Abstract School

Indonesian Roleplay Forum based on Alice Academy story
 
HomePortalFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in

Share | 
 

 Could you relieve me from my pain?

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : 1, 2  Next
AuthorMessage
Ennis Seiei
Single Star
Single Star


Posts : 618
Join date : 2008-09-01
Age : 24

Character Sheet
Alice: Love
Class: A - High School
Self Quote: Hentai itu seni! Loli itu hobi!

PostSubject: Could you relieve me from my pain?   Fri Sep 05, 2008 4:24 pm

Selama perjalanan menuju ke rumah sakit, rasa sakit di tangannya yang terkilir malah semakin menjadi-jadi. Badannya kini mulai terasa panas layaknya orang yang sakit. Dia pun kini merasa kedinginan seperti demam. Entah mengapa, padahal yang terluka hanya tangannya saja tapi kini dia sakit seperti terserang virus. Dia hanya berharap di rumah sakit nanti ada seseorang yang dapat menyembuhkan sakitnya secara instant.

"Ah, permisi."

*Celingak... celinguk...*

Sepi, tak ada orang. Sial, siapa yang bisa mengobati Ennis kalau begitu? Tak ada pilihan lain selain menungu seorang perawat atau dokter atau penyembuh datang. Tanpa adanya kehadiran mereka, Ennis tidak akan bisa minta untuk di periksa. Sekarang, mungkin lebih baik Ennis berbaring saja di tempat tidur untuk pasien yang ada. Ennis melepas sepatunya dan menyimpannya di sisi tempat tidur. Dia membetulkan bantal, menarik selimut lalu berbaring sambil meringkuk di tempat tidur yang memiliki aroma yang khas—aroma rumah sakit.
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Fri Sep 05, 2008 4:44 pm

"Permisi...,"

Seorang gadis yang memakai eyepatch memasuki Ruang Kesehatan. Tadi tangannya tergores ranting dan terluka. Memang sudah dicuci, tapi sepertinya butuh betadine atau apa gitu. Makanya Mitsuba ingin meminta obat di ruang kesehatan. Namun Ruang Kesehatan sepi....

Sebenarnya Mitsuba juga tidak terlalu suka suasana Ruang Kesehatan...karena mengingatkannya pada suasana Rumah Sakit yang ditinggalinya selama 2 tahun.

"Tidak ada orang kah?"
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Fri Sep 05, 2008 5:12 pm

OOT : Nimbrung =3


"Hupla!"

Seorang gadis bertopi terlihat meloncat memasuki ruang kesehatan melalui jendela. Sebenarnya, bisa saja dia masuk menggunakan pintu. Tetapi menurutnya, lebih enak melalui jendela agar tidak diketahui orang lain. Jadi, apa gunanya pintu baginya? Hanya sebagai hiasan pelengkap, mungkin.

Lalu, apa tujuan gadis ini datang ke rumah sakit? Padahal dia sama sekali tidak terluka ataupun sakit. Yah, mungkin hanya sekedar berkunjung saja. Alasan yang tidak masuk akal, bukan? Well, that's Ritsuki.

Dilihatnya sekeliling. Wah, ternyata sudah ada orang di dalam ruangan yang dia masuki. Seorang gadis lain yang memakai eyepatch dan terlihat sedang mencari seseorang. Well then, apa yang harus Ritsuki lakukan? Sapa? Cuek? Atau yang lainnya? Dalam kondisi seperti ini, mungkin lebih baik menyapanya, mengingat dia juga harus menjaga sikap di sini agar ranking bintangnya tidak diturunkan.

"Hei," ucapnya. "sedang apa disini? Mencari seseorang?"
Back to top Go down
Ennis Seiei
Single Star
Single Star


Posts : 618
Join date : 2008-09-01
Age : 24

Character Sheet
Alice: Love
Class: A - High School
Self Quote: Hentai itu seni! Loli itu hobi!

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Fri Sep 05, 2008 5:24 pm

Ennis tampaknya jadi tertidur pulas ketika menunggu, sehingga dia sama sekali tidak menyadari ada orang yang datang. Padahal dia sendiri sedang menunggu seorang dokter atau perawat yang bisa menyembuhkannya, tetapi akhirnya dia malah tertidur karena rasa bosan yang menyelimutinya.

Dalam tidurnya Ennis bermimpi kalau sekarang dia sedang berada di rumah sakit, dan disana dia melihat ada sosok seseorang yang sedang menemaninya. Sosok orang yang sebenarnya paling dia rindukan dari lubuk hatinya yang terdalam. "Mama, don't leave me, please," Ennis mengigau. Air matanya kini menetes karena apa yang dilihat dalam mimpinya itu...

ZzzzzZZzzzzzZz
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Fri Sep 05, 2008 5:28 pm

Quote :
"Hei," ucapnya. "sedang apa disini? Mencari seseorang?"

"hiii!" Mitsuba kaget mendengar ada yang menyapanya. Dia nyaris melompat karena kaget. Namun ternyata hanya murid Academy juga. Gadis berambut ungu itu menghela nafas.

"Hai, umm, aku mencari guru kesehatan untuk mengobati ini...," kata Mitsu sambil menunjuk lengannya yang terluka.
Back to top Go down
Itsuki Tokiya
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 1219
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Namimori Koukou

Character Sheet
Alice: Copycat Alice
Class: B Senior High
Self Quote: Give me your respect, and I'll respect you back.

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Fri Sep 05, 2008 5:30 pm

Tokiya berjalan kembali di Central Town, masih bingung mau kemana. Dia kembali melihat gedung rumah sakit yang kemarin dia datangi untuk menyembuhkan sakitnya. Ah, kebetulan. Mungkin dia memang harus mengecek kesehatannya juga. Sudah lama dia tak memeriksa keadaan tubuhnya. Alice miliknya selalu mengurangi ketahanan tubuhnya sedikit demi sedikit.

Tokiya memasuki gedung rumah sakit tersebut dan berjalan menyusurinya. Dia tak menemukan ruang kesehatan yang kemarin, tepatnya dia lupa ruangan itu ada dimana. Bukannya dia pelupa, tapi karena kemarin dia terlalu pusing dan tak sempat memperhatikan.

Dia masuk ke salah satu ruangan dan melihat ada beberapa orang disana. Dan juga ada gadis yang kemarin, Mitsuba. Sejenak dia bingung apakah dia harus menyapanya atau tidak, selain masih malu karena gadis itu juga ada di tempat kejadian, dia juga tak tahu harus bicara apa adanya.

Akhirnya dia hanya diam saja di ambang pintu, menatap keadaan ruangan tersebut.
Back to top Go down
View user profile http://tokiya-ensui.livejournal.com
Guest
Guest



PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Fri Sep 05, 2008 5:33 pm

Mitsuba merasakan ada orang lain di ruangan itu.

Ah, ternyata si kakak cantik, Itsuki-san...

"...Itsuki-san?" sapa Mitsuba pada wanita yang berdiri di ambang pintu itu. Hehe, apakah dia masih malu karena Mitsuba menyaksikan dia mem "piiip" si Extreme?
Back to top Go down
Takasu Kazuki
Triple Star
Triple Star


Posts : 1482
Join date : 2008-09-01
Location : Gate of Judgement

Character Sheet
Alice: Teleport
Class: A High School
Self Quote: Kufufufufu~ Where's is my 'food'? >3

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Fri Sep 05, 2008 5:35 pm

Kazu bilang mau ke Central Town kan?*gw yg bilang*

Ternyata di Central Town ada sebuah bangunan putih berpalang merah. Yah, apalagi kalau bukan hospital?Rumah sakit? Dengan rasa penasaran yg cukup tinggi, Kazu nekat masuk ke sana untuk mencari tahu.

Melewati sebuah ruangan. Sepertinya cocok untuk jadi tontonan umm..Tepatnya untuk menjadi hal yang menarik. Pa yang akan mereka lakukan di sana. Kazu hanya diam di ambang pintu di dekat Tokiya namun tidak peduli akan kehadiran Tokiya di sana.

_________________


Spoiler:
 
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Fri Sep 05, 2008 5:43 pm

"Hai, umm, aku mencari guru kesehatan untuk mengobati ini...,"

Ritsuki melihat ke arah luka yang ditunjukkan gadis itu. Sayang, dia bukan seorang perawat ataupun dokter, jadi, dia tidak bisa membantu menyembuhkan luka gadis itu.

"Lecet kah? Cuci saja lukamu agar tidak terinfeksi dan balut dengan menggunakan perban." ucapnya. Hanya itulah yang biasa dia lakukan untuk pertolongan pertama untuk luka luar yang seperti itu.

Seorang pemuda datang ke dalam ruangan. Entah dia siapa, sepertinya kakak kelas. Dan gadis yang terluka tadi itu memanggilnya dengan nama Itsuki. Jah, lebih baik berkeliling dulu di dalam ruangan ini. Siapa tahu ada sesuatu yang bisa dia jadikan mainan atau dia bawa kabur keluar sebagai oleh-oleh.

"Mama, don't leave me, please,"

Mama? Hah, suara seorang perempuan lagi yang lainnya. Setelah dia mencari sumber suara itu, ternyata berasal dari seorang gadis lain yang sekarang sedang tertidur di atas ranjang. Ritsuki mendekatinya, dan melihat keadaannya. Sepertinya dia masih tertidur sambil mengigau. Tetapi sambil meneteskan air mata juga. Apa yang sedang terjadi dengan anak ini?

"Hei, hei. Kau kenapa?" tanyanya sambil menepuk pundak gadis yang sekarang berada di ranjang tersebut.
Back to top Go down
Itsuki Tokiya
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 1219
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Namimori Koukou

Character Sheet
Alice: Copycat Alice
Class: B Senior High
Self Quote: Give me your respect, and I'll respect you back.

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Fri Sep 05, 2008 5:57 pm

"..."

Tokiya tidak langsung menjawab sapaan Mitsuba. Dia hanya berdiri saja disana, mematung. Hampir salah tingkah, namun tetap berwajah datar seperti biasanya. "... Halo, Mitsuba," sapanya kemudian. "Kau sedang apa disini?"

Dia bertanya seperti itu hanya untuk berbasa-basi. Kemungkinan orang-orang ada di rumah sakit hanyalah karena dia sakit atau mengantar dan menjenguk kenalannya yang sakit, atua berencana untuk memeriksa kesehatan sepertinya.
Back to top Go down
View user profile http://tokiya-ensui.livejournal.com
Takasu Kazuki
Triple Star
Triple Star


Posts : 1482
Join date : 2008-09-01
Location : Gate of Judgement

Character Sheet
Alice: Teleport
Class: A High School
Self Quote: Kufufufufu~ Where's is my 'food'? >3

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Fri Sep 05, 2008 5:59 pm

Waow....Sepertinya memang seperti ini di rumah sakit. Tidak adayg bisa dilakukan yah. Akhirnya Kazu meninggalkan ruangan itu setelah melongok ke dalam ruangan, berkeliling-keliling rumah sakit sejenak.

"Bosan."

(out)

_________________


Spoiler:
 
Back to top Go down
View user profile
Ennis Seiei
Single Star
Single Star


Posts : 618
Join date : 2008-09-01
Age : 24

Character Sheet
Alice: Love
Class: A - High School
Self Quote: Hentai itu seni! Loli itu hobi!

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Fri Sep 05, 2008 6:36 pm

"Hei, hei. Kau kenapa?"

Sebuah suara dan sentuhan pada pundak Ennis telah membuatnya tersadar. "Ah.. ah... dimana ini?" ujar Ennis kebingungan. Dia lalu menegok dan melihat ada seorang anak perempuan didekatnya. Ennis tersentak kaget, dan berusaha bangkit sambil bertumpu pada (dia lupa) tangannya yang terkilir.

"Aduuuh!! Saaakiiit!" rintih Ennis sekali lagi sambil berusaha agar air matanya tidak keluar. Dia tidak mau orang menganggapnya lemah. Ennis tidak sadar bahwa pada saat tidur tadi, dia sempat meneteskan air mata.
Back to top Go down
View user profile
Himeka
Principal Student
Principal Student


Posts : 325
Join date : 2008-09-01
Age : 28

Character Sheet
Alice: Beast-summoning Alice
Class: Waiter
Self Quote: I know it isn't easy , I know it isn't fair...

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Fri Sep 05, 2008 7:02 pm

Miku berjalan menyusuri Central Town.Yah, dia tidak bisa menentukan yang mana yang akan dikunjunginya sekarang. Yup, terus berjalan begitu saja tanpa arah tujuan yang pasti. Dan sekarang, sebuah gedung putih besar sudah berada didepannya. Miku sama sekali tidak merasa kalau di sudah berada didepan gedung tersebut. Ehm, berjalan sambil melamun ? Yah mungkin. Kebiasaan yang buruk sebenarnya.

Miku terus saja berjalan, menyusuri lorong rumah sakit itu. Yah, sebenarnya dia sudah sadar dari lamunannya. Bisa dibilang karena bau obat obatan. Khas dari rumah sakit. Sesekali Miku melihat ruangan dalam Rumah Sakit tersebut.

"Aduuuh!! Saaakiiit!"

Suara yang sangat nyaring, yah bisa dibilang cukup menggelegar.Entah dari mana asal suara nyaring tersebut. Yang pasti suara itu berasal dari seseorang yang kesakitan. Well, rasa ingin tau Miku pun muncul. Dia mengintip semua ruangan dan mencari dari mana kira kira asal suara itu.

Dilihatnya seorang gadis, sepertinya sangat kesakitan sekali, entahlah, menurut Miku suara tadi berasal dari gadis itu. Yah, entah apa yang membuat Miku masuk kedalam ruangan gadis itu.Mungkin rasa ingin tahunya ? Didekatinya gadis itu langsung, tanpa melihat sekitarnya.

"..tangan..mu...terkilir...yah ?"

_________________

I never understand what it means to live , You know we all love to just complain
But maybe we should try to rearrange , There’s always someone who’s got it worse than you
©Life is so Cool - Sweetbox



Back to top Go down
View user profile
Ennis Seiei
Single Star
Single Star


Posts : 618
Join date : 2008-09-01
Age : 24

Character Sheet
Alice: Love
Class: A - High School
Self Quote: Hentai itu seni! Loli itu hobi!

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Fri Sep 05, 2008 7:13 pm

"..tangan..mu...terkilir...yah ?"

Kali ini suara itu berasal dari seorang anak perempuan berambut pink yang—Ennis akui—terlihat sangat manis. Ennis mengira bahwa anak perempuan itu adalah seorang perawat di rumah sakit ini. "Ah, iya, sepertinya begitu. Bisakah kamu mengobatinya? Rasanya sakit sekali, aku tidak tahan," pinta Ennis yang tetap merintis kesakitan. Tangannya kini terlihat bengkak. "Tolong..."
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Fri Sep 05, 2008 7:39 pm

"Ah.. ah... dimana ini?"

"Rumah sakit, Central town..."

Gadis itu merintih ketika bangun dari posisi tidurnya. Dilihatnya tangan gadis itu sudah terlihat membengkak. Apa tangannya itu digigit tawon atau semacamnya hinggak bisa bengkak seperti ini? Well, sepertinya tidak demikian. Tawon sebesar apapun biasanya jika menggigit tidak akan menimbulkan luka bengkak seperti yang dialami gadis ini. Pasti ada sesuatu lain yang telah menyebabkan tangan gadis ini membengkak.

Seorang gadis lain berambut panjang muncul. Dan sepertinya dia langsung bisa mengetahui bahwa tangan gadis berambut pendek yang sekarang ada di depannya ini bengkak karena terkilir. Hebat sekali pengamatannya. Apakah dia seorang perawat? Mungkin iya, mungkin juga tidak.

Dan sekarang anak berambut pendek itu tengah meminta tolong kepada gadis berambut panjang yang baru saja datang itu untuk menyembuhkan luka di tangannya. Perlukah Ritsuki ikut membantu, walaupun dia sendiri bukan perawat? Paling tidak, bantulah gadis berambut pendek itu sedikit sebelum terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

"Kompres tanganmu dengan air dingin atau es batu. Paling tidak, untuk menghentikan peredaran darah agar bengkaknya tidak menjadi semakin parah." ucapnya sambil menunjuk ke arah tangan gadis berambut pendek itu. "Tapi itu hanya pertolongan pertama saja. Aku tidak menjamin tanganmu bisa sembuh sepenuhnya hanya dengan hal itu. Perlu bantuan lain?"
Back to top Go down
Osaki Hime
Teacher
Teacher


Posts : 1133
Join date : 2008-09-01
Age : 25

Character Sheet
Alice: Healing Alice
Class: Guru Kesehatan, Laten Homeroom Teacher
Self Quote: I want to be remembered as the girl who always smiles even when her heart is broken, and the one that could brighten up your day even if she couldn't brighten her own.

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Fri Sep 05, 2008 7:49 pm

Seorang guru berambut pink berjalan menyusuri koridor dekat ruangan kerjanya, sepi seperti biasa, maklumlah rumah sakit. Raut wajahnya tidak berubah sejak meninggalkan Central Town. Takoyaki yang seharusnya enak dimulut pun rasanya berubah total. Hime seakan-akan tidak dapat merasakan apapun meskipun indra pengecapnya berjalan dengan baik.

Daun telinganya menangkap suara-suara di salah satu kamar pasien. Sebagai pengurus rumah sakit tentu saja Hime menghampiri tempat tersebut. Pasien barukah? Tangannya menggeser pelan pintu ruangan tersebut.

"Ah," mata hijaunya menangkap beberapa murid memenuhi ruangan tersebut, salah seorangnya sedang terbaring di salah satu tempat tidur dan dengan segera Hime menghampiri gadis itu namun sepertinya ada yang membantunya memberikan pertolongan pertama pada mereka yang membutuhkan, rasanya terima kasih dapat terlihat dari ekspresi Hime. Sebelum menanyakan kondisi Ennis matanya menangkap memar pada tangan Ennis. "Kenapa bisa begini..?" tanyanya cemas, menggenggam lembut tangan Ennis yang memar, tak hanya itu, tangan Ennis dingin seperti es. Hime menempelkan salah satu tangannya yang bebas pada kening gadis dihadapannya (menggunakan Healing Alice juga).

Sebuah senyum hangat merekah di bibir gadis berambut pink itu. "Sudah lebih baikan?" tanyanya lembut sebelum menanyakan 'Apa ada yang sakit lagi?' pada murid-muridnya disana.

_________________
~Tsubame no Shimuka
"Only when a bird is flying through the sky, it is truly itself.
Flapping their wings trying to go 'higher with everything they have...
I love that moment."

(kisu) Meka utk siggnya (.////.)

~Proudly member of:

Back to top Go down
View user profile
Ennis Seiei
Single Star
Single Star


Posts : 618
Join date : 2008-09-01
Age : 24

Character Sheet
Alice: Love
Class: A - High School
Self Quote: Hentai itu seni! Loli itu hobi!

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Fri Sep 05, 2008 9:14 pm

Rumah Sakit Central Town. Ya, Ennis sekarang sudah cukup sadar untuk dapat mengingat kembali apa yang terjadi dengannya, juga posisi dia sekarang berada. Anak perempuan berambut ungu itu juga telah memberi tahu bahwa saat ini Ennis sedang berada di Rumah Sakit Central Town. Rumah sakit yang cukup nyaman—err, senyaman apapun rumah sakit, tetap saja Ennis merasa lebih betah berada di kamar asramanya. Lebih bebas di kamarnya sendiri, bukan? Yah, kalau bukan karena tangannya yang terkilir ini, Ennis tidak memiliki alasan untuk berkunjung ke tempat dimana orang sakit berusaha disembuhkan.

"Kompres tanganmu dengan air dingin atau es batu. Paling tidak, untuk menghentikan peredaran darah agar bengkaknya tidak menjadi semakin parah," gadis berambut ungu itu berkata demikian sambil menunjuk tangan Ennis yang terlihat bengkak. "Tapi itu hanya pertolongan pertama saja. Aku tidak menjamin tanganmu bisa sembuh sepenuhnya hanya dengan hal itu. Perlu bantuan lain?"

Ennis berpikir sejenak, mempertimbangkan apa yang dikatakan oleh anak perempuan berambut ungu tersebut. Dia berpikir kalau “kompres” bisa membuat rasa sakit di tangannya sedikit berkurang… mengapa tidak coba lakukan?

Baru saja Ennis hendak meminta tolong untuk mengambilkan “kompres” yang dimaksud ketika tiba-tiba ada seorang perempuan dewasa berambut pink masuk dan menanyakan keadaan Ennis. Kenapa bisa begini..? tanyanya. Mungkinkah wanita ini adalah orang yang bertugas di rumah sakit ini? Kalau begitu, gadis berambut pink yang satu lagi siapa? Adiknya kah? Hmm, mirip sih, hanya saja—sudahlah, “Seorang cowok menabrak aku hingga membuatku terjatuh. Mungkin saat itulah aku membuat tanganku terki—aduh!” Cowok menyebalkan itu harus membayar apa yang telah dia lakukan. Ennis benar-benar merasa kesal! Kesal! Kesal!

Wanita dewasa itu lalu menyentuhkan telapak tangannya ke kening Ennis. Tiba-tiba saja secara misterius, Ennis langsung merasa lebih baik. Dia tidak merasa kedinginan lagi. Rasa pusingnya juga sudah mulai hilang. Hanya saja rasa sakit di tangannya masih tetap sedikit terasa.

”Sudah lebih baikan?”

“Ah—ya, terima kasih,” jawab Ennis sambil tersenyum. Perawat ini benar-benar ramah. “Hanya saja pergelangan tanganku ini masih terasa sedikit sakit. Apakah perlu di gibs?”


Last edited by Ennis Seiei on Sat Sep 06, 2008 2:02 am; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
Himeka
Principal Student
Principal Student


Posts : 325
Join date : 2008-09-01
Age : 28

Character Sheet
Alice: Beast-summoning Alice
Class: Waiter
Self Quote: I know it isn't easy , I know it isn't fair...

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Fri Sep 05, 2008 9:54 pm

Ternyata memang anak itulah yang tadi menjerit err-- bisa dibilang merintih juga sih. "Ah, iya, sepertinya begitu. Bisakah kamu mengobatinya? Rasanya sakit sekali, aku tidak tahan," Tepat seperti yang miku duga. Dia sudah megira kalau tangan anak itu terkilir. Tentu saja dia bisa memperkirakannya. Jelas jelas tangan gadis itu sudah terlihat membengkak.

Oh ! Sekarang apa yang harus dilakukannya ? Apa dia hanya mendiamkannya saja ? Ataukah memberinya pertolongan ? Agh...Miku jadi tidak tahu harus bagaimana dia sekarang. Belum lagi sebuah kata kata yang, yah, bisa dibilang tidak begitu Miku harapkan pun terlontarkan.

"Tolong..."

Ya ampun ! Membuatnya semakin salah saja saat ini. Miku langsung berjalan menuju rak.Mencari cari dimana ada perban ataupun gibs mungkin? Yah, sebenarnya akan dia gunakan untuk membalut tangan gadis tadi. Tiba tiba, datang seorang guru ? Err yah tampaknya perempuan berambut pink-panjang itu adalah guru. Guru itu yah bisa dibilang menyembuhkan memar pada tangan gadis yang tadi. Alice ? Yah, mungkin Healing Alice.
Agg, akhirnya setelah cukup lama Miku pun menemukan perban. Tapi dia rasa sudah tidak akan dibutuhkan lagi.

“Hanya saja pergelangan tanganku ini masih terasa sedikit sakit. Apakah perlu di gibs?”
Tanpa berbasa basi lagi, Miku langsung membalut tangan gadis itu. Entah hilang kemana sifat pemalunya itu. Alhasil, tangan gadis itu bagaikan tangan mumi. Err, artinya hasil balutan Miku sangattidak bagus.

"...Selesai..." ujarnya perlahan pada gadis berambut coklat tadi itu, yah, gadis yang tangannya terkilir. Miku memang tidak begitu bagus dalam mengobati orang lain selain dirinya. Yah, balutan pada tangan gadis itu sudah sangat bagus untuk ukurannya.

_________________

I never understand what it means to live , You know we all love to just complain
But maybe we should try to rearrange , There’s always someone who’s got it worse than you
©Life is so Cool - Sweetbox



Back to top Go down
View user profile
Ennis Seiei
Single Star
Single Star


Posts : 618
Join date : 2008-09-01
Age : 24

Character Sheet
Alice: Love
Class: A - High School
Self Quote: Hentai itu seni! Loli itu hobi!

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Fri Sep 05, 2008 10:14 pm

Uwaahhh, cepat sekali perawatan yang didapat dari rumah sakit ini. Tanpa perlu menunggu jawaban apakah tangannya perlu di gibs atau tidak. Secara ajaib, Ennis mendapati tangannya kini sudah terbalut perban. Ennis hanya bisa bengong melihatnya. Kini bukannya rasa sakit yang dia rasakan, tapi perasaan tidak nyaman karena perban itu telah membalut seluruh tangan kirinya. Mulai dari ujung jari hingga ke lengan bagian atas. Well, balutan ini membuat Ennis terlihat seperti korban kecelakaan besar, kalau bukan dianggap sebagai benda bersejarah yang dicuri oleh para perompak makam di mesir. Gyaaahhh!! Kemana tangan mungil Ennis menghilang? Yang ada sekarang adalah tangan mumi berukuran sebesar gajah.

"Ano... perlukah sampai seperti ini?" tanya Ennis penasaran. "Sensei?"
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Sat Sep 06, 2008 2:35 pm

"...Umm, aku hanya ingin menyembuhkan tanganku ini," kata Mitsuba sambil menunjuk tangannya yang terluka, "Namun luka kecil kok, seperti kata gadis disana tadi...diperban saja sudah cukup,"

Mitsuba tersenyum kearah Itsuki dan membuka kotak obat disana.

"Sensei," katanya pada Hime, "Aku minta perbannya ya?"

Kemudian dengan cekatan Mitsuba memperban lukanya sendiri, sepertinya hidup 3 tahun di rumah sakit membuatnya bisa melakukan hal-hal seperti itu. Kalau bosan, dia akan keliling rumah sakit dengan Suster, melihat-lihat atau sekedar nongkrong, mendengarkan gosip para karyawan rumah sakit di kantin. Atau kalau dia malas mengikuti pelajaran guru privatnya, dia akan kabur ke kamar orang lain, biasanya kamar seorang nenek yang kesepian. Mengingat hal itu, Mitsuba jadi tersenyum-senyum sendiri. Kalau tidak salah, masakan rumah sakit juga enak...

Setelah menempelkan ujung perbannya, alias selesai, Mitsu menunduk pada Guru Kesehatan berambut pink itu dengan sopan, "Terima kasih, Sensei,"
Gadis ber-eyepatch itu memandang Itsuki, seniornya.

"Senior ada perlu disini?" tanyanya ramah.
Back to top Go down
Osaki Hime
Teacher
Teacher


Posts : 1133
Join date : 2008-09-01
Age : 25

Character Sheet
Alice: Healing Alice
Class: Guru Kesehatan, Laten Homeroom Teacher
Self Quote: I want to be remembered as the girl who always smiles even when her heart is broken, and the one that could brighten up your day even if she couldn't brighten her own.

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Sat Sep 06, 2008 3:12 pm

Quote :
“Hanya saja pergelangan tanganku ini masih terasa sedikit sakit. Apakah perlu di gibs?”
Miku, salah seorang murid Hime dari divisi yang sama dengannya mengambil sebuah perban lalu membantunya memerban memar pada tangan Ennis, sedikit berantakan tapi niat tulusnya untuk menolong amat sangat membantu. Hime tersenyum menyadari rasa kurang nyaman dari ekspresi gadis berambut coklat di hadapannya.

"Miku-chan, terima kasih atas bantuannya ya." senyum Hime ramah pada Miku sambil membalut ulang tangan Ennis yang memar. "Lain kali aku bisa memintamu untuk membantuku disini?"

Quote :
"Sensei," katanya pada Hime, "Aku minta perbannya ya?"
Hime mengangguk, "Mm.. Sebelumnya, apa tidak apa-apa seperti itu?" pertanyaan tidak jelas terlontar dari bibir Hime, yang dimaksudkan sih tentang Healing Alicenya.

_________________
~Tsubame no Shimuka
"Only when a bird is flying through the sky, it is truly itself.
Flapping their wings trying to go 'higher with everything they have...
I love that moment."

(kisu) Meka utk siggnya (.////.)

~Proudly member of:



Last edited by Osaki Hime on Sat Sep 06, 2008 3:44 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
Guest
Guest



PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Sat Sep 06, 2008 3:36 pm

Quote :
Hime mengangguk, "Mm.. Sebelumnya, apa tidak apa-apa seperti itu?" pertanyaan tidak jelas terlontar dari bibir Hime, yang dimaksudkan sih tentang Healing Alicenya.

"...Tidak apa-apa," kata Mitsuba kepada guru itu, "Cepat sembuh kok," tambahnya. Rupanya dia senang diperhatikan. Orangtuanya tak pernah memberikan perhatian pada Mitsuba. Gadis itu diam-diam tersenyum dan kembali memandang senior Itsuki, menunggu jawaban kakak cantik itu.
Back to top Go down
Itsuki Tokiya
Homeroom Teacher
Homeroom Teacher


Posts : 1219
Join date : 2008-09-01
Age : 27
Location : Namimori Koukou

Character Sheet
Alice: Copycat Alice
Class: B Senior High
Self Quote: Give me your respect, and I'll respect you back.

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Sat Sep 06, 2008 3:40 pm

Tokiya menggeleng pelan padanya. Kemudian terlintas sesuatu dalam kepalanya, "Mau pergi denganku?" tanyanya. Dia mungkin memang berniat untuk memeriksa kesehatannya, tapi toh itu bisa dilakukan nanti.

"Walau aku sudah agak lama disini, tapi aku masih belum hapal area disini," katanya lagi. Well, dia mengesampingkan rasa malunya. Tak mungkin dia harus malu terus-terusan.


((OOT: Mitsu, kalo jawabannya mau, out duluan ya. Trus buat tret dimana aja. Kalo nggak, yaudah))
Back to top Go down
View user profile http://tokiya-ensui.livejournal.com
Guest
Guest



PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Sat Sep 06, 2008 8:41 pm

Kou berjalan agak terseok-seok, tapi tetap berusaha sok kuat. Tangannya menelusuri tembok bangunan ini. Rumah sakit adalah salah satu tempat yang paling mudah dicari, tentu saja bagi Kouganei karena aroma khasnya. Tapi, setelah berada di rumah sakit sebesar ini, ruang mana yang harus ditujunya adalah hal yang sulit.

'uukh, sial... kemana...' Kou menggerutu, tapi kemudian telinganya menangkap suara-suara.
'ck...'
sepertinya dia mengenali sedikit suara di sana. Dengan malas tapi tak ada pilihan, Kou mengikuti suara-suara itu dan sampai di ambang pintu.

"..."
'...sial'
Dia cuma berdiri malas di ambang pintu.
Back to top Go down
Ennis Seiei
Single Star
Single Star


Posts : 618
Join date : 2008-09-01
Age : 24

Character Sheet
Alice: Love
Class: A - High School
Self Quote: Hentai itu seni! Loli itu hobi!

PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Sat Sep 06, 2008 9:21 pm

Thanks to that Nurse. Ennis sekarang merasa lebih nyaman dengan tangannya. Balutan perban yang acak-acakan tadi telah tergantikan menjadi sebuah balutan yang sangat rapi. Sebetulnya Ennis sudah berniat marah ketika tahu dirinya sedang dikerjai oleh anak perempuan berambut pink tersebut. Namun, setelah suster itu mengulang memakaikan perban, Ennis juga sadar bahwa niat anak perempuan itu hanyalah mau membantu... keinginan marahnya bisa diredam.

"Ah, terima kasih Suster... Kamu juga gadis berambut pink. Namamu siapa? Nama Kalian? Namaku Ennis. Ennis Seiei. Senang berkenalan dengan kalian," ujar Ennis.

Baru saja dia memperkenalkan dirinya. Sudah ada hal lain yang kini berhasil membuatnya marah kembali. Ya, Ennis telah melihat "pelaku kejahatan" yang telah membuat tangannya terluka sedang berdiri di ambang pintu. Sosok pemuda itu telah membuat ubun-ubunnya menjadi panas—mungkin berasap saking panasnya. Tanpa basa-basi lagi...

Hyuuuunngggg!!!

"Kau!" seru Ennis yang barusan telah melempar bantal di ranjang ke arah pemuda buta itu.
Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




PostSubject: Re: Could you relieve me from my pain?   Today at 9:12 am

Back to top Go down
 
Could you relieve me from my pain?
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 2Go to page : 1, 2  Next
 Similar topics
-
» [Book] Rituals of Pain and Pain Suppression
» How do you like your Pain Engines?
» Pain Tokens, Objective Markers, Turn Counters
» Pain Tokens and IC's
» Show Off Your Pain Tokens

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Abstract School :: Away Away Away :: Finished Thread-
Jump to: