadis berambut coklat itu melempar bantal yang ditujukan pada seseorang yang berdiri di ambang pintu. Kejadiannya cukup cepat sehingga Hime tidak sempat menahan gerakan Ennis. Entah siapa pemuda itu, tapi memang sudah apes kena lempar bantal. Sedikit lega Ennis 'hanya' melempar bantal dan vas bunga pada Kou, bukan melempar asam Nitrat atau semacamnya yang ada di lemari.

Melihat dari gelagat Kou entah ada yang aneh dari pemuda ini yang kemudian Hime sadari, Kou buta. Salah satu muridnya ada yang tidak bisa melihat, Hime terdiam sesaat sebelum bibir tipisnya tersenyum lembut meskipun Kou tidak bisa melihat sekelilingnya dan berkata,

"Teman Ennis atau pacarnya? Datang menjenguk kah?"

OK. Mungkin bukan pacar karena Ennis melempar Kou dengan bantal sebelumnya, tapi perkataan itu terlanjur keluar begitu saja.

_________________
~Tsubame no Shimuka
"Only when a bird is flying through the sky, it is truly itself.
Flapping their wings trying to go 'higher with everything they have...
I love that moment."

(kisu) Meka utk siggnya (.////.)

~Proudly member of:

Back to top Go down
View user profile
Ennis Seiei
Single Star
Single Star


Posts : 618
Join date : 2008-09-01
Age : 24

Character Sheet
Alice: Love
Class: A - High School
Self Quote: Hentai itu seni! Loli itu hobi!

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Sun Sep 07, 2008 1:37 am

Cowok buta itu—ya, cowok buta. Dia dengan cekatan berhasil menangkap vas bunga yang dilemparkan oleh Ennis padanya (kok bisa ya?). Sejujurnya Ennis sedikit terkejut begitu mengetahui bahwa yang dia lempar adalah sebuah vas bunga. Tadi dia hanya melakukan gerakan reflek saja, meraih suatu benda yang bisa diraihnya untuk di lempar. Yah, kalaupun kena toh memang cowok itu layak mendapatkannya sih. Anyway, tangkapan pemuda itu, sayangnya kurang sempurna. Vas bunga itu ditangkap dengan mulut vas yang menghadap ke bawah, dan—

—Byuuurrr!

Rambut cowok menyebalkan itu akhirnya basah tersiram air vas bunga. Orang normal tentu akan merasa kesal karena kejadian tadi. Yah, mungkin memang sudah aneh dari sananya… setelah mengalami kejadian tadi, cowok buta itu malah tertawa. Ennis jadi merinding sendiri melihatnya. Tiba-tiba saja cowok buta itu berjalan mendekati Ennis. “Eh, apa yang hendak kau lakukan?” ujar Ennis yang gugup melihat tindak-tanduk aneh cowok buta itu. Cowok itu bergerak mendekati Ennis sambil berbicara sesuatu tentang bunga—seolah-olah hendak melakukan sesuatu yang buruk. Hal tersebut tentu saja membuat cewek dengan rambut hitam pendek itu panik. Dia sempat mengira kalau cowok itu akan mencium dirinya. Bagaimana tidak? Wajah cowok buta itu kini sudah berada beberapa sentimeter saja dari wajah Ennis.

“Eh… eh…!” Ennis menutup kedua matanya dan berusaha menghindar dengan cara menjauhkan badannya. Jika memang cowok itu akan berbuat yang tidak-tidak, Ennis tidak akan segan memberikan tanda tangan di wajahnya. Namun, ketika dia merasa tekanan pada tempat tidurnya sedikit berkurang, Ennis membuka matanya dan mendapati cowok buta itu sudah duduk kembali di tempat semula.

"Kalau setiap kali detak jantungmu seperti itu, lama-lama kau sakit jantung," komentar cowok menyebalkan itu. Muka Ennis memerah. Dia sebetulnya hendak balas berkomentar, hanya saja komentar itu tidak jadi dilontarkannya karena sudah ada sebuah komentar lain yang ditujukan pada dia atau cowok itu. "Teman Ennis atau pacarnya? Datang menjenguk kah?" Ennis kaget setengah mati mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh seseorang yang tidak dia kira akan berkomentar seperti itu—komentar yang keluar dari mulut seorang Suster. Sungguh, dia tidak menyangka bahwa akan ada orang yang berpikiran seperti itu.

"Pa... pacar? Cowok menyebalkan yang cacat ini jadi pacarku? Cih, yang benar saja! Engggaakk!!" ujar Ennis sewot sambil membuang muka.
Back to top Go down
View user profile
Osaki Hime
Teacher
Teacher


Posts : 1133
Join date : 2008-09-01
Age : 25

Character Sheet
Alice: Healing Alice
Class: Guru Kesehatan, Laten Homeroom Teacher
Self Quote: I want to be remembered as the girl who always smiles even when her heart is broken, and the one that could brighten up your day even if she couldn't brighten her own.

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Sun Sep 07, 2008 1:46 am

Hime menahan tawanya melihat reaksi Ennis dari kalimat yang dilontarkan olehnya, anak muda (?). "Wajar saja sih kalau bereaksi seperti itu? Reaksi balik yang malu-malu." senyum Hime yang kini duduk di kursi kerjanya, tak jauh dari tempat Ennis dan Kou.

_________________
~Tsubame no Shimuka
"Only when a bird is flying through the sky, it is truly itself.
Flapping their wings trying to go 'higher with everything they have...
I love that moment."

(kisu) Meka utk siggnya (.////.)

~Proudly member of:

Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Sun Sep 07, 2008 7:11 am

"...Oh, begitu. Walaupun aku juga baru masuk...sepertinya aku bisa membantu kalau cuma sekitar akademi," kata gadis yang memakai eyepatch itu. Waa, kesempatan berjalan-jalan dengan senior yang dia kagumi, senangnya! Pasti bangga berjalan dengan senior. Hati Mitsuba jadi senang karenanya. Sebenarnya dari dulu dia ingin punya kakak untuk dibanggakan, sayang dia anak tunggal.

"...Mau berjalan-jalan di sekitar akademi?" tanya Mitsuba kemudian. Gadis berambut ungu itu tersenyum dan menggandeng lengan Tokiya dengan bersemangat, keluar dari Ruang Kesehatan. Dia berhenti dan berbalik pada Guru Kesehatan berambut pink dan berwajah ramah itu. Sambil tersenyum, dia membungkuk.

"Terima kasih atas bantuannya, Sensei. Saya permisi dulu,"

[out]
Back to top Go down
Itsuki Tokiya
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 1219
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Namimori Koukou

Character Sheet
Alice: Copycat Alice
Class: B Senior High
Self Quote: Give me your respect, and I'll respect you back.

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Sun Sep 07, 2008 7:29 am

"Sekitar akademi, ya..." kata Tokiya menimbang-nimbang.

"...Mau berjalan-jalan di sekitar akademi?" tanya gadis itu lagi. Tokiya berpikir tak ada alasan untuk menolak tawaran tersebut, lagipula dia yang memintanya tadi. "Baiklah. Kau tunjukkan saja tempat-tempat yang kau tahu," katanya. Lalu gadis itu tersenyum manis dan menggandeng tangannya. Well, Tokiya tak keberatan digandeng. Tapi ini pertamakalinya dia berjalan-jalan bersama orang lain selain Isaki. Kemudian Mitsuba berhenti sebentar, membuatnya juga ikut berhenti. Dia lalu berterima kasih pada guru kesehatan, setelah itu dia menariknya lagi keluar bersamanya.

[OUT]
Back to top Go down
View user profile http://tokiya-ensui.livejournal.com
Guest
Guest



PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Sun Sep 07, 2008 7:00 pm

Baguslah, anak berambut cokelat pendek itu sudah mendapat pertolongan dari guru dan murid perempuan berambut panjang itu. Berarti sekarang, tugas Ritsu sudah selesai 'kan? Jadi, tidak ada gunanya berada di tempat ini lama-lama. Toh semakin lama ruangan ini malah semakin ramai. Tempat yang ramai, malah membuat Ritsu menjadi tidak nyaman. Padahal tujuan awalnya tadi adalah untuk menyendiri.

"Well then, aku duluan ya, sensei dan lainnya." ucap Ritsu sambil mengangkat tangannya dan melambaikannya kepada semua yang berada di dalam ruangan itu. Kemudian, dia beranjak keluar dari ruangan itu. Tentunya melalui tempat dia masuk tadi, yaitu melewati jendela.

[Out]
Back to top Go down
Osaki Hime
Teacher
Teacher


Posts : 1133
Join date : 2008-09-01
Age : 25

Character Sheet
Alice: Healing Alice
Class: Guru Kesehatan, Laten Homeroom Teacher
Self Quote: I want to be remembered as the girl who always smiles even when her heart is broken, and the one that could brighten up your day even if she couldn't brighten her own.

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Sun Sep 07, 2008 7:32 pm

"Ya." sesungging senyum tampak di wajah Hime. Sekarang sepertinya tinggal Ennis dan Kou disana. Suasana sempat hening sesaat,

"Well, tidak keberatan kalau kutinggal kalian disini?" ujarnya memecah keheningan di ruangan itu. "Kou, jaga dia ya." lanjut Hime menepuk pundak Kou.

(out)

_________________
~Tsubame no Shimuka
"Only when a bird is flying through the sky, it is truly itself.
Flapping their wings trying to go 'higher with everything they have...
I love that moment."

(kisu) Meka utk siggnya (.////.)

~Proudly member of:

Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Sun Sep 07, 2008 8:49 pm

Quote :
"Teman Ennis atau pacarnya? Datang menjenguk kah?"

Oh, ternyata salah satu orang yang berada dalam ruangan ini adalah orang dewasa. Kou menghela napas, dan tersedak mendengar si 'orang dewasa' malah menanyakan pertanyaan itu. Anehnya, hanya dijawab dengan deheman keras, "ehem, uhuk!!" dan kembali bersandar sok keren di kursinya. Orang dewasa ini gak sadar kalo kakinya juga bengkak ya? Ya sudahlah, gengsi juga, sih.

Quote :
"Pa... pacar? Cowok menyebalkan yang cacat ini jadi pacarku? Cih, yang benar saja! Engggaakk!!"
Kou hanya bergerak-gerak gak enak mendengar omelan si cewek manja di sebelahnya.
"oe, oe, kira-kira donk kalo komentar! lagian aku juga gak mungkin mau.. apa itu? pacaran? dengan dia? walah, bisa-bisa CACATKU tambah karena suara berisiknya, bisa-bisa aku tuli." Kou menggerutu, dan bersin. Mungkin lama-lama kepalanya dingn juga kena air vas.

Kou mendengar percakapan anak perempuan dan laki-laki yang hendak berjalan-jalan di sekitar akademi. Oh, dan ada seorang cewek lagi yang keluar. Baru saja Kou akhirnya mau mengaku pada orang dewasa di sana kalau kakinya sakit,
Quote :
"Well, tidak keberatan kalau kutinggal kalian disini?" ujarnya memecah keheningan di ruangan itu. "Kou, jaga dia ya." lanjut Hime menepuk pundak Kou.
Pundaknya ditepuk, dan belum sempat dia menjawab, langkah kaki wanita itu sudah tidak terdengar lagi.

"oi oi... bagaimana denganku?" Kou berseru ke arah pintu, tapi jawaban untuknya cuma gema suaranya sendiri.
'geez!!!' Kou mendesah kesal dan bersandar lagi ke kursinya.
"apa?!" bentaknya pada cewek manja di sebelahnya.
"...sial!" dia terus menggerutu, dan dengan sengaja menarik selimut dari ranjang cewek manja itu, dipakainya untuk mengeringkan rambut basahnya, dan sekali lagi dia bersin.
Setalah selesai dan melempar selimut lembab ke kasur si cewek, Kou menyeret kaki bengkaknya ke arah...manapun, mencari apa yang bisa digunakan untuk meredakan sakitnya. Balsam, mungkin? Kompres, mungkin?
Back to top Go down
Ennis Seiei
Single Star
Single Star


Posts : 618
Join date : 2008-09-01
Age : 24

Character Sheet
Alice: Love
Class: A - High School
Self Quote: Hentai itu seni! Loli itu hobi!

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Sun Sep 07, 2008 8:56 pm

Dan sekarang tinggal Ennis berdua dengan pemuda buta yang menyebalkan. Sial, mengapa Ennis harus sampai merasakan derita ini sih? Ennis enggan dijaga oleh orang yang telah membuatnya terluka. Dia tentu saja merasa tidak aman bersama orang itu. Benar-benar tega sekali orang-orang tadi menitipkan Ennis di tangan seseorang yang—jujur saja—berbahaya. Sekarang Ennis menjadi merasa tidak betah berada di ruangan rumah sakit yang memang sudah mengesalkan sejak awal untuk dikunjungi. Ditambah lagi dia harus memancarkan aura permusuhan pada cowok itu agar dia paham bahwa kehadirannya tidak dibutuhkan disini. Ennis sudah cukup baik seorang diri.

“Hmm, jika tidak ada yang hendak kau lakukan, sebaiknya kamu pergi. Aku ingin beristirahat dengan tenang,” ujar Ennis sinis. Namun, laki-laki menyebalkan itu malah menarik selimut Ennis untuk mengeringkan rambut basahnya. Parahnya lagi, dengan cuek dia melempar selimut itu kembali ke tempat semula. Gyaaaahhhh... Ennis stress jika harus menghadapi pemuda kurang ajar ini sendirian. God, please help her.
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Sun Sep 07, 2008 9:06 pm

Quote :
“Hmm, jika tidak ada yang hendak kau lakukan, sebaiknya kamu pergi. Aku ingin beristirahat dengan tenang,”
Yah, Kou cuek saja mendengar ocehan si cewek. Dia tau cewek itu meu mengusirnya, tapi biarin aja, apa haknya? Toh Kou juga gak akan mengusiknya kok -yah, walaupun kehadirannya dalam kamar ini, sama saja dengan saling mengusik- dia punya urusan sendiri.

Tangan Kou menangkap sesuatu, sepertinya ini sebuah rak, dan dia meraba-raba. Menemukan beberapa gelas kaca dan dihirupnya, malah membuatnya tersedak-sedak ato terbersin-bersin, larutan apa aja seeh yang ada di situ? Salah satunya malah membuat air mata Kou mengalir. Akhirnya Kou menyimpulkan kalau tindakannya bisa berbahaya, dia kembali nangkring di tepi ranjang si cewek.

Dengan cemberut, dia bicara.
"heh, tanganmu diobati pake apa? di mana letaknya sekarang? katakan saja padaku." katanya memohon pertolongan.
Back to top Go down
Ennis Seiei
Single Star
Single Star


Posts : 618
Join date : 2008-09-01
Age : 24

Character Sheet
Alice: Love
Class: A - High School
Self Quote: Hentai itu seni! Loli itu hobi!

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Sun Sep 07, 2008 9:54 pm

Berisik! Berisik! Berisik!

Ennis merasa sangat kesal pada pemuda itu karena niatnya sekarang adalah beristirahat. Mungkin tangannya memang sudah baikan, tapi tetap saja dia butuh istirahat, bukan? Namun walaupun merasa kesal, ada satu hal yang membuat Ennis cukup puas mengetahuinya. Fakta bahwa kini pemuda tersebut juga sedang terluka seperti dirinya. Anehnya, malah pemuda itu yang gantian memohon sebuah pertolongan. Padahal sebelumnya dia enggan menolong Ennis dan malah menjadikannya bahan tertawaan. Hohoho, karma ternyata memang ada, dan pemuda itu pantas mendapatkannya.

Ennis tidak menggubris perkataannya.

OOC: Saya baru sadar kalau ternyata Miku belum Out. Maaf ya, anggap saja Ennis tidak menyadari keberadaan Miku. Sekali lagi maaf. Nanti kalau Miku rep, saya akan buat Ennis menyadari bahwa masih ada orang lain disana selain Ennis dan Kou ^^
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Sun Sep 07, 2008 10:40 pm

"..."

"..."


"..."



"..."

Seberapa lamapun ditunggu, si cewek manja diam saja. Hal itu membuat Kou frustasi, yah, sebenernya malu juga. Sedang apa si cewek manja itu sekarang? Jangan-jangan dia sedang menertawakan dirinya. Uuuuuugh... Kou menahan geram dalam hatinya.

"balas dendam, eh?" cowok kurus itu menggerutu pelan, tapi tersenyum.
Dia kembali menyeret langkahnya menuju pintu. Sejenak, dia menyadari masih ada seseorang di situ (MIKU), entah siapa, yang pasti dari tadi orang itu diam saja. Dan hal itu membuat Kou bertambah malu. Berarti bukan cuma 1 orang yang tau kondisinya, dan ketidakmampuannya. Ah, biarlah!

Cowok itu melambai asal ke dalam ruangan, tersenyum aneh dan berjalan ke luar.

(OUT)


OOT= weks, iya ada si MIKU, gomen baru nyadar.
Back to top Go down
Ennis Seiei
Single Star
Single Star


Posts : 618
Join date : 2008-09-01
Age : 24

Character Sheet
Alice: Love
Class: A - High School
Self Quote: Hentai itu seni! Loli itu hobi!

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Mon Sep 08, 2008 7:31 pm

Akhirnya cowok menyebalkan itu keluar juga. Ennis sekarang bisa istirahat dengan tenang tanpa ada gangguan "nyamuk" yang menyebalkan. Well, dia memang membutuhkan waktu istirahat-nya walau memang saat ini kondisi tempat tidur rumah sakit menjadi tidak nyaman karena selimut basah dan bantal yang kotor—ah, gara-gara pertengkaran tadi sih. Ennis lalu melihat tangan kirinya yang kini sudah terbalut perban dengan rapi—terima kasih kepada Suster Hime yang baik yang mau merawatnya. Ennis merasa jauh lebih baik sekarang, walau mungkin untuk beberapa hari ini tangan kirinya masih belum bisa dia gunakan secara normal. Memang sedikit repot jika harus menggunakan satu tangan saja, namun tentu Ennis mau tidak mau harus membiasakan diri dengan kondisinya sekarang.

OOC: Kuanggap selesai saja ya, episode ini. Ennis sama Miku memang belum out, tapi toh gak akan RP di topik ini lagi. Jadi anggap aja satu kejadian/tema/plot/episode yang sesuai judul topik sudah selesai.
Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Today at 3:05 pm

Back to top Go down
 
Could you relieve me from my pain?
View previous topic View next topic Back to top 
Page 2 of 2Go to page : Previous  1, 2
 Similar topics
-
» [Book] Rituals of Pain and Pain Suppression
» How do you like your Pain Engines?
» Pain Tokens, Objective Markers, Turn Counters
» Pain Tokens and IC's
» Show Off Your Pain Tokens

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Abstract School :: Away Away Away :: Finished Thread-
Jump to: